• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Dow Jones Melonjak 1.200 Poin Saat Wall Street Bangkit Dari Kejatuhan Saham Teknologi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 8, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Dow Jones Melonjak 1.200 Poin Saat Wall Street Bangkit Dari Kejatuhan Saham Teknologi

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar saham Amerika Serikat mencatat reli tajam pada Jumat setelah tekanan besar di sektor teknologi akhirnya mereda. Investor kembali memborong saham yang sebelumnya tertekan, mendorong indeks Dow Jones melonjak 1.207 poin atau 2,47% dan menembus level 50.000 poin untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 2,18%, sementara S&P 500 menguat 1,97%. Dow Jones dan S&P 500 mencatatkan kinerja harian terbaik sejak Mei, sedangkan Nasdaq membukukan hari terbaiknya sejak November.

Kebangkitan ini terjadi setelah Nasdaq mengalami penurunan tiga hari terburuk sejak April, yang sempat memangkas nilai pasar lebih dari US$1,5 triliun sepanjang pekan. Aksi jual saham teknologi sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap masa depan industri perangkat lunak dan belanja besar perusahaan teknologi untuk kecerdasan buatan (AI).

Beberapa faktor utama yang mengguncang Wall Street dalam beberapa hari terakhir antara lain kekhawatiran AI akan mengganggu model bisnis perusahaan perangkat lunak, skeptisisme investor terhadap belanja masif pusat data oleh raksasa teknologi, serta valuasi saham teknologi yang sudah terlampau mahal setelah reli panjang dalam beberapa tahun terakhir.

“Beberapa bulan terakhir menunjukkan pergeseran dari anggapan bahwa semua saham teknologi pasti menang, menuju lanskap yang jauh lebih keras dengan pemenang dan pecundang yang jelas,” ujar Kepala Riset Makro Global Deutsche Bank, Jim Reid.

Tekanan juga datang dari pelemahan aset berisiko seperti bitcoin, yang sempat jatuh ke level terendah sejak Oktober 2024. Namun, bitcoin ikut bangkit pada Jumat dengan lonjakan sekitar 10% ke kisaran US$70.000.

Saham Perangkat Lunak Tertekan Kekhawatiran AI

Kecemasan investor semakin meningkat setelah startup AI Anthropic merilis alat baru yang diklaim mampu menggantikan berbagai tugas di sektor hukum. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa perusahaan dapat mengurangi langganan perangkat lunak khusus, yang berpotensi memangkas pendapatan perusahaan software.

Dampaknya, saham perusahaan perangkat lunak legal dan keuangan langsung dilepas investor. Kekhawatiran serupa sebenarnya sudah lama membayangi sektor ini. Salesforce, misalnya, tercatat turun 20% sepanjang 2025 dan anjlok 28% sejak awal tahun.

Belanja Besar Raksasa Teknologi Jadi Sorotan

Musim laporan keuangan perusahaan juga menambah tekanan pasar. Investor masih mempertanyakan apakah belanja besar-besaran untuk membangun pusat data AI akan benar-benar menghasilkan keuntungan.

Microsoft, Alphabet, dan Amazon dalam sepekan terakhir mengumumkan rencana peningkatan belanja infrastruktur. Namun, pasar menuntut bukti nyata bahwa investasi tersebut akan berujung pada pertumbuhan laba. Saham Microsoft sempat turun 10% setelah laporan keuangan akhir Januari, sementara saham Amazon melemah sekitar 5,6% usai merilis kinerja terbarunya.

“Pasar hanya menghargai investasi AI jika disertai pertumbuhan pendapatan yang jelas dan berkelanjutan,” kata analis Global X ETFs, Seana Smith.

Valuasi Tinggi Membuat Saham Rentan

Tema AI telah mendorong pasar saham naik signifikan selama tiga tahun terakhir. Namun, sebagian investor kini mulai ragu membayar harga tinggi tersebut. Saham AMD sempat anjlok 17% setelah proyeksi pendapatannya meleset dari ekspektasi, meski berhasil bangkit 8% pada Jumat.

Beberapa saham AI unggulan juga mengalami koreksi tajam. Palantir, yang melonjak ratusan persen dalam dua tahun terakhir, kini turun 35% dari rekor tertingginya. Sementara itu, saham Oracle merosot 59% sejak mencapai puncak pada September lalu.

“Transaksi yang terlalu padat sulit untuk ditinggalkan dengan rapi,” ujar Kepala Strategi Interactive Brokers, Steve Sosnick.

Pasar Mulai Selektif

Jika sebelumnya hampir semua saham terkait AI diuntungkan, kini investor mulai memilah perusahaan mana yang benar-benar memiliki prospek jangka panjang.

“Konsensus terhadap perusahaan perangkat lunak telah berbalik. Mereka kini dipandang sebagai korban AI, bukan penerima manfaat,” kata Sosnick.

Meski demikian, sejumlah analis menilai aksi jual sebelumnya terlalu berlebihan. CEO Nvidia Jensen Huang menyebut anggapan bahwa AI akan sepenuhnya menggantikan perangkat lunak sebagai sesuatu yang tidak logis. Sentimen serupa disampaikan Barclays, yang menilai skenario tersebut tidak realistis.

ETF sektor perangkat lunak pun naik sekitar 3% pada Jumat, menghentikan tren penurunan delapan hari berturut-turut. Saham chipmaker juga ikut melonjak, dengan Nvidia mencatat kenaikan hampir 8% dalam satu hari.

“Ketika tekanan dilepas secepat ini di sektor Big Tech, pantulannya bisa sangat dramatis,” ujar analis Franklin Templeton, Chris Galipeau.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comDowJonesWallStreet

Related Posts

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyampaikan bahwa hampir 6.000 jemaah haji Indonesia gelombang...

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

by Hidayat Taufik
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Majelis hakim menyatakan Ammar Zoni dijanjikan uang Rp10 juta. Uang itu terkait peredaran 100 gram sabu di...

MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa dunia kerja saat ini tidak lagi hanya bergantung pada ijazah formal....

Bank Jakarta

Bank Jakarta Perkuat Posisi Lewat Inovasi dan Integrasi Teknologi

by Iwan Supriyatna
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ditengah upaya transformasi yang sedang digulirkan, Bank Jakarta menerima penghargaan Indonesia 50 Best Chief Executive Officer Awards...

MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

PGE Catat Kinerja Positif, Tunjuk Direktur Keuangan Baru

by Dwi Natasya
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada 21...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tim Hukum Nadiem Protes Jadwal Sidang Dipercepat, Dinilai Tak Proporsional

Tim Hukum Nadiem Protes Jadwal Sidang Dipercepat, Dinilai Tak Proporsional

April 22, 2026
UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

UU PPRT Resmi Berlaku, Istilah Pembantu dan Majikan Kini Diganti

April 22, 2026
Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

Konsep Sharing Economy di Era Digital dan Dampaknya ke Bisnis

October 1, 2025
Serangan di Tepi Barat 2026, Pelajar Palestina Tewas Ditembak di Sekolah

Serangan di Tepi Barat 2026, Pelajar Palestina Tewas Ditembak di Sekolah

April 22, 2026
Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

Gelombang Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hampir 6.000 Orang Datang

April 23, 2026
Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

Mengejutkan! Ammar Zoni Dijanjikan Uang Rp10 Juta dalam Kasus Sabu Rutan Salemba

April 23, 2026
MII Gandeng Yonyou, Perkuat Solusi ERP Berbasis Cloud

Wamenaker: Dunia Kerja Kini Utamakan Kompetensi, Bukan Sekadar Ijazah

April 23, 2026
Bank Jakarta

Bank Jakarta Perkuat Posisi Lewat Inovasi dan Integrasi Teknologi

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved