JAKARTA, Cobisnis.com – Kepolisian Inggris menangkap seorang pria berusia 26 tahun terkait dugaan pembunuhan mantan menteri dan politikus Reform UK, Ann Widdecombe. Polisi menemukan Widdecombe meninggal dunia di kediamannya di wilayah pedesaan Inggris barat daya.
Polisi menangkap pria berkewarganegaraan Inggris tersebut pada Jumat di Newton Abbot. Kota itu berjarak sekitar 15 kilometer dari rumah Widdecombe.
Namun, penyidik belum menemukan indikasi bahwa kasus ini berkaitan dengan aksi terorisme atau memiliki motif politik. Polisi masih mendalami penyebab dan latar belakang pembunuhan tersebut.
Asisten Kepala Kepolisian Devon dan Cornwall, Matt Longman, mengatakan penyelidikan terus berlangsung. Selain itu, tim forensik masih memeriksa lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti.
Polisi menerima laporan pada Kamis siang dan segera mendatangi rumah Widdecombe. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan perempuan berusia 78 tahun itu telah meninggal dengan luka serius.
Widdecombe dikenal luas karena pandangan sosialnya yang konservatif. Ia pernah menjabat sebagai menteri junior dalam pemerintahan Perdana Menteri John Major pada periode 1992 hingga 1997.
Setelah itu, Widdecombe bergabung dengan Reform UK. Ia menjadi juru bicara partai tersebut untuk isu imigrasi dan keadilan bersama tokoh politik Nigel Farage.
Sementara itu, kepolisian belum mengungkap identitas tersangka maupun dugaan motif pembunuhan. Penyidik juga meminta masyarakat tidak berspekulasi selama proses hukum masih berjalan.













