• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Taiwan Larang Warganya Pakai Aplikasi Medsos China di Tengah Maraknya Kasus Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 7, 2025
in Teknologi
0
Taiwan Larang Warganya Pakai Aplikasi Medsos China di Tengah Maraknya Kasus Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Taiwan memutuskan memblokir selama satu tahun sebuah aplikasi media sosial populer milik perusahaan China setelah platform tersebut gagal bekerja sama dengan otoritas terkait penyelidikan kasus penipuan.

Aplikasi Xiaohongshu, atau RedNote, yang kini memiliki sekitar 3 juta pengguna di Taiwan, sangat populer di kalangan anak muda. Namun, platform yang mirip Instagram ini juga menimbulkan kekhawatiran pemerintah karena dinilai berpotensi digunakan untuk propaganda pro-Beijing atau penyebaran disinformasi isu yang menurut Taiwan telah mereka hadapi selama bertahun-tahun.

Partai Komunis China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya meski tidak pernah memerintahnya, dan telah berulang kali menyatakan siap mengambilnya dengan kekuatan militer jika diperlukan.

Kementerian Dalam Negeri Taiwan pada Kamis menyebut penolakan Xiaohongshu untuk bekerja sama dengan hukum lokal sebagai alasan utama pelarangan tersebut. Pemerintah menilai aplikasi itu terkait lebih dari 1.700 kasus penipuan dengan kerugian mencapai 247,7 juta dolar Taiwan (sekitar USD 7,9 juta).

Karena tidak dapat memperoleh data yang diperlukan, otoritas mengaku mengalami hambatan serius dalam penyelidikan sehingga menciptakan “kekosongan hukum.” Belum diketahui kapan tepatnya larangan mulai diberlakukan, dan hingga Jumat sore pengguna di Taiwan masih dapat mengakses aplikasi tersebut.

Larangan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global terkait kerentanan keamanan siber dan kampanye disinformasi dari aplikasi China seperti Xiaohongshu dan TikTok. Regulasi di China mewajibkan perusahaan untuk menyimpan data di dalam negeri dan memberikan akses kepada pemerintah, sementara Beijing juga aktif menyensor konten yang dianggap tidak menguntungkan.

Tahun lalu, Kongres AS meloloskan undang-undang yang memaksa ByteDance menjual TikTok kepada pemilik Amerika atau menghadapi pelarangan total. India telah memblokir TikTok dan sejumlah aplikasi China lainnya sejak 2020. Negara-negara Barat, termasuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, juga melarang TikTok di perangkat pemerintah. Negara bagian Texas di AS bahkan memasukkan Xiaohongshu dalam daftar larangan untuk perangkat resmi.

Taiwan sendiri telah lebih dulu melarang Xiaohongshu, TikTok, dan Douyin pada perangkat resmi sejak 2019.

Pekan ini, Kementerian Urusan Digital Taiwan menandai lima aplikasi yang dianggap berisiko tinggi terhadap keamanan siber, termasuk Xiaohongshu, TikTok, Weibo, dan WeChat. Aplikasi-aplikasi ini dinilai bisa mengumpulkan data sensitif dan membagikannya ke pihak ketiga tanpa persetujuan.

Berdasarkan penilaian Badan Keamanan Nasional Taiwan, Xiaohongshu gagal dalam seluruh evaluasi keamanan.

Namun, larangan ini memicu reaksi dari sebagian pengguna dan oposisi politik yang menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran kebebasan berbicara. Legislator oposisi dari Partai Kuomintang, Lai Shyh-bao, menyatakan bahwa Taiwan kini justru bergerak menuju kondisi di mana masyarakat membutuhkan VPN sebuah ironi mengingat dahulu warga Taiwan mengejek warga China yang harus menggunakan VPN untuk mengakses internet bebas.

Pemerintah Taiwan menegaskan bahwa platform besar seperti Facebook, Google, LINE, dan TikTok telah mematuhi aturan lokal dan menunjuk perwakilan hukum di Taiwan. Otoritas juga meminta Xiaohongshu, yang berbasis di Shanghai, untuk mengajukan rencana perbaikan yang konkret, namun hingga kini belum ada respons.

Wakil Menteri Dalam Negeri Taiwan, Ma Shih-yuan, menyebut bahwa permasalahan yang dihadapi Taiwan ini juga terjadi di banyak negara. Ia menilai Xiaohongshu sebagai “platform berbahaya” yang beroperasi tanpa pengawasan hukum yang jelas dan memiliki niat yang tidak transparan.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Aplikasi Xiaohongshucobisnis.comshinaTaiwan

Related Posts

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

by Hidayat Taufik
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Masa jabatan kepala desa kembali menjadi sorotan setelah kelompok Kepala Desa Akhir Masa Jabatan (Kades AMJ) menyampaikan...

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

by Rizki Meirino
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan positif pada semester pertama 2026 dengan total pendapatan premi...

Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

by Iwan Supriyatna
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Brantas Abipraya (Persero) kembali memperoleh pengakuan atas penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) melalui ajang...

no na bersiap merilis album debut island girl pada 18 September 2026 dengan film pendek speaker freaker the long song.

no na Rilis Film Jelang Debut Album

by Desti Dwi Natasya
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Girl grup pop global asal Indonesia, no na, bersiap merilis album debut bertajuk island girl pada 18...

Mahfud Nilai Judol Layak Masuk RUU Perampasan Aset

Mahfud Nilai Judol Layak Masuk RUU Perampasan Aset

by Hidayat Taufik
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD mendorong agar tindak pidana judi online (judol) turut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
Berishkan Isi Kulkas - pexels/Lucie Liz

Cara Bersihkan Freezer dengan Mudah, Mulai dari Rak hingga Tumpahan yang Lengket

September 10, 2026
BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

September 11, 2026
Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

September 11, 2026
Teh Chamomile - pexels/Melike B

4 Jenis Teh yang Membantu Tidur Malam Menjadi Lebih Nyenyak

September 11, 2026
Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

September 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved