• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 9, 2026
in Teknologi
0
Musk Pangkas Ambisi Pemukiman Mars, Bidik Kota Manusia di Bulan

JAKARTA, Cobisnis.com – Ambisi Elon Musk untuk suatu hari membangun pemukiman manusia di Mars tampaknya dipangkas, dengan fokus baru yang lebih dekat dan realistis: mengirim manusia untuk tinggal di Bulan. Dalam pernyataan di X pada Minggu, Musk mengatakan SpaceX kini memprioritaskan pembangunan “kota yang tumbuh sendiri di Bulan,” yang menurutnya bisa terwujud dalam waktu kurang dari satu dekade jauh lebih cepat dibandingkan lebih dari 20 tahun untuk rencana serupa di Mars.

“Prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban dan Bulan lebih cepat,” tulis Musk. Ia menambahkan, perjalanan ke Mars hanya memungkinkan saat konfigurasi planet tertentu setiap 26 bulan dengan waktu tempuh sekitar enam bulan, sementara peluncuran ke Bulan bisa dilakukan setiap 10 hari dengan durasi perjalanan sekitar dua hari.

Belum jelas apa yang dimaksud Musk dengan “kota yang tumbuh sendiri,” maupun apakah rencana tersebut sejalan dengan program ambisi Bulan milik NASA. SpaceX juga belum memberikan komentar resmi terkait detail rencana itu.

Meski demikian, Musk menegaskan komitmen SpaceX untuk tetap membangun kota di Mars, dengan target dimulai dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Hingga Mei tahun lalu, ia masih menyatakan SpaceX menargetkan pendaratan Starship tanpa awak di Mars pada akhir 2026.

Perubahan prioritas ini muncul tak lama setelah SpaceX mengakuisisi XAI pekan lalu, langkah yang menggabungkan dua perusahaan ambisius Musk dan menjadikannya entitas swasta paling bernilai di dunia. Selama lebih dari satu dekade, Musk secara konsisten menyebut kolonisasi Mars sebagai tujuan utama SpaceX sejak berdiri pada 2002, bahkan menyebutnya penting demi kelangsungan umat manusia jika terjadi bencana global.

Berbeda dengan Musk, NASA sejak lama memusatkan perhatian pada ambisi Bulan, terutama sejak era pemerintahan Donald Trump. Meski target awal kembali ke Bulan pada 2024 tak tercapai, NASA kini menargetkan pendaratan manusia pada 2028 yang akan menjadi pendaratan pertama sejak program Apollo berakhir pada 1972. Ironisnya, Musk sebelumnya menyebut program Bulan NASA, Artemis, sebagai “gangguan,” dan menegaskan SpaceX “langsung ke Mars.”

Pivot Musk ke Bulan juga terjadi di tengah dinamika politik yang kian menonjol. Ia menggelontorkan dana besar untuk pemilu AS, mendukung Trump, sempat mendapat jabatan di Gedung Putih, lalu berselisih dan kembali berdamai pada musim gugur lalu.

Kontroversi Bulan

NASA telah menyiapkan roket dan wahana untuk mengirim astronot ke orbit Bulan, sementara SpaceX mengantongi kontrak hampir US$3 miliar untuk membangun pendarat Bulan. SpaceX berencana menggunakan Starship wahana terbesar yang pernah dibangun yang juga disebut Musk dirancang untuk misi Mars. Namun, Starship masih dalam tahap awal pengembangan dan kerap meledak saat uji coba, belum pernah mencapai orbit atau melakukan penerbangan operasional.

Keterlibatan Starship dalam program Bulan NASA menuai kontroversi. Tahun lalu, Menteri Transportasi AS Sean Duffy yang sempat menjabat sebagai administrator NASA sementara menyatakan kekhawatiran bahwa SpaceX tidak berada di jalur yang tepat untuk menyiapkan pendarat tepat waktu. Ia bahkan mengancam menyingkirkan SpaceX dari misi pendaratan Artemis III dan mempertimbangkan pesaingnya, Blue Origin milik Jeff Bezos, yang juga memegang kontrak miliaran dolar untuk pendarat Bulan.

NASA belum meninjau ulang kontrak Artemis III secara terbuka sejak administrator barunya, Jared Isaacman, dikukuhkan pada Desember. Isaacman dikenal sebagai sekutu Musk dan telah dua kali membayar penerbangan orbit Bumi dengan kapsul SpaceX.

Sementara itu, NASA bersiap meluncurkan misi berawak pertama program Artemis, Artemis II, yang akan mengorbit Bulan tanpa mendarat sebagai persiapan menuju pendaratan Artemis III. Misi Artemis II dijadwalkan meluncur paling cepat pada Maret.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download micromax firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comEksplorasiBulanElonMuskSpaceX

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved