• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Taiwan Larang Warganya Pakai Aplikasi Medsos China di Tengah Maraknya Kasus Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 7, 2025
in Teknologi
0
Taiwan Larang Warganya Pakai Aplikasi Medsos China di Tengah Maraknya Kasus Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Taiwan memutuskan memblokir selama satu tahun sebuah aplikasi media sosial populer milik perusahaan China setelah platform tersebut gagal bekerja sama dengan otoritas terkait penyelidikan kasus penipuan.

Aplikasi Xiaohongshu, atau RedNote, yang kini memiliki sekitar 3 juta pengguna di Taiwan, sangat populer di kalangan anak muda. Namun, platform yang mirip Instagram ini juga menimbulkan kekhawatiran pemerintah karena dinilai berpotensi digunakan untuk propaganda pro-Beijing atau penyebaran disinformasi isu yang menurut Taiwan telah mereka hadapi selama bertahun-tahun.

Partai Komunis China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya meski tidak pernah memerintahnya, dan telah berulang kali menyatakan siap mengambilnya dengan kekuatan militer jika diperlukan.

Kementerian Dalam Negeri Taiwan pada Kamis menyebut penolakan Xiaohongshu untuk bekerja sama dengan hukum lokal sebagai alasan utama pelarangan tersebut. Pemerintah menilai aplikasi itu terkait lebih dari 1.700 kasus penipuan dengan kerugian mencapai 247,7 juta dolar Taiwan (sekitar USD 7,9 juta).

Karena tidak dapat memperoleh data yang diperlukan, otoritas mengaku mengalami hambatan serius dalam penyelidikan sehingga menciptakan “kekosongan hukum.” Belum diketahui kapan tepatnya larangan mulai diberlakukan, dan hingga Jumat sore pengguna di Taiwan masih dapat mengakses aplikasi tersebut.

Larangan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global terkait kerentanan keamanan siber dan kampanye disinformasi dari aplikasi China seperti Xiaohongshu dan TikTok. Regulasi di China mewajibkan perusahaan untuk menyimpan data di dalam negeri dan memberikan akses kepada pemerintah, sementara Beijing juga aktif menyensor konten yang dianggap tidak menguntungkan.

Tahun lalu, Kongres AS meloloskan undang-undang yang memaksa ByteDance menjual TikTok kepada pemilik Amerika atau menghadapi pelarangan total. India telah memblokir TikTok dan sejumlah aplikasi China lainnya sejak 2020. Negara-negara Barat, termasuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, juga melarang TikTok di perangkat pemerintah. Negara bagian Texas di AS bahkan memasukkan Xiaohongshu dalam daftar larangan untuk perangkat resmi.

Taiwan sendiri telah lebih dulu melarang Xiaohongshu, TikTok, dan Douyin pada perangkat resmi sejak 2019.

Pekan ini, Kementerian Urusan Digital Taiwan menandai lima aplikasi yang dianggap berisiko tinggi terhadap keamanan siber, termasuk Xiaohongshu, TikTok, Weibo, dan WeChat. Aplikasi-aplikasi ini dinilai bisa mengumpulkan data sensitif dan membagikannya ke pihak ketiga tanpa persetujuan.

Berdasarkan penilaian Badan Keamanan Nasional Taiwan, Xiaohongshu gagal dalam seluruh evaluasi keamanan.

Namun, larangan ini memicu reaksi dari sebagian pengguna dan oposisi politik yang menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran kebebasan berbicara. Legislator oposisi dari Partai Kuomintang, Lai Shyh-bao, menyatakan bahwa Taiwan kini justru bergerak menuju kondisi di mana masyarakat membutuhkan VPN sebuah ironi mengingat dahulu warga Taiwan mengejek warga China yang harus menggunakan VPN untuk mengakses internet bebas.

Pemerintah Taiwan menegaskan bahwa platform besar seperti Facebook, Google, LINE, dan TikTok telah mematuhi aturan lokal dan menunjuk perwakilan hukum di Taiwan. Otoritas juga meminta Xiaohongshu, yang berbasis di Shanghai, untuk mengajukan rencana perbaikan yang konkret, namun hingga kini belum ada respons.

Wakil Menteri Dalam Negeri Taiwan, Ma Shih-yuan, menyebut bahwa permasalahan yang dihadapi Taiwan ini juga terjadi di banyak negara. Ia menilai Xiaohongshu sebagai “platform berbahaya” yang beroperasi tanpa pengawasan hukum yang jelas dan memiliki niat yang tidak transparan.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Aplikasi Xiaohongshucobisnis.comshinaTaiwan

Related Posts

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur dapat mengganggu waktu istirahat. Jika sering terjadi, kondisi...

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai menguji metode penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

Persija Hajar Arema FC 5-1, Macan Kemayoran Rebut Puncak Klasemen

October 21, 2026
Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti saat Al-Nassr menang atas Neom SC. Isu perselisihannya dengan timnas Portugal kembali menjadi sorotan.

Ronaldo Gagal Penalti, Konflik Timnas Portugal Disorot

October 22, 2026
Vladimir Putin mengumumkan tanker pertama berisi 40 ribu ton solar Rusia siap berangkat pekan ini untuk memasok pasar global, termasuk AS.

Putin Siapkan 40 Ribu Ton Solar untuk Pasar Global

October 22, 2026
Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

October 22, 2026
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Akhiri Konflik, Ukraina Siap Bernegosiasi dengan Rusia

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved