• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 23, 2025
in Teknologi
0
Parlemen Selandia Baru Akan Bahas Larangan Media Sosial Untuk Remaja Dibawah 16 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Parlemen Selandia Baru akan membahas rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebagai upaya untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia maya.

RUU tersebut akan mewajibkan platform media sosial melakukan verifikasi usia pengguna, mengikuti langkah Australia yang lebih dulu memberlakukan undang-undang serupa pada 2024. RUU ini diajukan oleh anggota parlemen dari Partai Nasional, Catherine Wedd, dan telah resmi terpilih untuk dibahas di parlemen pada Kamis.

Meski mendapat dukungan dari Partai Nasional, partai koalisi pemerintah belum memastikan dukungan mereka terhadap usulan tersebut. Di Selandia Baru, anggota parlemen non-kabinet dapat mengajukan RUU pribadi yang kemudian dipilih melalui undian resmi.

Belum ada kejelasan kapan RUU ini akan secara resmi diperkenalkan di parlemen. Sementara itu, komite parlemen Selandia Baru tengah meneliti dampak sosial media terhadap remaja, termasuk peran pemerintah, bisnis, dan masyarakat dalam mengatasi masalah seperti misinformasi, perundungan daring, serta citra tubuh yang tidak sehat. Laporan hasil kajian dijadwalkan terbit pada awal 2026.

Perdana Menteri Christopher Luxon sebelumnya menyuarakan keprihatinan tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja dan menyerukan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi mereka.

Namun, organisasi kebebasan sipil PILLAR menolak RUU tersebut, dengan alasan berpotensi menimbulkan risiko privasi dan membatasi kebebasan berekspresi warga Selandia Baru.

“Menyesuaikan diri dengan kebijakan internasional mungkin terlihat bertanggung jawab, tetapi sebenarnya itu adalah bentuk pembuatan kebijakan yang malas,” ujar Direktur Eksekutif PILLAR, Nathan Seiuli, dalam pernyataannya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comselandia rabusosial media

Related Posts

Ancelotti Prediksi PSG Kembali Raih Trofi Liga Champions

Ancelotti Prediksi PSG Kembali Raih Trofi Liga Champions

by Hidayat Taufik
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Carlo Ancelotti menjagokan Paris Saint-Germain untuk kembali meraih gelar UEFA Champions League musim ini. Mantan pelatih Real...

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

by Desti Dwi Natasya
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Basarnas memastikan seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di Kalimantan Barat telah berhasil dievakuasi. Saat...

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

Reed Hastings Tak Lagi di Board Netflix, Fokus ke Filantropi

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pendiri Netflix Reed Hastings tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai anggota dewan direksi pada Juni 2026. Perusahaan...

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

Real Madrid Tersingkir Dramatis, Kesalahan Camavinga Jadi Titik Balik

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Real Madrid harus mengubur mimpi Eropa setelah kalah dramatis dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions....

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

Gatorade Ubah Arah Jadi Brand Hidrasi, Bukan Sekadar Minuman Olahraga

by Zahra Zahwa
April 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gatorade mulai mengubah strategi untuk menghadapi persaingan ketat di pasar minuman hidrasi. Namun, tren hidrasi kini tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

Selat Hormuz Bisa Dibuka Lagi, Iran Ajukan Proposal Bersyarat ke AS

April 17, 2026
Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

Prabowo Panggil Bahlil, Urusan Pasokan Minyak Rusia Muncul Lagi

April 17, 2026
Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

Dukungan Finansial Saudi Rp51 Triliun Bantu Pakistan Hadapi Beban Utang

April 17, 2026
Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

Hari Hemofilia Sedunia 2026, Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Perdarahan

April 17, 2026
Ancelotti Prediksi PSG Kembali Raih Trofi Liga Champions

Ancelotti Prediksi PSG Kembali Raih Trofi Liga Champions

April 18, 2026
Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

April 18, 2026
Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalbar Berhasil Dievakuasi

April 17, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

Harga BBM Nonsubsidi Masih Stabil, Tapi Sinyal Kenaikan Kian Menguat

April 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved