• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

ASEAN-BAC Bawa Agenda Kerja Sama Inklusif di Myanmar, Arsjad Rasjid Dorong Kegiatan Ekonomi pada Sektor Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
May 4, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
ASEAN-BAC Bawa Agenda Kerja Sama Inklusif di Myanmar, Arsjad Rasjid Dorong  Kegiatan Ekonomi pada Sektor Industri dan Ekonomi Berkelanjutan

JAKARTA,Cobisnis.com – Setelah Brunei Darussalam, Arsjad Rasjid selaku Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dan Ketua Umum Kadin Indonesia bertolak menuju Myanmar.
“ASEAN-BAC terus memperkuat kerja sama serta stabilitas perekonomian antar negara di ASEAN, tidak terkecuali dengan Myanmar. Seluruh negara ASEAN akan tumbuh bersama dalam hal ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, merangkul seluruh negara ASEAN,termasuk Myanmar,” kata Arsjad.

Dalam kunjungan ini, seluruh delegasi ASEAN-BAC berdialog terkait kerja sama ekonomi antara Myanmar dan Indonesia dan juga mendorong isu prioritas serta legacy program salah satunya adalah melalui legacy project ASEAN Business Entity yang diinisiasi oleh keketuaan
ASEAN-BAC Indonesia. ASEAN Business Entity bertujuan untuk meningkatkan dan
memberikan insentif investasi intra-ASEAN untuk pengembangan industri dan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Potensi dan Tantangan dalam Pengembangan Energi Baru Terbarukan antara Myanmar dan Indonesia.
Arsjad Rasjid menekankan bahwa peran sektor bisnis dan swasta dalam menjalin hubungan dagang atau investasi pada energi berkelanjutan adalah hal yang penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi ASEAN serta komitmen net zero 2060. Terkait hal ini, sektor bisnis dan
swasta dari Indonesia secara khusus, sangat tertarik untuk bisa memperdalam relasi hubungan dagang dan investasi dengan Myanmar khususnya dalam pengembangan ekosistem energi baru terbarukan.

Myanmar dan Indonesia memiliki potensi energi surya, angin, hidro, bio energi, panas bumi,dan laut yang bisa dimanfaatkan. Khususnya untuk pengembangan energi hidro Myanmar
bersama Indonesia masuk dalam 20 negara teratas di dunia dengan potensi pembangkit listrik air sebagai energi baru terbarukan, tetapi belum dimanfaatkan.
“Potensi energi baru dan terbarukan ini perlu untuk dikembangkan oleh kedua negara sebagai upaya ASEAN mencapai net zero emission. Myanmar dan Indonesia mampu bekerja sama untuk bisa memanfaatkan energi baru terbarukan ini menjadi pembangkit energi listrik,” ujar
Arsjad.

Potensi Kerjasama Indonesia-Myanmar di Sektor Kendaraan Listrik Dalam mineral kritis, Myanmar memiliki deposit mineral kritis terbesar ketiga di dunia dan kaya
akan dysprosium dan terbium, elemen logam tanah yang merupakan salah satu elemen kritis dalam pembuatan kendaraan listrik yang lebih ringan. Melihat hal ini, Indonesia berharap dapat bekerja sama dengan Myanmar untuk membangun ekosistem industri bagi kendaraan listrik dan baterai. Kerja sama kedua negara mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Di sisi lain, Myanmar juga telah mengambil langkah untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di negara tersebut, termasuk membangun stasiun pengisian dan memberikan izin impor kendaraan listrik ke sembilan perusahaan di negaranya. Tentunya insentif ini membuka pasar ekspor bagi Indonesia untuk memasarkan kendaraan listrik ke
Myanmar.

Menanggapi hal tersebut, salah satu perusahaan EV terkemuka di Indonesia yaitu Indika Energy, turut mendukung pengembangan sektor kendaraan listrik di Indonesia dan ASEAN serta mengeksplorasi potensi kemitraan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Myanmar.
“Mewujudkan masa depan yang berkelanjutan, Indika Energy berinvestasi pada bisnis rendah karbon termasuk di sektor kendaraan listrik. Kami meluncurkan ALVA, kendaraan listrik roda
dua dan ekosistemnya,” ujar Azis Armand, Wakil Presiden Direktur dan CEO Indika
Energy.

Menurut Azis Armand, kerja sama investasi dengan negara ASEAN, termasuk Myanmar ini tentunya akan menjadi langkah baik dalam upaya pengembangan ekosistem EV Indonesia di seluruh rantai nilai.

Selain Indika Energy perusahaan lain seperti TBS Energy, juga telah melakukan
pengembangan pada sektor kendaraan listrik di Indonesia melalui perusahaan Electrum.

Berbagai industri kendaraan listrik yang mulai banyak bertumbuh, menjadi pertanda bahwa Indonesia dan ASEAN mampu untuk menjadi pemimpin dalam ekosistem industri kendaraan listrik.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: arsjad rasjidAsean baccobisnis.comKadin

Related Posts

Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

by Dwi Natasya
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Peran humas perguruan tinggi kini semakin strategis dalam membangun kepercayaan publik di era digital. Perubahan ini mendorong institusi...

Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Isu Hukum

Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Isu Hukum

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keputusan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menjalani pemeriksaan kesehatan di Malaysia memicu perhatian publik. Langkah ini menjadi...

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Istana: Presiden Prabowo yang Akan Menentukan

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Istana: Presiden Prabowo yang Akan Menentukan

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali mencuat. Namun, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan kepastian. Sekretaris Kabinet Teddy...

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

DPR Ungkap Jaminan Keamanan Haji 2026 di Tengah Konflik Global

April 7, 2026
Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

Era Digital Dorong Humas Perguruan Tinggi Lebih Adaptif dan Profesional

April 7, 2026
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Isu Hukum

Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Isu Hukum

April 7, 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Istana: Presiden Prabowo yang Akan Menentukan

Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Istana: Presiden Prabowo yang Akan Menentukan

April 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved