JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Voli Putri Indonesia berpeluang mencetak sejarah di AVC Women’s Volleyball Continental Championship 2026. Indonesia akan menghadapi Iran pada babak perempat final di Tianjin Arena, Jumat (28/8/2026).
Indonesia melaju ke babak delapan besar setelah finis sebagai runner up Pool B. Sementara Iran menempati posisi runner up Pool A.
Iran bukan lawan baru bagi Timnas Voli Putri Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, kedua tim tercatat sudah tiga kali bertemu di kompetisi tingkat Asia.
Dari tiga pertemuan tersebut, Indonesia mencatat dua kemenangan saat tampil di AVC Cup. Sementara Iran berhasil mengamankan satu kemenangan atas Indonesia.
Catatan pertemuan tersebut menjadi modal bagi Timnas Voli Putri Indonesia sebelum menghadapi Iran. Namun, laga perempat final tetap menjadi tantangan penting bagi skuad Merah Putih.
Pertandingan ini juga menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki catatan sejarah di ajang kontinental Asia. Sejak pertama kali tampil di Kejuaraan Voli Asia, pencapaian terbaik Indonesia adalah peringkat kelima pada edisi 1979.
Jika mampu mengalahkan Iran, Indonesia akan memastikan tiket ke semifinal. Hasil tersebut sekaligus menjadi pencapaian baru karena Indonesia belum pernah menembus babak empat besar dalam ajang tersebut.
Indonesia kembali tampil di AVC Continental 2026 setelah absen pada edisi 2023. Penampilan terakhir Indonesia terjadi pada AVC Continental 2019 di Korea Selatan, saat tim Merah Putih finis di peringkat kedelapan.
Laga Indonesia melawan Iran akan berlangsung pada Jumat (28/8/2026) pukul 14.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk melangkah lebih jauh sekaligus mencatat sejarah baru di level Asia.
Bagi Timnas Voli Putri Indonesia, kemenangan atas Iran bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya. Hasil tersebut juga akan menjadi pencapaian penting setelah perjalanan panjang Indonesia di kompetisi voli putri Asia.











