• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 24, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Apa Itu Fifa Peace Prize dan Mengapa Donald Trump Memenangkannya?

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 7, 2025
in Sport
0
Apa Itu Fifa Peace Prize dan Mengapa Donald Trump Memenangkannya?

JAKARTA, Cobisnis.com – Apa itu FIFA Peace Prize dan mengapa Donald Trump memenangkannya? Saat miliaran penggemar sepak bola di seluruh dunia menyaksikan undian Piala Dunia pada Jumat lalu, mereka juga melihat Presiden FIFA Gianni Infantino memperkenalkan sebuah penghargaan baru yang cukup membingungkan.

Badan sepak bola dunia tersebut mengumumkan pada November lalu bahwa tahun ini akan menjadi pertama kalinya diberikan FIFA Peace Prize – penghargaan tahunan baru bagi individu yang dinilai FIFA telah melakukan “tindakan luar biasa demi perdamaian dan mampu menyatukan orang-orang di seluruh dunia.”

Tidak mengejutkan ketika Presiden AS Donald Trump menjadi penerima perdana penghargaan tersebut di atas panggung sebelum undian dimulai.

Namun, meskipun FIFA menyatakan bahwa penghargaan itu diberikan atas nama lebih dari 5 miliar penggemar sepak bola di dunia, proses pemilihan pemenangnya masih belum jelas.

Berikut penjelasan mengenai penghargaan baru ini dan mengapa kemenangan Trump menimbulkan kontroversi.

Kapan dan di mana penghargaan itu diberikan?

Penghargaan tersebut diberikan sebelum undian Piala Dunia pada 5 Desember. Upacara berlangsung di John F. Kennedy Center for the Performing Arts di Washington, DC.

Trump saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Kennedy Center setelah pergantian pimpinan sebelumnya.

Mengapa Trump memenangkan penghargaan itu?

FIFA tidak banyak memberi petunjuk mengenai siapa yang akan menerima penghargaan perdana tersebut di tengah rumor bahwa penghargaan itu memang diarahkan untuk Trump.

Pada akhirnya, keputusan itu dapat diprediksi.

Infantino menyerahkan trofi, medali, dan sertifikat penghargaan kepada Trump, sambil berterima kasih karena dianggap membantu mengakhiri perang dan menyelamatkan nyawa.

Meski Trump memang terlibat dalam beberapa upaya perjanjian damai, klaimnya dalam menghentikan beberapa konflik dipertanyakan oleh pihak-pihak yang terlibat termasuk konflik India dan Pakistan yang ia sebut dalam pidatonya saat menerima penghargaan.

Trump menyebut kemenangan ini sebagai “salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya” sambil berterima kasih kepada keluarganya.

Momen ini pun mempertegas kedekatan Trump dan Infantino dalam beberapa bulan terakhir. Keduanya terlihat bersama di sejumlah kesempatan, termasuk pada pelantikan Trump dan KTT perdamaian Sharm El-Sheikh awal tahun ini.

Infantino juga secara terbuka mendukung upaya Trump meraih Nobel Peace Prize, penghargaan yang akhirnya diberikan kepada pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado.

Sehari sebelum pemenang diumumkan, Infantino bahkan menulis di Instagram bahwa Trump “pasti” layak mendapatkannya. Tidak mengherankan jika FIFA kemudian menciptakan penghargaan perdamaian versinya sendiri pada tahun ini.

Mengapa kelompok HAM khawatir?

Sebelum Trump diumumkan sebagai penerima, sejumlah kelompok HAM menilai kedekatan Infantino dengan Trump dapat mengancam netralitas politik FIFA.

Kelompok advokasi FairSquare menyebut penghargaan ini sebagai “contoh terbaru dari salah urus serius di FIFA dan bukti bahwa organisasi ini sangat perlu direformasi.”

Direktur FairSquare, Nick McGeehan, menambahkan bahwa keputusan Infantino untuk menautkan FIFA dengan proyek MAGA Trump mungkin menguntungkan secara komersial, tetapi sangat merusak integritas sepak bola.

Dalam konferensi pers Rabu lalu, Direktur Human Rights Watch (HRW) untuk inisiatif global, Minky Worden, mengatakan bahwa mereka telah meminta penjelasan FIFA terkait proses pemilihan pemenang, tetapi tidak mendapat jawaban.

“Tidak ada proses, tidak ada nominasi lain, tidak ada juri,” ujarnya.

CNN Sports juga telah meminta klarifikasi kepada FIFA tentang proses penentuan pemenang, namun belum menerima respons.

Apa kata FIFA?

Pada November lalu, FIFA memberikan pernyataan terkait kekhawatiran atas kedekatan Infantino dan Trump. FIFA menegaskan bahwa merupakan bagian dari tugas presiden organisasi untuk menjaga hubungan baik dengan pemimpin negara-negara tuan rumah.

Sejak Kanada, Meksiko, dan AS memenangkan penunjukan tuan rumah Piala Dunia 2026, Infantino menjalin hubungan kuat dengan Trump dan para pemimpin negara co-host lainnya. Kerja sama tersebut menghasilkan pembentukan Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia FIFA.

Kini setelah Trump resmi menjadi pemenang penghargaan tersebut, muncul lebih banyak pertanyaan mengenai hubungan FIFA dan Trump menjelang Piala Dunia tahun depan yang sudah penuh kontroversi.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download coolpad firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comDonaldTrumpFIFAPeacePrizeKontroversiFIFA

Related Posts

Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Rahmad Gobel

by Rizki Meirino
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris Almarhum Rahmad Gobel sebagai bentuk...

Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

by Rizki Meirino
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jakarta memiliki banyak masjid bersejarah yang menjadi saksi perkembangan ibu kota selama ratusan tahun. Potensi tersebut diangkat...

MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

MK Tegaskan Kuota Internet adalah Hak Milik Konsumen, Operator Tak Boleh Hanguskan Sepihak

by Hidayat Taufik
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa kuota internet yang telah dibeli pelanggan merupakan hak milik konsumen yang harus...

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

by Rizki Meirino
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp30,4 triliun pada semester I 2026 atau tumbuh 24,4 persen...

Hotman Paris Undur Diri sebagai Pengacara Febrie Adriansyah, Sebut Kesehatan Tak Memungkinkan

Hotman Paris Undur Diri sebagai Pengacara Febrie Adriansyah, Sebut Kesehatan Tak Memungkinkan

by Hidayat Taufik
July 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pengacara Hotman Paris Hutapea memilih mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun pada Semester I 2026

July 23, 2026
Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

Standard Chartered Indonesia Borong Dua Penghargaan Euromoney Awards 2026

July 22, 2026
Kemenkeu Ambil Peran dalam Penataan Ulang Pembiayaan Kereta Cepat Whoosh

3.333 Layang Layang Ditertibkan KCIC karena Berpotensi Ganggu Operasional Whoosh

July 23, 2026
BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

BNI Dukung Festival Seni dan Bazaar MSI 2026 untuk Perkuat Ekonomi Kreatif

July 22, 2026
Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Rahmad Gobel

July 23, 2026
Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

Akun Threads Ini Ajak Warga Jelajahi Masjid Bersejarah di Jakarta

July 23, 2026
Taspen dan Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Keluarga Rahmad Gobel

Taspen dan Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan kepada Keluarga Rahmad Gobel

July 23, 2026
Austria Jadikan Rumah Kelahiran Hitler Markas Polisi untuk Cegah Ziarah Neo Nazi

Austria Jadikan Rumah Kelahiran Hitler Markas Polisi untuk Cegah Ziarah Neo Nazi

July 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved