• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Biaya Dana BSI Lebih Rendah Ketimbang Rata-rata Industri Perbankan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 22, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Biaya Dana BSI Lebih Rendah Ketimbang Rata-rata Industri Perbankan

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus berupaya meningkatkan dana murah (current account saving account/CASA) untuk menekan biaya dana (cost of fund/CoF) semakin rendah. CoF BSI per semester I 2022 sudah turun drastis menyentuh angka 1,57%, lebih rendah dari rerata bank konvensional.

Direktur Finance dan Strategi BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan posisi biaya dana (CoF) BSI saat ini lebih baik dibandingkan rata-rata bank konvensional, seiring dengan terus meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menempatkan dananya di BSI.

“Dana murah kami terus meningkat secara konsisten dan hal tersebut mendorong membaiknya CoF BSI. Perkembangan ini mudah-mudahan dapat mendukung upaya kami untuk dapat memberikan produk dan layanan yang lebih kompetitif kepada masyarakat,” ungkap Cahyo.

Ade Cahyo Nugroho menjelaskan, perseroan terus meningkatkan dana murah sehingga total CASA BSI pada Juni 2021 mencapai 54,81% dari total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp216,39 triliun. Kemudian komposisi CASA meningkat menjadi 57,91% dari total DPK sebesar Rp233,25 triliun pada Desember 2021, dan kembali meningkat pada Juni 2022 menjadi sebesar 59,43% dari total DPK sebesar Rp244,66 triliun.

Hal itu diamini oleh Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turiono pada acara Rapat Dengar Pendapat. “Saya terkejut pak, cost of fund BSI 1,57% (per semester 1 2022). Ini di bawah dari rerata industri perbankan. Angka itu jauh di dibandingkan sebelum merger, yakni 2,7% di tahun 2020,” kata Harris dalam RDP Komisi VI DPR, Selasa (20/9).

Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, peningkatan dana murah ini ditopang oleh masifnya tabungan dana wadiah. Hingga posisi Juni 2022, tabungan wadiah tumbuh sebesar 23,06% secara tahunan (year on year/yoy), atau meningkat menjadi sebesar Rp39,16 triliun. “Dengan menggencarkan tabungan wadiah menjadi salah satu solusi bagi kami dalam mendorong penurunan biaya dana.”

Dia menambahkan strategi BSI ini berhasil menurunkan tingkat biaya dana. Terbukti, sejak 2021 angka CoF BSI terus menurun. Jika pada posisi Juni 2021 berada di level 2,14%, maka pada posisi Desember 2021 menyusut menjadi 2,03%, dan kembali turun menjadi 1,57% pada Juni 2022. Artinya, cost of fund (CoF) BSI itu sudah turun drastis.

“Kami optimis, insya Allah akan terus berupaya menekan biaya dana dan meningkatkan efisiensi serta dana murah sehingga perseroan mampu meraih net operation margin (NOM) tinggi. Kami juga tengah mempercepat business process layanan mulai dari yang depan, yang tengah, sampai belakang. Tapi ini memang, mohon maaf karena kami (tiga bank syariah milik Himbara) ini baru merger setahun setengah sampai hari ini,” jelasnya.

Selain itu, saat ini BSI juga memiliki economic of scale yang kompetitif dengan basis nasabah mencapai 17 juta. “Tahun ini ada penambahan nasabah rata-rata 150 ribu per bulan, lebih besar dari rata-rata penambahan nasabah 100 ribu per bulan tahun lalu,” jelas Hery.

Hal ini dapat dilihat dari rasio biaya operasional berbanding pendapatan operasional yang terus menurun. Jika pada Juni 2021 posisinya berada di level 80,68%, maka pada Juni 2022 menyusut menjadi 74,50%.

“Dengan berbagai strategi dan upaya yang diterapkan sejauh ini, pada akhirnya BSI mampu memiliki tingkat keuntungan yang baik,” jelas Hery.

Selain mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sangat baik, Hery menjelaskan bahwa BSI juga terus berupaya meningkatkan daya saing dalam hal yield pembiayaan. Tingkat bagi hasil pada Desember 2021 berada di angka 9,57%, bisa diturunkan menjadi 9,19% pada Juni 2022.

“Malah untuk pembiayaan konsumer, pricing yang ditawarkan oleh BSI jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bank-bank ternama di negeri ini. Ke depan, kami akan terus mengupayakan peningkatan CASA dan menurunkan biaya dana, serta meningkatkan efisiensi,” pungkas Hery.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: BSIcobisnis.comDana BSIperbankan

Related Posts

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat...

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah kembali menerima setoran dana sebesar Rp13,2 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Dana...

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pemerintah terus meningkatkan transparansi dalam penyaluran dana Bantuan...

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

Surpres Panglima TNI Dikabarkan Masuk DPR, Dasco Membantah

by Hidayat Taufik
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah informasi yang menyebut surat presiden (surpres) mengenai pergantian Panglima...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UNESCO

UNESCO Ungkap Dunia Kekurangan 50 Juta Guru

October 6, 2026
Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

Dana BOS-PIP Dibuat Makin Terbuka, Begini Penjelasan Mendikdasmen

October 6, 2026
Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

September 18, 2026
Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

Polda Metro Kerahkan Ribuan Polisi untuk Amankan Demo Buruh

October 6, 2026
MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

MK Nyatakan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Tak Dapat Diterima

October 6, 2026
Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

Syarat Cawapres Gibran Digugat di MK, Puan Angkat Bicara

October 6, 2026
Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun Satgas PKH Diserahkan ke Negara

October 6, 2026
ASABRI dan OJK Malang memperkuat literasi keuangan peserta melalui Program PUNDI, termasuk edukasi investasi dan perlindungan data di era digital.

ASABRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Peserta

October 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved