JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI, Rocky Gerung, menjelaskan bahwa lembaga tersebut tidak bertugas mengkritik kebijakan pemerintah.
Menurut Rocky, Wantimpres memiliki peran untuk bersikap kritis terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah.
“Bukan mengkritik. Dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan tuh,” tegas Rocky usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Rocky mengatakan, sikap kritis diperlukan karena setiap kebijakan pemerintah dapat memunculkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
“Karena pasti ada persepsi negatif, ada persepsi positif. Dua-duanya persepsi tuh,” ucapnya, dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (3/10/26).
Ia menjelaskan, pertimbangan yang diberikan Wantimpres lebih berkaitan dengan aspek etis dan pemahaman terhadap persoalan secara mendalam.
“Mengandalkan kepekaan etis dan kemampuan untuk melihat detail persoalannya di mana. Dan itu yang dijadikan pertimbangan tuh. Kan anda biasa kalau bikin surat keputusan tuh, mengingat, menimbang, memutuskan, menetapkan. Tugas dewan adalah mengingat dan menimbang dan memutuskan. Penetapannya ada pada presiden,” jelas dia.
Sementara itu, Rocky menyebut persoalan teknis menjadi ranah penasihat dan utusan khusus Presiden.
“Teknis ada penasihat khusus teknis Pak Presiden tentang luar negeri, tentang pertahanan segala macam,” tuturnya.













