• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Anggota ASEAN Tingkatkan Upaya Kolektif Mengatasi Isu-Isu Kawasan dan Menjaga Stabilitas Ekonomi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
July 19, 2023
in Nasional
0
Ini Sederet Keuntungan yang Bisa Didapat RI sebagai Ketua ASEAN 2023

JAKARTA,Cobisnis.com – Dalam rangka mempersiapkan Pertemuan Kedua Tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (2nd AFMGM), para delegasi tingkat Deputi Kementerian Keuangan dan Bank Sentral dari Negara ASEAN telah menggelar pertemuan ASEAN Finance and Central Bank Deputies Meeting – Working Group (AFCDM-WG) pada 10-14 Juli 2023 di Yogyakarta, Indonesia. Sebelumnya pertemuan serupa telah dilakukan pada 2-3 Februari lalu di Bali. Pertemuan kali ini membahas agenda komite kerja ASEAN di sektor keuangan yang berfokus pada isu di Kawasan dan dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi. Pertemuan dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Keuangan dan Deputi Bank Sentral dari sebelas negara ASEAN (Brunei Darussalam,
Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Timor Leste).

Pertemuan AFCDM-WG merupakan bagian dari perjalanan proses kerja sama negara anggota ASEAN selama setahun penuh. Beberapa hasil diskusi selama pertemuan ini selanjutnya akan dilaporkan pada perhelatan 2nd AFMGM pada bulan Agustus 2023 mendatang di Jakarta.
Beberapa agenda pada pertemuan yang mengemuka antara lain pembahasan progres kerja sama ASEAN Chair
Priorities 2023, Cetak Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN, Peta Jalan untuk Integrasi Moneter dan Keuangan ASEAN, dan kerja sama keuangan ASEAN.

Selain itu, dibahas juga tentang penguatan forum ASEAN melalui modalitas ASEAN Finance Minister and Central Bank Governor Meeting (AFMGM) dan mandat Komite Kerja,serta kolaborasi lintas sektoral. Pertemuan ini turut dihadiri Timor-Leste sebagai pengamat untuk pertama kalinya di jalur keuangan, sejak disetujuinya Timor-Leste sebagai anggota ASEAN ke sebelas tahun lalu.
Kemenkeu RI memandang hal ini sejalan dengan tujuan ASEAN dan disambut baik oleh seluruh anggota.

Sejalan dengan itu, Bank Indonesia menyadari perlunya ASEAN memperkuat kerja sama, khususnya di bidang
ekonomi dan keuangan, untuk dapat menjaga relevansi ASEAN dan juga memperkokoh posisi sebagai pusat
pertumbuhan ekonomi global (Epicentrum of Growth).

Terdapat 12 (dua belas) pertemuan yang meliputi pertemuan utama dan pertemuan pendukung seperti Working Committee on Payment and Settlement Systems (WC-PSS) Meeting ke-27, Working Committee on Capital Market Development (WC-CMD), Joint WCCMD-ASEAN Capital Market Forum (ACMF) meeting,Working Committee on ASEAN Banking Integration Framework (WC-ABIF) Meeting ke-14, Working Committee on Capital Account Liberalization (WC-CAL) Meeting ke-46, Steering Committee for Capacity Building (SCCB) Meeting ke-24, dan ASEAN Finance and Central Bank Deputies Meeting-Working Group (AFCDM-WG), The 14th ASEAN Cross-Sectoral Coordination Committee on Disaster Risk Financing and Insurance (ACSCC-DRFI) Meeting, Seminar Implementasi Pendanaan dan Asuransi Risiko Bencana (DRFI) dan Perlindungan Sosial Adaptif (ASP) di Indonesia, serta Forum Kolaborasi Sektor Keuangan dan Pertanian untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan. Seminar Implementasi DRFI dan ASP memberikan pembaruan tentang penerapan strategi pendanaan risiko bencana dengan peta jalan ASP untuk melindungi negara; masyarakat, khususnya yang

berpenghasilan rendah; dan aset Indonesia dengan lebih baik dari dampak risiko bencana. Sedangkan forum Kolaborasi Sektor Keuangan dan Pertanian fokus membahas urgensi keterlibatan sektor keuangan sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat langkah-langkah ASEAN dalam mengatasi masalah ketahanan pangan.

Pertemuan Working Committees(WCs) membahas berbagai topik utama kerja sama ASEAN di bidang ekonomi
dan keuangan, diantaranya roadmap perluasan Regional Payment Connectivity (RPC) (WC-PSS); kebijakan dan kerja sama dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi investor domestik dan regional serta mendorong pertumbuhan pasar modal yang dinamis dan kuat di kawasan ASEAN (WC-CMD); peninjauan WC￾ABIF Guideline sebagai respons dinamika di sektor keuangan terkini dalam rangka mengoptimalkan manfaat
digitalisasi dan memitigasi risiko yang muncul (WC-ABIF); pembentukan Task Force dan penyusunan High Level
Principles on Local Currency Transaction; dan keberlanjutan inisiatif revisiting WC mandates melalui pembentukan Task Force guna menyusun guideline bagi setiap WCs dalam meninjau mandat yang dimiliki agar tetap relevan dengan dinamika ekonomi dan keuangan saat ini sehingga menjadikan kerja sama ASEAN tetap
relevan dan dapat memberikan manfaat bagi semua anggotanya.

Selain pertemuan ASEAN tersebut di atas, Keketuaan Indonesia dan Jepang pada ASEAN+3 juga menyelenggarakan pertemuan gugus tugas ASEAN+3 yang dihadiri oleh negara anggota ASEAN, China, Jepang,dan Korea. Pertemuan ini ditujukan untuk meningkatkan dialog kebijakan, koordinasi, dan kerja sama di
bidang keuangan, moneter, dan fiskal. Pertemuan membahas agenda kerja sama untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan keuangan di kawasan melalui penguatan Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM) sebagai regional self-help mechanism serta penguatan kapasitas ASEAN+3 Macroeconomic Research Office
(AMRO) sebagai lembaga surveillance yang mendukung implementasi fasilitas-fasilitas pencegahan dan penanggulangan krisis di kawasan dan penyedia program-program penguatan kapasitas surveillance bagi
negara anggota ASEAN+3.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy free download
Tags: aseancobisnis.comStabilitas Ekonomi

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved