• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran, 87 Tewas di Sri Lanka

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 5, 2026
in News
0
AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran, 87 Tewas di Sri Lanka

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran IRIS Dena di perairan lepas pantai selatan Sri Lanka pada Rabu. Serangan ini menewaskan 87 pelaut dan menimbulkan kekhawatiran eskalasi konflik di Samudra Hindia.

Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka mengonfirmasi bahwa kapal perang Iran sedang dalam perjalanan kembali ke negaranya dari pelabuhan India timur saat insiden terjadi. Kapal ini sebelumnya mengikuti latihan Angkatan Laut multilateral yang digelar India di Teluk Bengal pada 18–25 Februari.

Menurut Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, kapal perang Iran mengira berada dalam perairan internasional yang aman. Namun, torpedo dari kapal selam AS menghantam kapal tersebut, menghancurkan buritan dan membuat kapal mulai tenggelam.

Tim penyelamat Sri Lanka membawa 87 jenazah ke rumah sakit Karapitiya, Galle, sementara 32 korban berhasil diselamatkan dan dirawat. Sekitar 60 orang masih hilang dari sekitar 180 awak kapal, menurut otoritas setempat.

Video yang diklaim Pentagon sebagai bukti serangan menunjukkan ledakan besar menghancurkan bagian belakang kapal. Meski tanggal perekaman dan jenis kapal tidak bisa diverifikasi, bentuk dek dan tiang kapal cocok dengan citra IRIS Dena.

Komandan Angkatan Laut Sri Lanka, Buddhika Sampath, mengatakan timnya menemukan tumpahan minyak dan orang-orang mengambang di laut, lalu menyelamatkan mereka. “Setelah diperiksa, ternyata mereka bagian dari kapal Iran,” ujar Sampath.

Kapal perang Iran ini sebelumnya tercatat mengikuti latihan Angkatan Laut “Milan” di Visakhapatnam, India, yang menandakan hubungan maritim kedua negara cukup lama terjalin. Namun serangan AS kini memperluas medan perang di luar Teluk dan Samudra Hindia.

Pihak Pentagon menyebut serangan ini sebagai tindakan militer presisi, sementara Sri Lanka menekankan keterlibatannya hanya dalam operasi penyelamatan dan evakuasi korban. Konflik ini menambah ketegangan di wilayah yang sudah rawan konflik maritim antara AS, Israel, dan Iran.

Para analis internasional memperingatkan bahwa insiden ini bisa memicu respons militer Iran lebih luas, sementara jalur pelayaran global berpotensi terganggu. Risiko terhadap perdagangan energi dan stabilitas regional menjadi sorotan utama.

Dengan jumlah korban yang signifikan, insiden ini menekankan eskalasi konflik yang kini melibatkan perairan internasional jauh dari Teluk. Pemerintah global terus memantau situasi, sementara keluarga korban menanti kabar dari pihak berwenang.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
Tags: Amerika SerikatCobisnisirankapal selamKonflikPebisnismudaSamudra HindiaSri Lanka

Related Posts

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan China menunjukkan pendekatan berbeda terhadap pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Perbedaan itu...

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

Purbaya: Gue Mau Mancing Sambil Melamun, Kenapa Saya Dipecat?

September 15, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved