• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 2, 2025
in News
0
Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

JAKARTA, Cobisnis.com – Yaman tercatat sebagai negara dengan jam kerja paling singkat di dunia pada 2025, hanya sekitar 25,9 jam per minggu. Angka ini setara dengan kurang lebih 4 jam kerja per hari, jauh lebih rendah dibanding banyak negara lainnya.

Durasi tersebut menunjukkan pola kerja yang lebih ringan dan fleksibel, dipengaruhi situasi ekonomi serta struktur tenaga kerja yang didominasi sektor informal. Kondisi ini otomatis membuat rata-rata jam kerja nasional menurun signifikan.

Di bawah Yaman, negara Eropa seperti Belanda dan Norwegia juga mencatat jam kerja rendah, berada di rentang 27–29 jam per minggu. Negara-negara ini dikenal punya kebijakan kerja yang menekankan keseimbangan hidup dan produktivitas.

Sementara itu, Indonesia berada jauh di atas kelompok jam kerja terpendek. Rata-rata jam kerja nasional tercatat sekitar 37,7 jam per minggu, menempatkan Indonesia di peringkat 74 dunia.

Angka tersebut masih tergolong moderat secara global. Namun dibanding negara dengan work-life balance tinggi, beban kerja Indonesia relatif lebih padat meskipun masih sesuai regulasi nasional.

Dengan durasi 37,7 jam per minggu, mayoritas pekerja Indonesia bekerja sekitar 7–8 jam per hari dalam sistem lima hari kerja. Ini konsisten dengan aturan ketenagakerjaan di berbagai sektor formal.

Perbedaan besar antara Yaman dan Indonesia memperlihatkan bagaimana struktur ekonomi dan regulasi berdampak langsung terhadap pola kerja masyarakat. Yaman cenderung fleksibel, sementara Indonesia lebih terstruktur.

Bagi banyak pekerja Indonesia, durasi kerja saat ini masih dianggap “wajar”. Namun dibanding negara-negara dengan durasi rendah, jam kerja cenderung lebih menekan sisi waktu istirahat dan keseimbangan hidup.

Situasi global ini membuka ruang evaluasi bagi kebijakan ketenagakerjaan dan kualitas produktivitas. Jam kerja panjang tidak selalu sebanding dengan output yang tinggi apabila tidak dibarengi efisiensi.

Data perbandingan ini diharapkan menjadi bahan refleksi bagi pemerintah dan pelaku industri untuk menata kembali strategi kesejahteraan tenaga kerja, terutama dalam meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kesehatan dan kualitas hidup.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free online course
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisduniaIndonesiaJam KerjaPebisnismudaWorkLifeBalanceYaman

Related Posts

Yen Menguat Signifikan terhadap Dolar AS Diduga Dipicu Intervensi Jepang

Yen Menguat Signifikan terhadap Dolar AS Diduga Dipicu Intervensi Jepang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar yen Jepang menguat tajam terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026. Penguatan...

Usai Perry Warjiyo Mundur BI Tegaskan Fokus Jaga Rupiah Tetap Sama

Usai Perry Warjiyo Mundur BI Tegaskan Fokus Jaga Rupiah Tetap Sama

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, memastikan arah kebijakan Bank Indonesia tetap berjalan seperti sebelumnya meski...

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

by Rizki Meirino
July 30, 2026
0

BALI,Cobisnis.com – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), salah satu anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada layanan pendukung...

MUI Ingin Istilah LGBT Diganti Menjadi LGSP, RUU Sedang Disiapkan

MUI Ingin Istilah LGBT Diganti Menjadi LGSP, RUU Sedang Disiapkan

by Hidayat Taufik
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajukan usulan untuk mengganti penyebutan LGBT menjadi LGSP, akronim dari Lesbi, Gay, Sodomi,...

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan. Penyesuaian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM pada Semester I 2026

July 30, 2026
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca usai Jakarta Hampir Tiga Pekan Tanpa Hujan

Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca usai Jakarta Hampir Tiga Pekan Tanpa Hujan

July 30, 2026
Nirmal Purja dan Sembilan Pendaki Hilang Setelah Longsoran Salju di Broad Peak

Industri Busana Pengantin Mewah Angkat Nama Desainer India di Kancah Global

July 31, 2026
AS Terapkan Tarif 50% pada Barang Kanada, Berlaku dalam 30 Hari

Trump Pertimbangkan Menunda Nominasi Todd Blanche Sebagai Jaksa Agung AS

July 31, 2026
Yen Menguat Signifikan terhadap Dolar AS Diduga Dipicu Intervensi Jepang

Yen Menguat Signifikan terhadap Dolar AS Diduga Dipicu Intervensi Jepang

July 31, 2026
Usai Perry Warjiyo Mundur BI Tegaskan Fokus Jaga Rupiah Tetap Sama

Usai Perry Warjiyo Mundur BI Tegaskan Fokus Jaga Rupiah Tetap Sama

July 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved