• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bagaimana AI Membantu Perusahaan Mengurangi Jejak Karbon Sekaligus Meningkatkan Margin Keuntungan

Saeful Imam by Saeful Imam
September 17, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Bagaimana AI Membantu Perusahaan Mengurangi Jejak Karbon Sekaligus Meningkatkan Margin Keuntungan

Kecerdasan buat semakin mutakhir karena bisa meningkatkan margin keuntungan

JAKARTA, COBISNIS.COM – Aspek keberlanjutan (sustainability) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab perusahaan-perusahaan yang ada dan banyak dari mereka menyadari bahwa mengurangi jejak karbon (carbon footprint) dapat berjalan beriringan dengan peningkatan performa bisnis, terutama dengan menggunakan inovasi berbasis kecerdasan buatan (atau artificial intelligence – AI). Di Indonesia, transformasi ini pun sangat diperlukan untuk mendukung komitmen iklim nasional, seperti pada target mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 29% dalam kondisi normal di tahun 2030, sebagaimana tercantum dalam Nationally Determined Contributions (NDC) yang telah diperbarui oleh pemerintah.

“Di IBM, kami berkomitmen membantu organisasi-organisasi di seluruh Indonesia mewujudkan tujuan keberlanjutan mereka menjadi hasil nyata yang dapat diimplementasikan. AI bukan hanya suatu alat untuk mengoptimalkan operasional bisnis, tapi juga bisa berperan sebagai katalis perubahan penting bagi bisnis untuk usaha keberlanjutan mereka,” kata Roy Kosasih, Presiden Direktur, IBM Indonesia. “Kami melihat ini sebagai masa depan bisnis, di mana keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan bisa berjalan beriringan.”

Berikut adalah tiga cara bagaimana AI dapat membantu perusahaan mengurangi emisi sekaligus meningkatkan daya saing dan pendapatan mereka: 

Mengoptimalkan rantai pasokan (supply chain) untuk peningkatan efisiensi

Rantai pasokan kerap menjadi penyumbang emisi tertinggi karena divisi logistik yang kurang efisien, produksi yang berlebihan, dan limbah yang dihasilkan. Dengan inovasi berbasis AI, manajemen rantai pasokan bisa memprediksi permintaan secara lebih akurat, mengoptimalkan rute logistik, dan meminimalkan limbah. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi emisi tetapi juga menghasilkan penghematan biaya bagi perusahaan. Dalam konteks komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi di berbagai sektor, optimalisasi operasional dengan AI juga dapat mendukung komitmen keberlanjutan negara untuk mengurangi emisi karbon. Pemerintah telah mencatat bahwa untuk mencapai target pengurangan 41%, mereka memerlukan kolaborasi dari perusahaan, publik, dan seluruh ekosistem yang terlibat.

Mengoptimalkan konsumsi energi

Konsumsi energi adalah salah satu kontributor terbesar emisi karbon dan AI dapat membantu mengurangi dampak ini dengan mengoptimalkan penggunaan energi. Dengan mengintegrasikan AI ke dalam proses monitoring yang sudah ada, bisnis dapat menganalisis pola konsumsi energi secara langsung di berbagai aspek operasi mereka. Wawasan baru yang bisa didapatkan lewat penggunaan AI ini memungkinkan penyesuaian yang proaktif untuk mencegah pemborosan energi, melakukan pengurangan emisi, dan memangkaskan biaya.

Sebagai contoh, di Water Corporation di Australia, bermigrasi ke infrastruktur berbasis AI yang didukung cloud berhasil mengurangi emisi karbon sekitar 150 metrik ton per tahun dan menurunkan biaya operasional lebih dari 40%. Kombinasi pemantauan berbasis AI dan infrastruktur ramah energi ini tidak hanya membantu bisnis mencapai tujuan keberlanjutan mereka, tetapi juga mengurangi biaya untuk kebutuhan energi sehingga memberikan manfaat langsung bagi laba perusahaan

Meningkatkan pelaporan dan kepatuhan pada komitmen keberlanjutan perusahaan

Salah satu tantangan yang sering dihadapi perusahaan adalah menavigasi peraturan keberlanjutan yang kompleks dan pelaporan kemajuan mereka secara akurat. AI dapat menyederhanakan proses ini dengan mengotomatisasikan pengumpulan data yang dibutuhkan terkait keberlanjutan, memastikan bahwa perusahaan dapat melacak dan menganalisis kinerja mereka, serta mematuhi regulasi yang berubah-ubah di laporan mereka.

Di Asia Tenggara, teknologi AI telah menjadi kunci dalam melacak dan melaporkan metrik keberlanjutan seperti emisi. Sebagai contoh, PT SUCOFINDO memanfaatkan teknologi canggih tersebut untuk memantau tingkat emisi dan mendukung upaya keberlanjutan dengan melacak dan melaporkan metrik kinerja lingkungan secara akurat. Dan untuk laporan tata kelola, sangat penting bagi badan independen untuk memverifikasi kepatuhan terhadap laporan ini.

Pendekatan berkelanjutan ini sangat berharga bagi organisasi di seluruh Asia Tenggara, di mana menurut sebuah studi oleh Ecosystems hanya 1% bisnis yang sepenuhnya siap untuk AI. Kerangka pelaporan dan tata kelola berbasis AI penting untuk mencapai transparansi dan kepatuhan. Bagi bisnis di Indonesia, yang diharuskan berkontribusi pada target iklim nasional, transparansi dan pelaporan berbasis AI ini akan sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang.

Inovasi berbasis AI secara perlahan mengubah cara berbagai bisnis melakukan usaha keberlanjutan dengan mengubahnya dari sekadar kepatuhan perusahaan menjadi peluang pertumbuhan strategis. Dengan meningkatkan efisiensi rantai pasokan, mengoptimalkan konsumsi energi, dan merampingkan pelaporan keberlanjutan, AI dapat membantu perusahaan memantau dan mengurangi jejak karbon mereka sambil meningkatkan pendapatannya. Saat bisnis mengadopsi solusi AI, mereka tidak hanya mendukung tujuan iklim nasional tetapi juga mengamankan keunggulan kompetitif di masa depan yang semakin berkelanjutan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download samsung firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: AImargin keuntungan

Related Posts

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

by Desti Dwi Natasya
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Huawei kembali menghadirkan inovasi di pasar ponsel lipat melalui Huawei Pura X Max. Perangkat ini menawarkan pendekatan...

Veritask

Veritask Luncurkan AiYU: Agentic AI Khusus Hukum dan Kepatuhan Pertama di Indonesia

by Weldon Darmawan
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Veritask meluncurkan AiYU, Agentic AI pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk pekerjaan hukum dan kepatuhan. Berbeda...

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

by Dwi Natasya
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BytePlus terus mendorong transformasi digital di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan...

AI Ubah Pilihan Kuliah 2026, Orang Tua dan Siswa Bingung Tentukan Jurusan

AI Ubah Pilihan Kuliah 2026, Orang Tua dan Siswa Bingung Tentukan Jurusan

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siswa di berbagai negara mulai menentukan pilihan kampus menjelang batas waktu 1 Mei 2026. Namun, perkembangan kecerdasan...

Isi Buku Marketing 7.0 akan Dibocorkan di Seminar WOW Brand 2026

Isi Buku Marketing 7.0 akan Dibocorkan di Seminar WOW Brand 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Buku Marketing 7.0 resmi diperkenalkan sebagai fase baru pemasaran yang menempatkan cara berpikir manusia sebagai pusat strategi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

April 23, 2026
NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

April 23, 2026
WNA Inggris Meninggal di Kantor Imigrasi Depok, Diduga Gantung Diri

WNA Inggris Meninggal di Kantor Imigrasi Depok, Diduga Gantung Diri

April 23, 2026
PN Jakarta Pusat Putuskan Hary Tanoe dan MNC Bayar Rp531,5 Miliar dalam Sengketa dengan CMNP

PN Jakarta Pusat Putuskan Hary Tanoe dan MNC Bayar Rp531,5 Miliar dalam Sengketa dengan CMNP

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved