• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 9, 2026
in Teknologi
0
Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Elon Musk untuk suatu hari membangun pemukiman manusia di Mars tampaknya dipangkas, dengan fokus baru yang lebih dekat dan realistis: mengirim manusia untuk tinggal di Bulan. Dalam pernyataan di X pada Minggu, Musk mengatakan SpaceX kini memprioritaskan pembangunan “kota yang tumbuh sendiri di Bulan,” yang menurutnya bisa terwujud dalam waktu kurang dari satu dekade jauh lebih cepat dibandingkan lebih dari 20 tahun untuk rencana serupa di Mars.

“Prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban dan Bulan lebih cepat,” tulis Musk. Ia menambahkan, perjalanan ke Mars hanya memungkinkan saat konfigurasi planet tertentu setiap 26 bulan dengan waktu tempuh sekitar enam bulan, sementara peluncuran ke Bulan bisa dilakukan setiap 10 hari dengan durasi perjalanan sekitar dua hari.

Belum jelas apa yang dimaksud Musk dengan “kota yang tumbuh sendiri,” maupun apakah rencana tersebut sejalan dengan program ambisi Bulan milik NASA. SpaceX juga belum memberikan komentar resmi terkait detail rencana itu.

Meski demikian, Musk menegaskan komitmen SpaceX untuk tetap membangun kota di Mars, dengan target dimulai dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Hingga Mei tahun lalu, ia masih menyatakan SpaceX menargetkan pendaratan Starship tanpa awak di Mars pada akhir 2026.

Perubahan prioritas ini muncul tak lama setelah SpaceX mengakuisisi XAI pekan lalu, langkah yang menggabungkan dua perusahaan ambisius Musk dan menjadikannya entitas swasta paling bernilai di dunia. Selama lebih dari satu dekade, Musk secara konsisten menyebut kolonisasi Mars sebagai tujuan utama SpaceX sejak berdiri pada 2002, bahkan menyebutnya penting demi kelangsungan umat manusia jika terjadi bencana global.

Berbeda dengan Musk, NASA sejak lama memusatkan perhatian pada ambisi Bulan, terutama sejak era pemerintahan Donald Trump. Meski target awal kembali ke Bulan pada 2024 tak tercapai, NASA kini menargetkan pendaratan manusia pada 2028 yang akan menjadi pendaratan pertama sejak program Apollo berakhir pada 1972. Ironisnya, Musk sebelumnya menyebut program Bulan NASA, Artemis, sebagai “gangguan,” dan menegaskan SpaceX “langsung ke Mars.”

Pivot Musk ke Bulan juga terjadi di tengah dinamika politik yang kian menonjol. Ia menggelontorkan dana besar untuk pemilu AS, mendukung Trump, sempat mendapat jabatan di Gedung Putih, lalu berselisih dan kembali berdamai pada musim gugur lalu.

Kontroversi Bulan

NASA telah menyiapkan roket dan wahana untuk mengirim astronot ke orbit Bulan, sementara SpaceX mengantongi kontrak hampir US$3 miliar untuk membangun pendarat Bulan. SpaceX berencana menggunakan Starship wahana terbesar yang pernah dibangun yang juga disebut Musk dirancang untuk misi Mars. Namun, Starship masih dalam tahap awal pengembangan dan kerap meledak saat uji coba, belum pernah mencapai orbit atau melakukan penerbangan operasional.

Keterlibatan Starship dalam program Bulan NASA menuai kontroversi. Tahun lalu, Menteri Transportasi AS Sean Duffy yang sempat menjabat sebagai administrator NASA sementara menyatakan kekhawatiran bahwa SpaceX tidak berada di jalur yang tepat untuk menyiapkan pendarat tepat waktu. Ia bahkan mengancam menyingkirkan SpaceX dari misi pendaratan Artemis III dan mempertimbangkan pesaingnya, Blue Origin milik Jeff Bezos, yang juga memegang kontrak miliaran dolar untuk pendarat Bulan.

NASA belum meninjau ulang kontrak Artemis III secara terbuka sejak administrator barunya, Jared Isaacman, dikukuhkan pada Desember. Isaacman dikenal sebagai sekutu Musk dan telah dua kali membayar penerbangan orbit Bumi dengan kapsul SpaceX.

Sementara itu, NASA bersiap meluncurkan misi berawak pertama program Artemis, Artemis II, yang akan mengorbit Bulan tanpa mendarat sebagai persiapan menuju pendaratan Artemis III. Misi Artemis II dijadwalkan meluncur paling cepat pada Maret.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comEksplorasiBulanElonMuskSpaceX

Related Posts

Performa Menurun, Chelsea Akhiri Kerja Sama dengan Liam Rosenior

Performa Menurun, Chelsea Akhiri Kerja Sama dengan Liam Rosenior

by Desti Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Klub Liga Inggris Chelsea resmi memecat pelatih kepala Liam Rosenior. Keputusan ini diambil setelah tim mencatat hasil buruk...

Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

Kostum Madonna Hilang Usai Coachella 2026, Polisi Lakukan Penyelidikan

by Desti Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua tas berisi kostum dan perhiasan milik Madonna dilaporkan hilang usai penampilannya di pekan kedua Coachella 2026. Kasus...

Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

Kasus Flu Burung H5N1 Kembali Muncul di Kamboja, Lansia 66 Tahun Terinfeksi

by Desti Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang wanita berusia 66 tahun di Kamboja dipastikan terinfeksi flu burung H5N1. Kasus ini menjadi yang keempat...

Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

by Desti Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Till Death kembali tayang di televisi swasta malam ini. Film bergenre psychological thriller ini dibintangi Megan Fox...

Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

Indonesia Tampilkan Budaya Nusantara di Pembukaan Asian Beach Games 2026

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kontingen Indonesia menampilkan kekayaan budaya Nusantara saat pembukaan Asian Beach Games 2026 di Hainan, China, Rabu malam....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

Negara Arab Desak Iran Bayar Ganti Rugi Konflik Timur Tengah

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Performa Menurun, Chelsea Akhiri Kerja Sama dengan Liam Rosenior

Performa Menurun, Chelsea Akhiri Kerja Sama dengan Liam Rosenior

April 23, 2026
Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

Kostum Madonna Hilang Usai Coachella 2026, Polisi Lakukan Penyelidikan

April 23, 2026
Sinergi BTN dan RSUP Fatmawati Langkah Nyata Menuju Layanan Modern dan Terpadu

Sinergi BTN dan RSUP Fatmawati Langkah Nyata Menuju Layanan Modern dan Terpadu

April 23, 2026
Sinopsis Till Death, Film Megan Fox yang Tayang Malam Ini di Trans TV

Kasus Flu Burung H5N1 Kembali Muncul di Kamboja, Lansia 66 Tahun Terinfeksi

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved