• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 21, 2026
in Lifestyle
0
Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 21 September diperingati sebagai Hari Alzheimer Sedunia. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran mengenai Alzheimer dan demensia, termasuk mengenali gejala serta mendapatkan pemeriksaan lebih awal.

Tema World Alzheimer’s Month 2026 membawa pesan, “The Earlier You Know, The More You Can Do: A Dementia Diagnosis Matters.” Pesan tersebut menekankan pentingnya mengetahui kondisi sedini mungkin agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Indonesia kini memasuki fase ageing population dengan jumlah penduduk lanjut usia yang terus bertambah. Kondisi ini membuat perhatian terhadap penyakit yang berkaitan dengan usia, termasuk Alzheimer dan demensia, semakin penting.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan Imran Pambudi mengatakan jumlah kasus demensia diperkirakan meningkat seiring bertambahnya populasi lansia. Pada 2025, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas diperkirakan mencapai 34 juta atau 11,9% dari total populasi.

Estimasi tersebut menunjukkan lebih dari 2 juta kasus demensia pada 2025. Alzheimer disebut menjadi bentuk dominan dengan kontribusi lebih dari 60% dari total kasus demensia nasional.

Angka tersebut merupakan estimasi kasus demensia dan bukan jumlah pasti orang yang telah mendapatkan diagnosis Alzheimer. Kementerian Kesehatan sebelumnya mencatat sekitar 1,2 juta orang dengan demensia pada 2016 dan memproyeksikan jumlahnya mencapai 2 juta pada 2030 serta 4 juta pada 2050.

Data awal program Cek Kesehatan Gratis juga menunjukkan adanya persoalan fungsi kognitif pada kelompok lansia. Publikasi Infarkes Edisi I 2025 mencatat 32,36% lansia mengalami gangguan kognitif.

Gangguan kognitif tidak berarti seseorang otomatis mengalami Alzheimer. Kondisi tersebut memiliki cakupan lebih luas dan dapat dipengaruhi berbagai faktor, sehingga diagnosis Alzheimer tetap membutuhkan pemeriksaan serta penilaian medis.

Alzheimer sendiri merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan demensia dan menjadi bentuk paling umum. WHO memperkirakan Alzheimer menyumbang sekitar 60% hingga 70% dari seluruh kasus demensia di dunia.

Alzheimer berkaitan dengan kerusakan sel saraf otak secara bertahap. Perubahan tersebut antara lain melibatkan penumpukan protein beta amiloid dan tau yang dapat mengganggu komunikasi antarsel saraf.

Salah satu bagian otak yang terdampak sejak awal adalah hipokampus, yang berperan penting dalam pembentukan dan penyimpanan ingatan. Karena itu, gangguan daya ingat kerap menjadi salah satu tanda awal yang terlihat.

Seiring perkembangan penyakit, seseorang dapat mengalami kesulitan berpikir, memecahkan masalah, berbahasa, mengambil keputusan, hingga menjalankan aktivitas sehari hari. Dampaknya juga dapat dirasakan keluarga dan caregiver yang mendampingi pasien.

Secara global, sekitar 57 juta orang hidup dengan demensia pada 2021. WHO memperkirakan hampir 10 juta kasus baru demensia terjadi setiap tahun, sementara demensia bukan bagian normal dari proses penuaan.

Alzheimer hingga kini belum dapat disembuhkan. Pengobatan dan terapi yang tersedia ditujukan untuk membantu mengendalikan gejala, memperlambat perkembangan penyakit pada kondisi tertentu, serta mempertahankan kualitas hidup pasien.

Peringatan Hari Alzheimer Sedunia menjadi momentum untuk memahami bahwa perubahan fungsi kognitif tidak selalu dapat dianggap sebagai bagian biasa dari bertambahnya usia. Mengenali tanda dan mendapatkan pemeriksaan lebih awal dapat membantu menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: AlzheimerdemensiaHari Alzheimer SeduniaKesehatan LansiaKesehatan Otak

Related Posts

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

Dr Ryan Keswani Ingatkan Pentingnya Menjaga Otak Sejak Usia Muda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjaga kesehatan otak perlu dilakukan sejak usia muda. Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dinilai dapat memengaruhi kondisi otak...

Kenali Otak Sendiri, Neurosurgeon Rian Keswani Bagikan Cara Melatihnya

Kenali Otak Sendiri, Neurosurgeon Rian Keswani Bagikan Cara Melatihnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dokter bedah saraf Rian Keswani membagikan pandangannya tentang cara kerja otak dalam membangun kebiasaan, menghadapi ketidaknyamanan, hingga...

Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? Lakukan 3 Kebiasaan Ini

Ingin Otak Tetap Sehat di Usia Tua? Lakukan 3 Kebiasaan Ini

by Hidayat Taufik
September 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Kesehatan otak perlu mendapat perhatian sejak seseorang memasuki usia paruh baya. Bertambahnya usia dapat diikuti perubahan kemampuan...

Olahraga Naik Tangga - pexels/PRODUKSI MART

Studi: Rutin Olahraga Dapat Tingkatkan Kesehatan Otak

by Chodijah Febriani
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Selain baik untuk kesehatan tubuh, sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan betapa bermanfaatnya olahraga bagi otak. Penelitian dari...

Sering Main HP Sebelum Tidur, Apa Dampaknya bagi Otak?

Sering Main HP Sebelum Tidur, Apa Dampaknya bagi Otak?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Scrolling ponsel sebelum tidur telah menjadi kebiasaan banyak orang. Namun, aktivitas tersebut dapat memengaruhi proses tubuh dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

Chandra Asri Dukung World Cleanup Day (WCD) 2026

September 20, 2026
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
Membiru! 16.000 Pelari Ramaikan Pocari Run Bandung 2026

Membiru! 16.000 Pelari Ramaikan Pocari Run Bandung 2026

September 21, 2026
Vietnam Tak Berkutik, Indonesia Menang 3-0 di Asian Games 2026

Vietnam Tak Berkutik, Indonesia Menang 3-0 di Asian Games 2026

September 21, 2026
Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

Alzheimer dan Demensia Berbeda, Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

September 21, 2026
Kebakaran Kembali Muncul di TN Way Kambas

Kebakaran Kembali Muncul di TN Way Kambas

September 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved