• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 15, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Ada Ketidakpastian Global, Mirae Asset Rekomendasikan Saham Berdividen Tinggi

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk berinvestasi pada saham-saham dengan dividen tinggi di tengah ketidakpastian global.

“Ada 80 saham yang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan keuntungan investasi ketika pasar saham penuh ketidakpastian tahun ini,” ujar Head of Proprietary Investment Mirae Asset Handiman Soetoyo saat Media Day, Selasa, 14 Januari 2025.

Handiman mengatakan, terdapat 80 saham Perusahaan berdividen tinggi yang tersebar di seluruh sektor usaha, kecuali sektor properti. Dari 80 saham tersebut, yaitu PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Menurut Handiman, kelima saham tersebut akan menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2025 yaitu total dividen yang diperkirakan sebesar Rp322,4 triliun atau turun 11,4 persen dibandingkan tahun 2024.

Handiman memprediksi dividen pada 2025 akan menurun dibandingkan tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh adanya kejadian luar biasa pada tahun lalu, seperti pembayaran dividen spesial PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang mencapai Rp41,53 triliun.

Meskipun demikian, Handiman menyampaikan perusahaan-perusahaan berdividen tinggi tersebut diperkirakan akan kembali menawarkan dividen menarik tahun ini, mengingat catatan historis pembayaran dividen tahun lalu.

Pada 2025, Handiman mencatat total nilai dividen yang dibagikan perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2024 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu Rp364,2 triliun atau naik 1,9 persen (yoy).

Nilai dividen tersebut mencakup dividen tahun buku 2023, termasuk dividen interim.

Untuk musim dividen, Handiman mengatakan puncak musim dividen biasanya terjadi pada Maret-Juni dan di sepanjang kuartal IV.

Adapun sepanjang 2024, Handiman menyampaikan sektor keuangan dan energi masih menjadi dua sektor dengan kontribusi dividen terbesar dengan kontributor utama seperti ADRO, BBRI, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

“Hal ini mengonfirmasi kedua sektor tersebut masih menjadi sektor yang paling menarik bagi investor yang mengincar dividen,” tuturnya.

Tahun lalu, jumlah perusahaan tercatat yang membagikan dividen meningkat yaitu mencapai 342 perusahaan dibandingkan pada 2023 sebanyak 323 perusahaan, seiring dengan bertambahnya emiten baru di pasar saham.

Meskipun jumlah perusahaan pembagi dividen meningkat, rasio perusahaan yang membagikan dividen terhadap total perusahaan yang tercatat di bursa menurun menjadi 38,3 persen pada 2024, dari sebelumnya 39,4 persen pada 2023, akibat semakin sedikitnya perusahaan baru yang membagikan dividen.

Pada 2024, ADRO dan BBRI menjadi emiten dengan dividen terbesar, masing-masing dengan nilai Rp54,4 triliun dan Rp48,1 triliun.

Sementara dari sisi imbal hasil dividen (dividend yield), emiten pembagi dividen terbesar adalah ADRO sebesar 49,4 persen, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) 20,5 persen, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) 19,8 persen.

Handiman menyampaikan dengan setoran dividen besar dari BBRI dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya, total setoran dividen perusahaan pelat merah ke pemerintah hingga November 2024 telah melebihi target, mencapai Rp86,4 triliun.

Dari jumlah tersebut, Handiman menyampaikan perusahaan BUMN yang sahamnya tercatat di bursa berkontribusi sebesar 68,6 persen terhadap total dividen yang disetorkan ke kas negara, dengan sektor BUMN perbankan masih mendominasi kontribusi sebesar 57,4 persen.

“Mengingat target penerimaan dividen BUMN 2025 yang masih meningkat yaitu Rp90 triliun, kami meyakini BUMN yang listed akan tetap memberikan dividen yang besar tahun ini,” tuturnya.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
udemy free download
download coolpad firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.comDividen tinggiPT mirae asset sekuritas Indonesia

Related Posts

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di masyarakat memicu kepanikan warga di sejumlah wilayah...

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Indonesia resmi memberlakukan kebijakan efisiensi bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 April 2026. Kebijakan ini...

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalah dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah 0-1 pada final FIFA Series 2026. Laga tersebut berlangsung...

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan...

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengitari bulan dalam perjalanan selama 10 hari. Karena itu, banyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

Furab Jadi Tren di Media Sosial, Ini Arti dan Asal-usulnya

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

TNI Gugur di Tengah Konflik Israel-Hizbullah, Keamanan Pasukan PBB Disorot

March 30, 2026
Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

Warga Terlihat Panik, Isu BBM Naik Picu Antrean di Sejumlah SPBU

March 31, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved