• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Amerika Resmi Menjadi Milik Trump

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 3, 2026
in News
0
Ekonomi Amerika Resmi Menjadi Milik Trump

JAKARTA, Cobisnis.com – Perekonomian Amerika Serikat segera secara resmi menjadi “ekonomi Trump”. Presiden Donald Trump menyatakan dirinya berencana mencalonkan ketua baru Federal Reserve (The Fed) dalam bulan ini. Ketika itu terjadi, Trump praktis kehabisan alasan: kondisi ekonomi AS sepenuhnya akan melekat pada kepemimpinannya, baik hasilnya membawa keuntungan maupun kerugian politik.

Sepanjang tahun pertama masa jabatan keduanya, Trump kerap menyalahkan dua sosok atas masalah keterjangkauan hidup di Amerika, yakni mantan Presiden Joe Biden dan Ketua The Fed Jerome Powell. Trump menuduh keduanya salah kelola ekonomi dan membiarkan harga-harga melonjak tak terkendali.

Namun, alasan-alasan tersebut kini mulai kehilangan daya tarik.

Alasan pertama: Joe Biden.
Trump terus menyerang Biden terkait inflasi tinggi. Padahal, Biden sudah tidak menjabat selama 12 bulan. Jajak pendapat menunjukkan publik Amerika tak lagi memberi Trump kelonggaran. 61% warga AS menyebut kebijakan Trump justru “memperburuk kondisi ekonomi negara”, angka yang lebih tinggi dibanding mereka yang masih menyalahkan Biden.

Alasan kedua: Jerome Powell.
Trump mulai mengkritik Powell yang sebenarnya ia tunjuk sendiri pada 2017 tak lama setelah kembali ke Gedung Putih. Powell diserang karena mempertahankan suku bunga lebih tinggi dari yang diinginkan Trump.

Powell sendiri mengakui The Fed terlambat merespons lonjakan inflasi pada 2021–2022. Namun, Trump menilai Powell kembali “terlalu lambat”, dengan alasan penurunan suku bunga bisa membantu menurunkan bunga KPR dan menggerakkan kembali pasar perumahan yang lesu.

Trump bahkan menyebut penunjukan Powell sebagai kesalahan dan berjanji ketua The Fed berikutnya akan memangkas suku bunga dengan cepat. Ketika ketua baru itu ditunjuk diperkirakan Mei mendatang saat masa jabatan Powell berakhir Trump secara politik akan sepenuhnya “memiliki” ekonomi AS. Sebuah posisi yang berisiko tinggi.

Dampak Penurunan Suku Bunga

Salah satu risiko dari narasi Trump adalah janji berlebihan terkait kemampuan ketua The Fed baru. Meski ketua memiliki pengaruh besar, ia hanyalah satu dari 12 suara dalam Komite Pasar Terbuka Federal dan tidak bisa menentukan suku bunga secara sepihak.

Penurunan suku bunga pun belum tentu menyelesaikan masalah keterjangkauan hidup. Bahkan, ada potensi memperburuknya. Suku bunga lebih rendah memang bisa menekan biaya pinjaman bisnis dan mendorong perekrutan tenaga kerja, tetapi juga berisiko menaikkan harga akibat meningkatnya permintaan.

The Fed sendiri sudah memangkas suku bunga dalam tiga pertemuan berturut-turut di akhir 2025. Penurunan lanjutan berisiko memicu kembali inflasi dalam jangka panjang.

Di sektor perumahan, suku bunga lebih rendah bisa membantu menurunkan bunga KPR, meski hubungan keduanya tidak langsung. Penurunan satu poin persentase saja dapat menghemat ratusan dolar per bulan bagi pemilik rumah. Namun, masalah utama harga rumah tinggi berasal dari kekurangan pasokan. Menurut Goldman Sachs, AS membutuhkan tambahan sekitar 4 juta rumah untuk menyeimbangkan pertumbuhan populasi.

Alih-alih membantu, suku bunga KPR yang lebih rendah juga berpotensi memperlebar kesenjangan kekayaan, karena pemilik rumah lama bisa melakukan refinancing, sementara pasokan rumah baru tetap minim.

Presiden Tak Sepenuhnya Mengendalikan Ekonomi

Pada akhirnya, presiden AS tidak benar-benar bisa mengontrol ekonomi senilai US$30 triliun. Kebijakan Trump memang berdampak pada dompet masyarakat, baik positif maupun negatif. Tarif impor, misalnya, meningkatkan pengeluaran rumah tangga Amerika rata-rata US$1.100 sepanjang 2025, menurut Tax Foundation. Di sisi lain, paket pajak dan belanja Trump diperkirakan menaikkan pengembalian pajak pada 2026, tetapi juga berpotensi mengeluarkan jutaan warga dari program Medicaid.

Meski signifikan, kebijakan-kebijakan itu tidak menyentuh akar masalah ekonomi: perekrutan stagnan, pengangguran meningkat, pertumbuhan upah melemah, inflasi masih tinggi, dan masyarakat berpenghasilan rendah hidup dari gaji ke gaji.

Itulah sebabnya klaim Trump bahwa ekonomi “sangat bagus” dengan nilai “A+++++” terasa hampa bagi banyak warga Amerika. Dengan pemilu paruh waktu yang semakin dekat, publik kembali memilih berdasarkan kondisi dompet mereka.

Permainan saling menyalahkan Trump kini mulai kehilangan sasaran. Secara politik, ekonomi ini akan menjadi miliknya tepat di saat kondisi pasar tenaga kerja dan keterjangkauan hidup terlihat semakin rapuh.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comDonal Trump

Related Posts

Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Iran Kirim Menlu ke Pakistan, Sampaikan Syarat Akhiri Konflik dengan AS

by Desti Dwi Natasya
April 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kantor berita Tasnim News Agency melaporkan kunjungan Menlu Iran ke Pakistan. Langkah ini dilakukan untuk menyampaikan syarat...

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

by Hidayat Taufik
April 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Proses evakuasi korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line masih berlangsung. Insiden itu...

Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

by Desti Dwi Natasya
April 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecelakaan melibatkan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Agro Bromo terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat,...

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

by Hidayat Taufik
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Stasiun Bekasi Timur digegerkan insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line pada Senin malam...

DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70%

by Dwi Natasya
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Diamond Citra Propertindo Tbk mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Laba neto perseroan melonjak 216,70 persen secara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

April 27, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

April 27, 2026
Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

April 27, 2026
Jadwal Lengkap Semifinal Liga Champions 2026: PSG vs Bayern, Atletico vs Arsenal

Jadwal Lengkap Semifinal Liga Champions 2026: PSG vs Bayern, Atletico vs Arsenal

April 27, 2026
Cedera Parah, Xavi Simons Dipastikan Absen Bela Tottenham

Iran Kirim Menlu ke Pakistan, Sampaikan Syarat Akhiri Konflik dengan AS

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 38 Korban Dievakuasi dan 4 Meninggal

April 28, 2026
Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

Insiden KRL dan Agro Bromo, KAI Prioritaskan Penanganan Korban

April 28, 2026
Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

Kereta Jarak Jauh dan KRL Commuter Line Bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved