• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 9, 2026
in Teknologi
0
Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Elon Musk untuk suatu hari membangun pemukiman manusia di Mars tampaknya dipangkas, dengan fokus baru yang lebih dekat dan realistis: mengirim manusia untuk tinggal di Bulan. Dalam pernyataan di X pada Minggu, Musk mengatakan SpaceX kini memprioritaskan pembangunan “kota yang tumbuh sendiri di Bulan,” yang menurutnya bisa terwujud dalam waktu kurang dari satu dekade jauh lebih cepat dibandingkan lebih dari 20 tahun untuk rencana serupa di Mars.

“Prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban dan Bulan lebih cepat,” tulis Musk. Ia menambahkan, perjalanan ke Mars hanya memungkinkan saat konfigurasi planet tertentu setiap 26 bulan dengan waktu tempuh sekitar enam bulan, sementara peluncuran ke Bulan bisa dilakukan setiap 10 hari dengan durasi perjalanan sekitar dua hari.

Belum jelas apa yang dimaksud Musk dengan “kota yang tumbuh sendiri,” maupun apakah rencana tersebut sejalan dengan program ambisi Bulan milik NASA. SpaceX juga belum memberikan komentar resmi terkait detail rencana itu.

Meski demikian, Musk menegaskan komitmen SpaceX untuk tetap membangun kota di Mars, dengan target dimulai dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Hingga Mei tahun lalu, ia masih menyatakan SpaceX menargetkan pendaratan Starship tanpa awak di Mars pada akhir 2026.

Perubahan prioritas ini muncul tak lama setelah SpaceX mengakuisisi XAI pekan lalu, langkah yang menggabungkan dua perusahaan ambisius Musk dan menjadikannya entitas swasta paling bernilai di dunia. Selama lebih dari satu dekade, Musk secara konsisten menyebut kolonisasi Mars sebagai tujuan utama SpaceX sejak berdiri pada 2002, bahkan menyebutnya penting demi kelangsungan umat manusia jika terjadi bencana global.

Berbeda dengan Musk, NASA sejak lama memusatkan perhatian pada ambisi Bulan, terutama sejak era pemerintahan Donald Trump. Meski target awal kembali ke Bulan pada 2024 tak tercapai, NASA kini menargetkan pendaratan manusia pada 2028 yang akan menjadi pendaratan pertama sejak program Apollo berakhir pada 1972. Ironisnya, Musk sebelumnya menyebut program Bulan NASA, Artemis, sebagai “gangguan,” dan menegaskan SpaceX “langsung ke Mars.”

Pivot Musk ke Bulan juga terjadi di tengah dinamika politik yang kian menonjol. Ia menggelontorkan dana besar untuk pemilu AS, mendukung Trump, sempat mendapat jabatan di Gedung Putih, lalu berselisih dan kembali berdamai pada musim gugur lalu.

Kontroversi Bulan

NASA telah menyiapkan roket dan wahana untuk mengirim astronot ke orbit Bulan, sementara SpaceX mengantongi kontrak hampir US$3 miliar untuk membangun pendarat Bulan. SpaceX berencana menggunakan Starship wahana terbesar yang pernah dibangun yang juga disebut Musk dirancang untuk misi Mars. Namun, Starship masih dalam tahap awal pengembangan dan kerap meledak saat uji coba, belum pernah mencapai orbit atau melakukan penerbangan operasional.

Keterlibatan Starship dalam program Bulan NASA menuai kontroversi. Tahun lalu, Menteri Transportasi AS Sean Duffy yang sempat menjabat sebagai administrator NASA sementara menyatakan kekhawatiran bahwa SpaceX tidak berada di jalur yang tepat untuk menyiapkan pendarat tepat waktu. Ia bahkan mengancam menyingkirkan SpaceX dari misi pendaratan Artemis III dan mempertimbangkan pesaingnya, Blue Origin milik Jeff Bezos, yang juga memegang kontrak miliaran dolar untuk pendarat Bulan.

NASA belum meninjau ulang kontrak Artemis III secara terbuka sejak administrator barunya, Jared Isaacman, dikukuhkan pada Desember. Isaacman dikenal sebagai sekutu Musk dan telah dua kali membayar penerbangan orbit Bumi dengan kapsul SpaceX.

Sementara itu, NASA bersiap meluncurkan misi berawak pertama program Artemis, Artemis II, yang akan mengorbit Bulan tanpa mendarat sebagai persiapan menuju pendaratan Artemis III. Misi Artemis II dijadwalkan meluncur paling cepat pada Maret.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comEksplorasiBulanElonMuskSpaceX

Related Posts

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

by Hidayat Taufik
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan korporasi yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan. Perusahaan...

Wayne Rooney menjalani operasi hidung setelah mengalami patah hidung dua kali selama karier sepakbolanya. Begini kondisi terbaru mantan pemain Inggris itu.

Hidung Wayne Rooney Berubah, Ternyata Baru Jalani Operasi

by Desti Dwi Natasya
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan pesepakbola Inggris Wayne Rooney memperlihatkan perubahan pada bentuk hidungnya setelah menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan akibat...

Suga BTS dan Go Ara

Suga BTS dan Go Ara Digoda Pacaran, Ini Buktinya

by Desti Dwi Natasya
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suga BTS dan aktris Korea Selatan Go Ara tengah menjadi sorotan setelah keduanya dirumorkan berpacaran dan diduga...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Pangeran Harry dan Sejumlah Selebritas Hadapi Biaya Hukum Usai Kalah Gugatan

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran Harry dan enam tokoh terkenal lainnya harus membayar biaya hukum awal sekitar £9,5 juta atau US$13...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Olivia Dean Tampil Bak Diva Klasik dengan Gaya Glamour di Tur Dunia

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Olivia Dean semakin mencuri perhatian lewat gaya panggungnya dalam tur dunia “The Art of Loving Live”. Penyanyi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

August 21, 2026
Bareskrim Tangkap Buron Narkoba Batam yang Kabur ke Malaysia

Bareskrim Tangkap Buron Narkoba Batam yang Kabur ke Malaysia

August 20, 2026
Penembakan KKB di Tolikara Polisi Jadi Korban

Penembakan KKB di Tolikara Polisi Jadi Korban

August 21, 2026
Aktivis Muslim di London Diduga Jadi Target Operasi UEA

Aktivis Muslim di London Diduga Jadi Target Operasi UEA

August 21, 2026
Merawat Rambut Keriting - pexels/Vlada Karpovich

4 Tips Merawat Rambut Keriting agar tetap Lembap Tidak Mudah Kusut

August 22, 2026
MYCL Hadirkan Inovasi Sirkulasi Berbasis Jamur dan Rumput Laut

MYCL Hadirkan Inovasi Sirkulasi Berbasis Jamur dan Rumput Laut

August 22, 2026
Turki minta Interpol tangkap Netanyahu

Turki Desak Interpol Tangkap Netanyahu atas Tuduhan Genosida

August 22, 2026
Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

August 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved