• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, June 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Biaya Dana BSI Lebih Rendah Ketimbang Rata-rata Industri Perbankan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
September 22, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Biaya Dana BSI Lebih Rendah Ketimbang Rata-rata Industri Perbankan

JAKARTA,Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) terus berupaya meningkatkan dana murah (current account saving account/CASA) untuk menekan biaya dana (cost of fund/CoF) semakin rendah. CoF BSI per semester I 2022 sudah turun drastis menyentuh angka 1,57%, lebih rendah dari rerata bank konvensional.

Direktur Finance dan Strategi BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan posisi biaya dana (CoF) BSI saat ini lebih baik dibandingkan rata-rata bank konvensional, seiring dengan terus meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk menempatkan dananya di BSI.

“Dana murah kami terus meningkat secara konsisten dan hal tersebut mendorong membaiknya CoF BSI. Perkembangan ini mudah-mudahan dapat mendukung upaya kami untuk dapat memberikan produk dan layanan yang lebih kompetitif kepada masyarakat,” ungkap Cahyo.

Ade Cahyo Nugroho menjelaskan, perseroan terus meningkatkan dana murah sehingga total CASA BSI pada Juni 2021 mencapai 54,81% dari total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp216,39 triliun. Kemudian komposisi CASA meningkat menjadi 57,91% dari total DPK sebesar Rp233,25 triliun pada Desember 2021, dan kembali meningkat pada Juni 2022 menjadi sebesar 59,43% dari total DPK sebesar Rp244,66 triliun.

Hal itu diamini oleh Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turiono pada acara Rapat Dengar Pendapat. “Saya terkejut pak, cost of fund BSI 1,57% (per semester 1 2022). Ini di bawah dari rerata industri perbankan. Angka itu jauh di dibandingkan sebelum merger, yakni 2,7% di tahun 2020,” kata Harris dalam RDP Komisi VI DPR, Selasa (20/9).

Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, peningkatan dana murah ini ditopang oleh masifnya tabungan dana wadiah. Hingga posisi Juni 2022, tabungan wadiah tumbuh sebesar 23,06% secara tahunan (year on year/yoy), atau meningkat menjadi sebesar Rp39,16 triliun. “Dengan menggencarkan tabungan wadiah menjadi salah satu solusi bagi kami dalam mendorong penurunan biaya dana.”

Dia menambahkan strategi BSI ini berhasil menurunkan tingkat biaya dana. Terbukti, sejak 2021 angka CoF BSI terus menurun. Jika pada posisi Juni 2021 berada di level 2,14%, maka pada posisi Desember 2021 menyusut menjadi 2,03%, dan kembali turun menjadi 1,57% pada Juni 2022. Artinya, cost of fund (CoF) BSI itu sudah turun drastis.

“Kami optimis, insya Allah akan terus berupaya menekan biaya dana dan meningkatkan efisiensi serta dana murah sehingga perseroan mampu meraih net operation margin (NOM) tinggi. Kami juga tengah mempercepat business process layanan mulai dari yang depan, yang tengah, sampai belakang. Tapi ini memang, mohon maaf karena kami (tiga bank syariah milik Himbara) ini baru merger setahun setengah sampai hari ini,” jelasnya.

Selain itu, saat ini BSI juga memiliki economic of scale yang kompetitif dengan basis nasabah mencapai 17 juta. “Tahun ini ada penambahan nasabah rata-rata 150 ribu per bulan, lebih besar dari rata-rata penambahan nasabah 100 ribu per bulan tahun lalu,” jelas Hery.

Hal ini dapat dilihat dari rasio biaya operasional berbanding pendapatan operasional yang terus menurun. Jika pada Juni 2021 posisinya berada di level 80,68%, maka pada Juni 2022 menyusut menjadi 74,50%.

“Dengan berbagai strategi dan upaya yang diterapkan sejauh ini, pada akhirnya BSI mampu memiliki tingkat keuntungan yang baik,” jelas Hery.

Selain mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sangat baik, Hery menjelaskan bahwa BSI juga terus berupaya meningkatkan daya saing dalam hal yield pembiayaan. Tingkat bagi hasil pada Desember 2021 berada di angka 9,57%, bisa diturunkan menjadi 9,19% pada Juni 2022.

“Malah untuk pembiayaan konsumer, pricing yang ditawarkan oleh BSI jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan bank-bank ternama di negeri ini. Ke depan, kami akan terus mengupayakan peningkatan CASA dan menurunkan biaya dana, serta meningkatkan efisiensi,” pungkas Hery.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download redmi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
Tags: BSIcobisnis.comDana BSIperbankan

Related Posts

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Volkswagen Pangkas 100.000 Pekerjaan Lewat Restrukturisasi Global

by Zahra Zahwa
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Volkswagen dilaporkan berencana memangkas hingga 100.000 pekerjaan dalam beberapa tahun ke depan. Jumlah itu setara sekitar 15...

Perang Kartel Narkoba Australia Merambah Vietnam, Penembakan Tewaskan Anggota Geng

Perang Kartel Narkoba Australia Merambah Vietnam, Penembakan Tewaskan Anggota Geng

by Zahra Zahwa
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penembakan di Ho Chi Minh City, Vietnam, diduga terkait konflik antarkelompok narkoba yang memperebutkan pasar kokain bernilai...

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Aleksandar Vucic Siap Mundur di Tengah Aksi Mahasiswa Serbia

by Zahra Zahwa
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, mengumumkan akan mengundurkan diri dalam beberapa pekan ke depan. Selain itu, Serbia akan...

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

by Zahra Zahwa
June 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu kejutan terbesar melalui kiprah Tanjung Verde. Tim debutan itu berhasil lolos...

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

Veda Ega Ungguli Hakim Danish pada FP2 Moto3 Belanda 2026

by Hidayat Taufik
June 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan performa pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Belanda 2026...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menkeu Purbaya Batal Berangkat Haji 21 Mei, Ikhlas dan Pasrah Tunggu Tahun Depan

Patriot Bond Tak Beri Kekebalan Penuh, Purbaya Sebut Perusahaan Tetap Diawasi

June 28, 2026
Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Penempatan Dana SAL Kementerian Keuangan Dorong Penguatan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

June 27, 2026
Auto Draft

Teknologi AI Ungkap Isi Papirus Kuno Korban Letusan Gunung Vesuvius

June 27, 2026
Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Ratusan Orang

Sinopsis Film Run, Teror Anak Berkursi Roda yang Dibuat Sakit Ibunya

June 27, 2026
Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Volkswagen Pangkas 100.000 Pekerjaan Lewat Restrukturisasi Global

June 28, 2026
Perang Kartel Narkoba Australia Merambah Vietnam, Penembakan Tewaskan Anggota Geng

Perang Kartel Narkoba Australia Merambah Vietnam, Penembakan Tewaskan Anggota Geng

June 28, 2026
Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Aleksandar Vucic Siap Mundur di Tengah Aksi Mahasiswa Serbia

June 28, 2026
Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

Piala Dunia 2026 Hadirkan Laga yang Tak Ingin Dimenangkan Kedua Tim

June 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved