JAKARTA, Cobisnis.com – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) resmi melepas kepemilikan Pusat Perbelanjaan Mall Deli Park di Medan dengan nilai transaksi mencapai Rp2,44 triliun.
Langkah korporasi ini dilakukan melalui entitas anak Perseroan, PT Sinar Menara Deli (SMD), yang menjual aset tersebut kepada PT DPM Assets Indonesia (DPMAI).
Dilansir dari Keterbukaan Informasi, Selasa (20/1/2026) penjualan Mall Deli Park merupakan bagian dari strategi evaluasi dan optimalisasi portofolio aset yang secara rutin dilakukan Perseroan.
Melalui aksi ini, APLN menegaskan fokusnya untuk melakukan rebalancing aset agar dapat lebih berkonsentrasi pada pengembangan dan pengelolaan aset-aset strategis yang memiliki kontribusi signifikan terhadap kinerja jangka panjang perusahaan.
Manajemen APLN menjelaskan, transaksi ini bertujuan memperkuat posisi kas dan likuiditas Perseroan. Dana hasil penjualan akan dialokasikan untuk pengurangan kewajiban keuangan (deleveraging), penguatan struktur permodalan, serta mendukung pengembangan proyek Perseroan di Balikpapan melalui entitas anak PT Pandega Citraniaga.
Selain itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan operasional dan investasi Perseroan ke depan.
Nilai transaksi penjualan Mall Deli Park ditetapkan sebesar Rp2,44 triliun termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dengan skema pembayaran dilakukan secara sekaligus pada saat penandatanganan Akta Jual Beli (AJB).
Penentuan harga jual aset tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan komersial yang wajar. Perseroan memperhitungkan kondisi pasar properti, karakteristik serta kinerja aset, dan hasil negosiasi independen yang dilakukan secara arm’s length.
APLN menilai nilai transaksi tersebut telah mencerminkan nilai wajar aset dan tidak merugikan kepentingan Perseroan maupun para pemegang saham.
Keputusan pelepasan Mall Deli Park juga disebut sebagai bagian dari strategi pengelolaan portofolio aset secara berkelanjutan.
APLN menegaskan bahwa langkah ini tidak mengubah fokus utama kegiatan usaha Perseroan maupun komitmennya dalam mengembangkan dan mengelola aset-aset strategis lainnya di berbagai wilayah Indonesia.














