JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah aplikasi kencan mulai mengubah pendekatan mereka dengan mengurangi sistem swipe dan mendorong pengguna bertemu langsung melalui aktivitas bersama.
Perubahan ini muncul seiring meningkatnya minat pengguna terhadap hubungan yang lebih autentik. Karena itu, banyak platform kini menawarkan fitur yang membantu pengguna menemukan pasangan dengan minat dan gaya hidup serupa.
Salah satu pengguna yang merasakan manfaat tren tersebut adalah kreator konten Rob Perez. Pria berusia 33 tahun itu mengaku memiliki satu syarat utama dalam mencari pasangan, yakni memiliki kebiasaan berolahraga.
Menurut Perez, pasangan ideal tidak harus menekuni olahraga yang sama. Namun, ia ingin seseorang yang memahami pentingnya menjaga kebugaran sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Sementara itu, perhatian Perez tertuju pada Surf, sebuah aplikasi kencan yang memungkinkan pengguna menyaring calon pasangan berdasarkan kebiasaan olahraga dan aktivitas fisik.
Sebagai pelari aktif, Perez menilai fitur tersebut mempermudah proses pencarian pasangan. Ia tidak lagi perlu menebak apakah seseorang memiliki minat yang sama terhadap olahraga atau gaya hidup sehat.
Selain itu, informasi mengenai aktivitas dan kebiasaan pengguna sudah tersedia secara langsung di profil. Karena itu, proses pencocokan terasa lebih cepat dan efisien.
Surf menjadi salah satu dari sejumlah aplikasi kencan yang mulai meninggalkan konsep swipe tanpa henti. Sebaliknya, platform tersebut mendorong pengguna untuk berinteraksi melalui pengalaman nyata di luar dunia digital.
Di sisi lain, pengembang aplikasi melihat bahwa banyak pengguna mulai mengalami kelelahan akibat budaya swipe yang berlangsung bertahun-tahun. Mereka kini mencari koneksi yang lebih bermakna dan tidak hanya bergantung pada tampilan profil.
Karena itu, berbagai platform kencan mulai menghadirkan fitur berbasis komunitas, acara bersama, hingga aktivitas yang mempertemukan pengguna secara langsung.
Tren ini menunjukkan perubahan dalam cara orang membangun hubungan di era digital. Meski teknologi tetap menjadi pintu awal perkenalan, pertemuan tatap muka kini kembali menjadi fokus utama dalam dunia aplikasi kencan.













