• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Arsip FBI Buka Jejak Dana Epstein ke Kelompok Pro Israel, Isu Agen Mossad Mencuat

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
February 9, 2026
in Nasional
0
TransJakarta Angkut 413 Juta Orang Selama 2025

Billionaire Jeffrey Epstein in Cambridge, MA on 9/8/04. Epstein is connected with several prominent people including politicians, actors and academics. Epstein was convicted of having sex with an underaged woman. (Photo by Rick Friedman/Corbis via Getty Images)

JAKARTA, Cobisnis.com – Publikasi dokumen internal Biro Investigasi Federal (FBI) oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kembali menyeret nama Jeffrey Epstein ke dalam sorotan. Selain rekam jejaknya sebagai terpidana kejahatan seksual, dokumen tersebut memunculkan kembali dugaan hubungan Epstein dengan organisasi pro-Israel serta spekulasi keterlibatan dalam aktivitas intelijen lintas negara.

Dalam arsip tersebut, Epstein tercatat pernah menyalurkan dana ke Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF). Catatan FBI menunjukkan Epstein menyumbang sebesar US$25.000 kepada FIDF, organisasi yang mengklaim memiliki kewenangan resmi dalam penggalangan dana amal bagi tentara Israel di Amerika Serikat.

Selain FIDF, Epstein juga disebut menyumbangkan dana senilai US$15.000 kepada JNF. Dalam keterangan di situs resminya, JNF menyatakan perannya sebagai organisasi yang berfokus pada pembangunan tanah dan permukiman serta mendukung masa depan masyarakat Israel lintas generasi.

Dokumen tersebut merupakan bagian dari jutaan halaman arsip yang dirilis DOJ dalam beberapa waktu terakhir. Rilis ini memuat berbagai informasi baru terkait kehidupan Epstein, jaringan relasinya, serta dugaan aktivitas di luar perkara kriminal yang menjeratnya.

Salah satu poin paling kontroversial muncul dari kesaksian seorang confidential human source (CHS) atau informan rahasia FBI. Dalam laporan internal pemerintah yang dikutip Anadolu Agency, informan tersebut menyatakan keyakinannya bahwa Epstein merupakan mata-mata Israel.

Menurut dokumen itu, CHS mengingat percakapan di mana pengacara Epstein, Alan Dershowitz, diduga pernah menyampaikan kepada Jaksa Federal Distrik Selatan Florida saat itu, Alexander Acosta, bahwa Epstein memiliki keterkaitan dengan badan intelijen Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya.

Laporan tersebut juga menyebut CHS membagikan rekaman percakapan telepon antara Dershowitz dan Epstein. Disebutkan bahwa setelah komunikasi itu, Mossad diklaim akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein juga disebut memiliki hubungan dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak, dan diyakini mendapat pelatihan intelijen di bawah pengaruhnya.

Dalam catatan yang sama, disebutkan pula bahwa Barak pernah menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai sosok bermasalah. Hal tersebut memperkuat keyakinan informan bahwa Epstein direkrut sebagai agen Mossad di tengah dinamika politik dan keamanan kawasan.

Namun, tudingan tersebut langsung dibantah oleh Netanyahu. Melalui pernyataan di media sosial X, ia menegaskan bahwa Epstein tidak pernah bekerja untuk Israel. Netanyahu menyatakan bahwa kedekatan Epstein dengan Ehud Barak tidak dapat dijadikan bukti keterlibatan intelijen dan justru menunjukkan hal sebaliknya.

Rilis dokumen FBI terbaru ini kembali menyeret sejumlah tokoh publik ternama, termasuk Alan Dershowitz, serta figur dari kalangan elite politik dan finansial Amerika Serikat yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Epstein.

Jeffrey Epstein ditemukan meninggal dunia di sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks. Kematian tersebut memicu berbagai spekulasi karena terjadi di tengah sorotan publik internasional.

Sebelumnya, pada 2008, Epstein mengaku bersalah dalam kasus penyediaan anak di bawah umur untuk prostitusi di Florida. Putusan tersebut menuai kritik luas karena dinilai terlalu ringan, terutama karena disetujui oleh Alexander Acosta. Kesepakatan hukum itu kemudian disebut-sebut sebagai bentuk perlakuan istimewa terhadap Epstein.

Para korban menuduh Epstein menjalankan jaringan perdagangan seks berskala besar yang melibatkan anak di bawah umur serta kalangan elite, yang menjadi dasar utama penyelidikan federal sebelum kematiannya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comdokumen FBI Epsteinepstein filesEpstein IsraelEpstein MossadJeffrey Epsteinsumbangan Epstein

Related Posts

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Pangeran Harry dan Meghan Dikabarkan Akan Kembali Tinggal di Inggris

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran Harry dan Meghan Markle berencana kembali tinggal di Inggris. Keduanya disebut akan pindah dari Amerika Serikat...

Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Siapkan “Operasi Ekonomi Terbesar” untuk Menghancurkan Iran

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengubah strategi menghadapi Iran. Kali ini, Trump mengandalkan tekanan ekonomi untuk...

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 108 sekolah di Serian, Sarawak, Malaysia, terpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka sementara waktu akibat kabut...

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Columbia House Akan Tutup Setelah Tujuh Dekade di Industri Musik

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Columbia House, perusahaan pelopor layanan langganan musik, akan menghentikan operasionalnya setelah tujuh dekade. Situs perusahaan sempat memuat...

Ruteng Diguncang Gempa Susulan M6,0, Satu Warga Tewas

Ruteng Diguncang Gempa Susulan M6,0, Satu Warga Tewas

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gempa bumi susulan dengan magnitudo (M) 6,0 kembali mengguncang Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

Susah Tidur karena Lapar? Coba Camilan Ini

August 19, 2026
Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

Polisi Ungkap Pria Bugil di Lenteng Agung Ternyata Mahasiswa

August 19, 2026
Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Pangeran Harry dan Meghan Dikabarkan Akan Kembali Tinggal di Inggris

August 20, 2026
Wanita Bekerja Depan Laptop - pexels/Jenius Resume

Studi: Kebiasaan Ini Tanpa disadari Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

August 20, 2026
Trump Tunda Tarif 50 Persen terhadap Barang Kanada Selama Tiga Hari

Trump Siapkan “Operasi Ekonomi Terbesar” untuk Menghancurkan Iran

August 20, 2026
Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

Asap Karhutla Menyeberang ke Malaysia, 108 Sekolah Terhenti

August 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved