• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, November 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
February 17, 2026
in Nasional
0
Aneh Tapi Nyata ! Revisi UUD KPK Disahkan Di Masa Pemerintahan nya, Kini Jokowi Setuju Dikembalikan Ke Yang Lama

JAKARTA, Cobisnis.com – Di tengah polemik tudingan ijazah palsu yang belum mereda, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik setelah menyampaikan pernyataan yang memicu kegaduhan. Jokowi menyatakan persetujuannya agar Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dikembalikan ke versi lama.

Tak hanya itu, Jokowi juga menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK merupakan inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pernyataan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan parlemen.

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menilai pernyataan Jokowi tersebut tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, dalam proses revisi UU KPK tahun 2019, pemerintah tetap terlibat aktif.

“Pemerintah mengirimkan tim resmi untuk mewakili presiden dalam pembahasan revisi UU KPK. Artinya, proses pengesahan undang-undang itu merupakan hasil pembahasan bersama antara DPR dan pemerintah,” ujar Abdullah, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan, mekanisme tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 20 ayat (2) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa setiap rancangan undang-undang dibahas oleh DPR dan Presiden untuk memperoleh persetujuan bersama.

Dengan demikian, menurut Abdullah, tidak tepat jika revisi UU KPK sepenuhnya dianggap sebagai inisiatif DPR tanpa keterlibatan pemerintah. Pernyataan Jokowi yang menyatakan seolah tidak berperan dalam pengesahan UU KPK 2019 dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Isu ini pun terus memicu perdebatan publik dan memperpanjang polemik terkait posisi Jokowi terhadap revisi UU KPK yang disahkan pada masa pemerintahannya sendiri.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
Tags: Abdullahcobisnis.cominisiatif DPRjokowipernyataanpersetujuannyaUU KPKversi lama

Related Posts

MA Nyatakan Suket Gibran Tak Sah, Ini Penjelasan KPU

MA Nyatakan Suket Gibran Tak Sah, Ini Penjelasan KPU

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan tanggapan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan surat keterangan penyetaraan...

Tak Ditindaklanjuti, Putusan MK-MA soal Gibran Berpotensi Picu Masalah Hukum

Tak Ditindaklanjuti, Putusan MK-MA soal Gibran Berpotensi Picu Masalah Hukum

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pakar Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, mengingatkan adanya dampak serius apabila putusan Mahkamah Konstitusi dan...

MA Urungkan Konferensi Pers Bahas Putusan Suket Ijazah Gibran

MA Urungkan Konferensi Pers Bahas Putusan Suket Ijazah Gibran

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mahkamah Agung membatalkan rencana konferensi pers untuk menjelaskan putusan terkait pembatalan surat keterangan penyetaraan ijazah SMA Wakil...

Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

Trump dan Netanyahu Beda Pandangan soal Serangan terhadap Iran

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memiliki perbedaan pandangan mengenai kemungkinan...

Yamaha Putuskan Absen dari MotoGP Qatar 2026, Terancam Sanksi

Yamaha Putuskan Absen dari MotoGP Qatar 2026, Terancam Sanksi

by Hidayat Taufik
November 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Yamaha memutuskan tidak mengikuti MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Lusail pada 6-8 November...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

Sunlife Syariah Resmi Diluncurkan, Bidik Potensi Besar Asuransi Syariah Indonesia

November 2, 2026
JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

JMTB Dorong Bibit Pesepeda Usia Dini Lewat Pushbike Competition 2026

November 2, 2026
Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

Dokter Ungkap Dampak Merokok terhadap Perubahan Kualitas Suara

November 1, 2026
Manicure - pexels/Viktorya Sergeeva

Keamanan Manicure dan Pedicure, Pentingnya Kebersihan Salon Kuku

November 1, 2026
MA Nyatakan Suket Gibran Tak Sah, Ini Penjelasan KPU

MA Nyatakan Suket Gibran Tak Sah, Ini Penjelasan KPU

November 2, 2026
Tak Ditindaklanjuti, Putusan MK-MA soal Gibran Berpotensi Picu Masalah Hukum

Tak Ditindaklanjuti, Putusan MK-MA soal Gibran Berpotensi Picu Masalah Hukum

November 2, 2026
Jangan Disepelekan, Restart HP Bisa Bantu Atasi Sejumlah Masalah

Jangan Disepelekan, Restart HP Bisa Bantu Atasi Sejumlah Masalah

November 2, 2026
MA Urungkan Konferensi Pers Bahas Putusan Suket Ijazah Gibran

MA Urungkan Konferensi Pers Bahas Putusan Suket Ijazah Gibran

November 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved