• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, June 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 9, 2026
in Teknologi
0
Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Elon Musk untuk suatu hari membangun pemukiman manusia di Mars tampaknya dipangkas, dengan fokus baru yang lebih dekat dan realistis: mengirim manusia untuk tinggal di Bulan. Dalam pernyataan di X pada Minggu, Musk mengatakan SpaceX kini memprioritaskan pembangunan “kota yang tumbuh sendiri di Bulan,” yang menurutnya bisa terwujud dalam waktu kurang dari satu dekade jauh lebih cepat dibandingkan lebih dari 20 tahun untuk rencana serupa di Mars.

“Prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban dan Bulan lebih cepat,” tulis Musk. Ia menambahkan, perjalanan ke Mars hanya memungkinkan saat konfigurasi planet tertentu setiap 26 bulan dengan waktu tempuh sekitar enam bulan, sementara peluncuran ke Bulan bisa dilakukan setiap 10 hari dengan durasi perjalanan sekitar dua hari.

Belum jelas apa yang dimaksud Musk dengan “kota yang tumbuh sendiri,” maupun apakah rencana tersebut sejalan dengan program ambisi Bulan milik NASA. SpaceX juga belum memberikan komentar resmi terkait detail rencana itu.

Meski demikian, Musk menegaskan komitmen SpaceX untuk tetap membangun kota di Mars, dengan target dimulai dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Hingga Mei tahun lalu, ia masih menyatakan SpaceX menargetkan pendaratan Starship tanpa awak di Mars pada akhir 2026.

Perubahan prioritas ini muncul tak lama setelah SpaceX mengakuisisi XAI pekan lalu, langkah yang menggabungkan dua perusahaan ambisius Musk dan menjadikannya entitas swasta paling bernilai di dunia. Selama lebih dari satu dekade, Musk secara konsisten menyebut kolonisasi Mars sebagai tujuan utama SpaceX sejak berdiri pada 2002, bahkan menyebutnya penting demi kelangsungan umat manusia jika terjadi bencana global.

Berbeda dengan Musk, NASA sejak lama memusatkan perhatian pada ambisi Bulan, terutama sejak era pemerintahan Donald Trump. Meski target awal kembali ke Bulan pada 2024 tak tercapai, NASA kini menargetkan pendaratan manusia pada 2028 yang akan menjadi pendaratan pertama sejak program Apollo berakhir pada 1972. Ironisnya, Musk sebelumnya menyebut program Bulan NASA, Artemis, sebagai “gangguan,” dan menegaskan SpaceX “langsung ke Mars.”

Pivot Musk ke Bulan juga terjadi di tengah dinamika politik yang kian menonjol. Ia menggelontorkan dana besar untuk pemilu AS, mendukung Trump, sempat mendapat jabatan di Gedung Putih, lalu berselisih dan kembali berdamai pada musim gugur lalu.

Kontroversi Bulan

NASA telah menyiapkan roket dan wahana untuk mengirim astronot ke orbit Bulan, sementara SpaceX mengantongi kontrak hampir US$3 miliar untuk membangun pendarat Bulan. SpaceX berencana menggunakan Starship wahana terbesar yang pernah dibangun yang juga disebut Musk dirancang untuk misi Mars. Namun, Starship masih dalam tahap awal pengembangan dan kerap meledak saat uji coba, belum pernah mencapai orbit atau melakukan penerbangan operasional.

Keterlibatan Starship dalam program Bulan NASA menuai kontroversi. Tahun lalu, Menteri Transportasi AS Sean Duffy yang sempat menjabat sebagai administrator NASA sementara menyatakan kekhawatiran bahwa SpaceX tidak berada di jalur yang tepat untuk menyiapkan pendarat tepat waktu. Ia bahkan mengancam menyingkirkan SpaceX dari misi pendaratan Artemis III dan mempertimbangkan pesaingnya, Blue Origin milik Jeff Bezos, yang juga memegang kontrak miliaran dolar untuk pendarat Bulan.

NASA belum meninjau ulang kontrak Artemis III secara terbuka sejak administrator barunya, Jared Isaacman, dikukuhkan pada Desember. Isaacman dikenal sebagai sekutu Musk dan telah dua kali membayar penerbangan orbit Bumi dengan kapsul SpaceX.

Sementara itu, NASA bersiap meluncurkan misi berawak pertama program Artemis, Artemis II, yang akan mengorbit Bulan tanpa mendarat sebagai persiapan menuju pendaratan Artemis III. Misi Artemis II dijadwalkan meluncur paling cepat pada Maret.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download mobile firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comEksplorasiBulanElonMuskSpaceX

Related Posts

Konflik Trump dan Republikan Memanas Jelang Pemilu Paruh Waktu 2026

Kontroversi Dana Anti-Weaponization, Trump Pertimbangkan Mundur dari Rencana US$1,8 Miliar

by Zahra Zahwa
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump memberi sinyal kepada pemimpin Partai Republik di Kongres bahwa mereka akan menghentikan rencana...

Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

by Hidayat Taufik
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anies Baswedan menyampaikan pandangannya mengenai Dino Patti Djalal yang belakangan menjadi perhatian publik. Menurut Anies, Dino merupakan...

Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

by Hidayat Taufik
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, 2 Juni 2026. Dalam keputusan...

Alwi Farhan Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Lakshya Sen

Alwi Farhan Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Lakshya Sen

by Desti Dwi Natasya
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, sukses menciptakan kejutan pada babak pertama Indonesia Open 2026. Bermain di...

Summarecon

Operasi Katarak Gratis Summarecon Hadir di Bandung

by Iwan Supriyatna
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Melanjutkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) kembali menggelar program...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

June 1, 2026
Prabowo Ikut Makan MBG Bersama Siswa SMPN 111 Jakarta, Begini Ekspresinya

Prabowo Ikut Makan MBG Bersama Siswa SMPN 111 Jakarta, Begini Ekspresinya

June 2, 2026
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Simak Cara Daftarnya

Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026

June 1, 2026
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

June 2, 2026
Konflik Trump dan Republikan Memanas Jelang Pemilu Paruh Waktu 2026

Kontroversi Dana Anti-Weaponization, Trump Pertimbangkan Mundur dari Rencana US$1,8 Miliar

June 2, 2026
Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

Anies Bela Dino Patti Djalal di Tengah Polemik, Singgung Rekam Jejak dan Prestasinya

June 2, 2026
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Deyang Kini Pimpin BGN

June 2, 2026
Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

Kenal Lebih Dekat Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru Pilihan Prabowo

June 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved