• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
September 15, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus memperluas kontribusi mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia.

Kali ini, Pupuk Kaltim menyalurkan 76.400 masker untuk masyarakat terdampak di wilayah Sumatra, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat, bersinergi bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan hal ini merupakan kesinambungan dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam menangani dampak Karhutla secara terpadu, sekaligus wujud kepedulian bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi penurunan kualitas udara akibat asap dan partikulat.

Terlebih paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Dan penyaluran melalui KLH dilakukan secara terkoordinasi, guna menjangkau wilayah yang membutuhkan dengan tepat sasaran.

“Karhutla tidak hanya berbicara kebakaran dan pemadaman, tapi juga dampak bagi masyarakat seperti penurunan kualitas udara. Untuk itu, dukungan perlindungan kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat terdampak,” ujar Anggono, ditulis Selasa (15/9/2026).

Dijelaskan Anggono, secara teknis total 76.400 masker tersebut didistribusikan di tiga wilayah. Sebanyak 25.000 masker diserahkan di Kantor Wilayah III Kementerian Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kemudian, 21.400 masker diserahkan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Wilayah II Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, 30.000 masker lainnya diserahkan ke Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah Sumatra yang terdampak Karhutla.

“Kami harap bantuan masker ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tandas Anggono.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, menegaskan penanganan Karhutla butuh kolaborasi lintas sektor untuk bergerak bersama melalui aksi nyata di lapangan.

Pupuk Kaltim pun hadir mengambil peran sesuai kapasitas dan sumber daya perusahaan, baik dalam kondisi kedaruratan maupun upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan.

Menurut Rafli, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam penanganan persoalan lingkungan. Di mana dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam membangun ketangguhan menghadapi risiko lingkungan dan kebencanaan.

“Ketika semua bergerak bersama, respons terhadap persoalan lingkungan akan lebih cepat dan efektif. Atas dasar itulah Pupuk Kaltim terus mengambil bagian dalam penanganan Karhutla,” tegas Rafli.

Selaras dengan hal tersebut, Pupuk Kaltim sebelumnya telah memberi dukungan serupa di Kota Bontang, melalui berbagai langkah proaktif di lapangan. Di antaranya membuka akses pengisian air bagi armada pemadam kebakaran yang dapat dimanfaatkan 24 jam penuh. Dua lokasi pengisian disiapkan untuk mengoptimalkan upaya pemadaman oleh seluruh armada yang terlibat.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga menyalurkan 1.400 masker bagi masyarakat terdampak serta extra fooding bagi petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Hal ini merupakan bentuk pendekatan Pupuk Kaltim yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pemadaman, tapi juga perlindungan masyarakat dan dukungan bagi petugas yang berada di garis depan penanganan.

“Dukungan ini pun kami perluas melalui bantuan kali ini, sehingga penanganan Karhutla bisa berjalan beriringan dengan antisipasi dampak kesehatan di masyarakat,” tambah Rafli.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus meningkatkan dukungan sesuai kebutuhan. Baik melalui respons terhadap kondisi darurat, maupun program yang bersifat preventif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang kuat, perusahaan berharap upaya menjaga lingkungan dan membangun kesiapsiagaan terhadap berbagai risiko kebencanaan dapat terus diperkuat.

“Paling utama tentu bagaimana kita mencegah terjadinya kebakaran. Namun saat kondisi itu terjadi dan butuh penanganan, Pupuk Kaltim siap memberikan dukungan optimal sesuai kebutuhan di lapangan,” tutup Rafli Yandra.

Tags: KarhutlamaskerPupuk Kaltim

Related Posts

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menjadi sorotan setelah dampak kabut asap dilaporkan meluas hingga sejumlah...

Singapura siap membantu Indonesia mengatasi karhutla dan dampak kabut asap, sekaligus mendorong kerja sama regional untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Singapura Tawarkan Bantuan untuk Atasi Kabut Asap Indonesia

by Desti Dwi Natasya
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Singapura menyatakan kesiapan membantu Indonesia mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas negara,...

Kabut Asap Karhutla Mengancam Warga, 283 Ribu Kasus ISPA Tercatat

Kabut Asap Karhutla Mengancam Warga, 283 Ribu Kasus ISPA Tercatat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 283.270 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan...

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

Karhutla Makin Jadi Perhatian, Mengapa Belum Berstatus Bencana Nasional?

by Hidayat Taufik
October 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah belum berencana menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Menteri Koordinator Bidang Politik dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

Chandra Asri Dukung Fasilitas Perikanan di 200 Titik Papua

October 14, 2026
Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

Usai Putusan MK, Denny Indrayana dkk Temui Pimpinan DPD

October 14, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

October 15, 2026
Kesehatan Metabolik, Kunci Keseimbangan Sistem Tubuh

Kesehatan Metabolik, Kunci Keseimbangan Sistem Tubuh

October 15, 2026
Boy Thohir Ungkap Kunci Menjaga Kepercayaan Investor, Bukan Sekadar Janji

Boy Thohir Ungkap Kunci Menjaga Kepercayaan Investor, Bukan Sekadar Janji

October 15, 2026
Gibran Terancam Dimakzulkan? Partai Politik Disebut Masih Saling Tunggu

Gibran Terancam Dimakzulkan? Partai Politik Disebut Masih Saling Tunggu

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved