• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 2, 2025
in News
0
Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

JAKARTA, Cobisnis.com – Yaman tercatat sebagai negara dengan jam kerja paling singkat di dunia pada 2025, hanya sekitar 25,9 jam per minggu. Angka ini setara dengan kurang lebih 4 jam kerja per hari, jauh lebih rendah dibanding banyak negara lainnya.

Durasi tersebut menunjukkan pola kerja yang lebih ringan dan fleksibel, dipengaruhi situasi ekonomi serta struktur tenaga kerja yang didominasi sektor informal. Kondisi ini otomatis membuat rata-rata jam kerja nasional menurun signifikan.

Di bawah Yaman, negara Eropa seperti Belanda dan Norwegia juga mencatat jam kerja rendah, berada di rentang 27–29 jam per minggu. Negara-negara ini dikenal punya kebijakan kerja yang menekankan keseimbangan hidup dan produktivitas.

Sementara itu, Indonesia berada jauh di atas kelompok jam kerja terpendek. Rata-rata jam kerja nasional tercatat sekitar 37,7 jam per minggu, menempatkan Indonesia di peringkat 74 dunia.

Angka tersebut masih tergolong moderat secara global. Namun dibanding negara dengan work-life balance tinggi, beban kerja Indonesia relatif lebih padat meskipun masih sesuai regulasi nasional.

Dengan durasi 37,7 jam per minggu, mayoritas pekerja Indonesia bekerja sekitar 7–8 jam per hari dalam sistem lima hari kerja. Ini konsisten dengan aturan ketenagakerjaan di berbagai sektor formal.

Perbedaan besar antara Yaman dan Indonesia memperlihatkan bagaimana struktur ekonomi dan regulasi berdampak langsung terhadap pola kerja masyarakat. Yaman cenderung fleksibel, sementara Indonesia lebih terstruktur.

Bagi banyak pekerja Indonesia, durasi kerja saat ini masih dianggap “wajar”. Namun dibanding negara-negara dengan durasi rendah, jam kerja cenderung lebih menekan sisi waktu istirahat dan keseimbangan hidup.

Situasi global ini membuka ruang evaluasi bagi kebijakan ketenagakerjaan dan kualitas produktivitas. Jam kerja panjang tidak selalu sebanding dengan output yang tinggi apabila tidak dibarengi efisiensi.

Data perbandingan ini diharapkan menjadi bahan refleksi bagi pemerintah dan pelaku industri untuk menata kembali strategi kesejahteraan tenaga kerja, terutama dalam meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kesehatan dan kualitas hidup.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: CobisnisduniaIndonesiaJam KerjaPebisnismudaWorkLifeBalanceYaman

Related Posts

IMAC Film Festival 2026 Umumkan Pemenang, Angkat Tema Resilience

IMAC Film Festival 2026 Umumkan Pemenang, Angkat Tema Resilience

by H. Fuad
April 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – IMAC Film Festival 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya setelah berlangsung selama tiga hari. Penutupan ditandai dengan Awarding...

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti potensi kebocoran BBM subsidi ke luar negeri akibat perbedaan harga yang cukup signifikan...

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Istana...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

April 23, 2026
NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

April 23, 2026
WNA Inggris Meninggal di Kantor Imigrasi Depok, Diduga Gantung Diri

WNA Inggris Meninggal di Kantor Imigrasi Depok, Diduga Gantung Diri

April 23, 2026
PN Jakarta Pusat Putuskan Hary Tanoe dan MNC Bayar Rp531,5 Miliar dalam Sengketa dengan CMNP

PN Jakarta Pusat Putuskan Hary Tanoe dan MNC Bayar Rp531,5 Miliar dalam Sengketa dengan CMNP

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved