• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 21, 2026
in Lifestyle
0
Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 21 September diperingati sebagai Hari Alzheimer Sedunia. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran mengenai Alzheimer dan demensia, termasuk mengenali gejala serta mendapatkan pemeriksaan lebih awal.

Tema World Alzheimer’s Month 2026 membawa pesan, “The Earlier You Know, The More You Can Do: A Dementia Diagnosis Matters.” Pesan tersebut menekankan pentingnya mengetahui kondisi sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Indonesia kini memasuki fase ageing population dengan jumlah penduduk lanjut usia yang terus bertambah. Kondisi ini membuat perhatian terhadap penyakit yang berkaitan dengan usia, termasuk Alzheimer dan demensia, semakin penting.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan jumlah kasus demensia diperkirakan meningkat seiring bertambahnya populasi lansia. Pada 2025, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 34 juta atau 11,9% dari total populasi.

Estimasi tersebut menunjukkan lebih dari 2 juta kasus demensia pada 2025. Alzheimer disebut menjadi bentuk dominan dengan kontribusi lebih dari 60% dari total kasus demensia nasional.

Angka tersebut merupakan estimasi kasus demensia dan bukan jumlah pasti orang yang telah mendapatkan diagnosis Alzheimer. Kementerian Kesehatan sebelumnya mencatat sekitar 1,2 juta orang dengan demensia pada 2016 dan memproyeksikan jumlahnya mencapai 2 juta pada 2030 serta 4 juta pada 2050.

Data awal program Cek Kesehatan Gratis juga menunjukkan adanya persoalan fungsi kognitif pada kelompok lansia. Publikasi Infarkes Edisi I 2025 mencatat 32,36% lansia mengalami gangguan kognitif.

Gangguan kognitif tidak berarti seseorang otomatis mengalami Alzheimer. Kondisi tersebut memiliki cakupan lebih luas dan dapat dipengaruhi berbagai faktor, sehingga diagnosis Alzheimer tetap membutuhkan pemeriksaan serta penilaian medis.

Alzheimer sendiri merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan demensia dan menjadi bentuk paling umum. WHO memperkirakan Alzheimer menyumbang sekitar 60% hingga 70% dari seluruh kasus demensia di dunia.

Alzheimer berkaitan dengan kerusakan sel saraf otak secara bertahap. Perubahan tersebut antara lain melibatkan penumpukan protein beta amiloid dan tau yang dapat mengganggu komunikasi antarsel saraf.

Salah satu bagian otak yang terdampak sejak awal adalah hipokampus, yang berperan penting dalam pembentukan dan penyimpanan ingatan. Karena itu, gangguan daya ingat kerap menjadi salah satu tanda awal yang terlihat.

Seiring perkembangan penyakit, seseorang dapat mengalami kesulitan berpikir, memecahkan masalah, berbahasa, mengambil keputusan, hingga menjalankan aktivitas sehari hari. Dampaknya juga dapat dirasakan keluarga dan caregiver yang mendampingi pasien.

Secara global, sekitar 57 juta orang hidup dengan demensia pada 2021. WHO memperkirakan hampir 10 juta kasus baru demensia terjadi setiap tahun, sementara demensia bukan bagian normal dari proses penuaan.

Alzheimer hingga kini belum dapat disembuhkan. Pengobatan dan terapi yang tersedia ditujukan untuk membantu mengendalikan gejala, memperlambat perkembangan penyakit pada kondisi tertentu, serta mempertahankan kualitas hidup pasien.

Peringatan Hari Alzheimer Sedunia menjadi momentum untuk memahami bahwa perubahan fungsi kognitif tidak selalu dapat dianggap sebagai bagian biasa dari bertambahnya usia. Mengenali tanda dan mendapatkan pemeriksaan lebih awal dapat membantu menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: AlzheimerdemensiaHari Alzheimer SeduniaKesehatan LansiaKesehatan Otak

Related Posts

Cek Gula Darah - pexels/Mehmet BALCI

Gula Darah Rendah pada Lansia, Mengapa Bisa jadi Sangat Berbahaya

by Chodijah Febriani
October 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kadar gula darah rendah dapat dengan cepat berubah dari tanda peringatan menjadi keadaan darurat medis. Hal ini...

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kondisi kecemasan tidak hanya berkaitan dengan faktor psikologis. Asupan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang mulai...

Hobi Main Game sampai Larut Malam? Dokter Ungkap Risikonya

Hobi Main Game sampai Larut Malam? Dokter Ungkap Risikonya

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan tidur larut malam banyak dilakukan anak muda. Bermain game online, menonton tayangan, hingga berselancar di media...

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

Baca Buku 6 Menit, Apa Saja Manfaatnya bagi Tubuh?

by Hidayat Taufik
October 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membaca buku bukan sekadar cara memperoleh informasi dan pengetahuan. Kebiasaan tersebut juga dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi...

Kacang Kenari - pexels/Engin Akyurt

Ketahui Manfaat Makan Kacang Kenari untuk Kesehatan Otak

by Chodijah Febriani
September 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Disebut sebagai 'makanan otak' kacang kenari merupakan sumber dari begitu banyak nutrisi yang dikenal dapat mendukung kesehatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

Prudential Syariah Luncurkan PRUCare 360 Syariah

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
Novo

Novo Paparkan Prioritas Strategi Perusahaan dalam Capital Markets Day 2026

October 15, 2026
Bawang Putih - pexels/女子 正真

Viral di TikTok, Bawang Putih Fermentasi Madu untuk Kesehatan Ini Sebenarnya Berbahaya

October 16, 2026
Udara Jakarta Kian Buruk, Pemprov Siapkan Mitigasi Gangguan Pernapasan

Udara Jakarta Kian Buruk, Pemprov Siapkan Mitigasi Gangguan Pernapasan

October 16, 2026
AC Milan dan Bayer Leverkusen menang 4-0 pada Matchday 2 Europa League, sementara Juventus mengalahkan Celta Vigo 2-1 dan Benfica menang 4-1 atas Celtic.

AC Milan dan Leverkusen Pesta Gol di Europa League

October 16, 2026
Persijap Jepara mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos setelah empat kekalahan beruntun dan menunjuk Antonio Claudio sebagai caretaker.

Persijap Pecat Mario Lemos, Antonio Claudio Ambil Alih

October 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved