• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Amerika Resmi Menjadi Milik Trump

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 3, 2026
in News
0
Ekonomi Amerika Resmi Menjadi Milik Trump

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Amerika Serikat segera secara resmi menjadi “ekonomi Trump”. Presiden Donald Trump menyatakan dirinya berencana mencalonkan ketua baru Federal Reserve (The Fed) dalam bulan ini. Ketika itu terjadi, Trump praktis kehabisan alasan: kondisi ekonomi AS sepenuhnya akan melekat pada kepemimpinannya, baik hasilnya membawa keuntungan maupun kerugian politik.

Sepanjang tahun pertama masa jabatan keduanya, Trump kerap menyalahkan dua sosok atas masalah keterjangkauan hidup di Amerika, yakni mantan Presiden Joe Biden dan Ketua The Fed Jerome Powell. Trump menuduh keduanya salah kelola ekonomi dan membiarkan harga-harga melonjak tak terkendali.

Namun, alasan-alasan tersebut kini mulai kehilangan daya tarik.

Alasan pertama: Joe Biden.
Trump terus menyerang Biden terkait inflasi tinggi. Padahal, Biden sudah tidak menjabat selama 12 bulan. Jajak pendapat menunjukkan publik Amerika tak lagi memberi Trump kelonggaran. 61% warga AS menyebut kebijakan Trump justru “memperburuk kondisi ekonomi negara”, angka yang lebih tinggi dibanding mereka yang masih menyalahkan Biden.

Alasan kedua: Jerome Powell.
Trump mulai mengkritik Powell yang sebenarnya ia tunjuk sendiri pada 2017 tak lama setelah kembali ke Gedung Putih. Powell diserang karena mempertahankan suku bunga lebih tinggi dari yang diinginkan Trump.

Powell sendiri mengakui The Fed terlambat merespons lonjakan inflasi pada 2021–2022. Namun, Trump menilai Powell kembali “terlalu lambat”, dengan alasan penurunan suku bunga bisa membantu menurunkan bunga KPR dan menggerakkan kembali pasar perumahan yang lesu.

Trump bahkan menyebut penunjukan Powell sebagai kesalahan dan berjanji ketua The Fed berikutnya akan memangkas suku bunga dengan cepat. Ketika ketua baru itu ditunjuk diperkirakan Mei mendatang saat masa jabatan Powell berakhir Trump secara politik akan sepenuhnya “memiliki” ekonomi AS. Sebuah posisi yang berisiko tinggi.

Dampak Penurunan Suku Bunga

Salah satu risiko dari narasi Trump adalah janji berlebihan terkait kemampuan ketua The Fed baru. Meski ketua memiliki pengaruh besar, ia hanyalah satu dari 12 suara dalam Komite Pasar Terbuka Federal dan tidak bisa menentukan suku bunga secara sepihak.

Penurunan suku bunga pun belum tentu menyelesaikan masalah keterjangkauan hidup. Bahkan, ada potensi memperburuknya. Suku bunga lebih rendah memang bisa menekan biaya pinjaman bisnis dan mendorong perekrutan tenaga kerja, tetapi juga berisiko menaikkan harga akibat meningkatnya permintaan.

The Fed sendiri sudah memangkas suku bunga dalam tiga pertemuan berturut-turut di akhir 2025. Penurunan lanjutan berisiko memicu kembali inflasi dalam jangka panjang.

Di sektor perumahan, suku bunga lebih rendah bisa membantu menurunkan bunga KPR, meski hubungan keduanya tidak langsung. Penurunan satu poin persentase saja dapat menghemat ratusan dolar per bulan bagi pemilik rumah. Namun, masalah utama harga rumah tinggi berasal dari kekurangan pasokan. Menurut Goldman Sachs, AS membutuhkan tambahan sekitar 4 juta rumah untuk menyeimbangkan pertumbuhan populasi.

Alih-alih membantu, suku bunga KPR yang lebih rendah juga berpotensi memperlebar kesenjangan kekayaan, karena pemilik rumah lama bisa melakukan refinancing, sementara pasokan rumah baru tetap minim.

Presiden Tak Sepenuhnya Mengendalikan Ekonomi

Pada akhirnya, presiden AS tidak benar-benar bisa mengontrol ekonomi senilai US$30 triliun. Kebijakan Trump memang berdampak pada dompet masyarakat, baik positif maupun negatif. Tarif impor, misalnya, meningkatkan pengeluaran rumah tangga Amerika rata-rata US$1.100 sepanjang 2025, menurut Tax Foundation. Di sisi lain, paket pajak dan belanja Trump diperkirakan menaikkan pengembalian pajak pada 2026, tetapi juga berpotensi mengeluarkan jutaan warga dari program Medicaid.

Meski signifikan, kebijakan-kebijakan itu tidak menyentuh akar masalah ekonomi: perekrutan stagnan, pengangguran meningkat, pertumbuhan upah melemah, inflasi masih tinggi, dan masyarakat berpenghasilan rendah hidup dari gaji ke gaji.

Itulah sebabnya klaim Trump bahwa ekonomi “sangat bagus” dengan nilai “A+++++” terasa hampa bagi banyak warga Amerika. Dengan pemilu paruh waktu yang semakin dekat, publik kembali memilih berdasarkan kondisi dompet mereka.

Permainan saling menyalahkan Trump kini mulai kehilangan sasaran. Secara politik, ekonomi ini akan menjadi miliknya tepat di saat kondisi pasar tenaga kerja dan keterjangkauan hidup terlihat semakin rapuh.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comDonal Trump

Related Posts

Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

by Hidayat Taufik
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) nantinya memiliki...

Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Kerajaan Bisnis Dolly Parton Tumbuh dari Appalachia dan Dollywood

by Zahra Zahwa
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dolly Parton tidak hanya dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu country. Ia juga membangun kerajaan bisnis yang...

Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Good Good Kehilangan Kerja Sama Callaway dan PGA Tour Usai Kontroversi Iklan

by Zahra Zahwa
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dampak kontroversi iklan golf terus meluas bagi perusahaan media golf Good Good. Dalam hitungan jam, Good Good...

Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Ice Station di Abu Dhabi Kembangkan Es Krim dengan Bahan Kurma

by Zahra Zahwa
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di balik pelabuhan Zayed, Abu Dhabi, sebuah kedai es krim menghadirkan inovasi berbahan kurma. Amira Al Dosari...

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Enam Bulan Konflik Iran, Perang Trump Berdampak hingga Ekonomi Global

by Zahra Zahwa
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Enam bulan setelah Amerika Serikat memulai perang dengan Iran, konflik tersebut belum menunjukkan penyelesaian. Presiden AS Donald...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

August 28, 2026
Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran, Bidik Semifinal AVC Continental 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran, Bidik Semifinal AVC Continental 2026

August 27, 2026
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

August 28, 2026
Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

August 28, 2026
Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Kerajaan Bisnis Dolly Parton Tumbuh dari Appalachia dan Dollywood

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Good Good Kehilangan Kerja Sama Callaway dan PGA Tour Usai Kontroversi Iklan

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Ice Station di Abu Dhabi Kembangkan Es Krim dengan Bahan Kurma

August 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved