• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
February 17, 2026
in Nasional
0
Angka Kemiskinan Turun, Tapi Rakyat Benar-Benar Sejahtera?

JAKARTA, Cobisnis.com – Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia menyusut menjadi 23,36 juta orang, atau berkurang sekitar 490 ribu jiwa dibandingkan Maret 2025. Secara persentase, tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,25 persen, turun 0,22 basis poin.

Dari sisi wilayah, tingkat kemiskinan masih lebih dominan di kawasan perdesaan dengan persentase 10,72 persen, sedangkan wilayah perkotaan berada di angka 6,60 persen. Secara visual, tren ini tampak positif dan kerap dimaknai sebagai hasil keberhasilan kebijakan ekonomi dan sosial yang dijalankan pemerintah.

Namun, pembacaan yang lebih kritis terhadap data tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar: apakah penurunan ini benar-benar mencerminkan perbaikan nyata dalam kehidupan masyarakat, atau hanya pergeseran angka dalam statistik. Metode pengukuran kemiskinan nasional yang berbasis garis pengeluaran minimum dinilai belum mampu menggambarkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Jika dibandingkan dengan standar global, gambaran yang muncul menjadi berbeda. World Bank dalam laporan Macro Poverty Outlook April 2025 mencatat lebih dari 60 persen penduduk Indonesia masih tergolong miskin berdasarkan standar internasional bagi negara berpendapatan menengah atas. Hal ini menunjukkan bahwa kemiskinan sangat dipengaruhi oleh definisi, indikator, dan pendekatan pengukuran yang digunakan.

Di lapangan, tidak sedikit keluarga yang secara statistik telah keluar dari garis kemiskinan, tetapi masih hidup dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial. Keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang layak, lingkungan tempat tinggal yang aman, serta peluang mobilitas sosial antargenerasi masih menjadi persoalan nyata yang belum sepenuhnya terjawab oleh pendekatan berbasis angka.

Kemiskinan pada hakikatnya bukan hanya persoalan pendapatan, melainkan persoalan multidimensi yang mencakup kualitas hidup, jaminan sosial, akses layanan publik, dan peluang masa depan. Ketika pengukuran hanya bertumpu pada batas minimum pengeluaran, maka risiko munculnya “kemiskinan tersembunyi” menjadi semakin besar.

Oleh karena itu, penurunan angka kemiskinan perlu dibaca secara kritis. Keberhasilan statistik memang penting, tetapi tidak cukup. Tantangan utama adalah memastikan bahwa perbaikan data benar-benar sejalan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata, adil, dan berkelanjutan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: angka kemiskinanBPScobisnis.comKebijakan ekonomimenyusutpersentase

Related Posts

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien dengan penyakit katastropik, khususnya pasien yang...

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

by Hidayat Taufik
April 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau...

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah...

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan efisiensi bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini...

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

Saifullah Yusuf: Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien Cuci Darah

April 1, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved