• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Industri Kuliner Singapura Lesu: Pemasok Hadapi Risiko Gagal Bayar dan Utang Macet

Kaysan Usmani by Kaysan Usmani
September 16, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
singapura

Singapura adalah salah satu kota dengan biaya hidup termahal di dunia

SINGAPURA, Cobisnis.com – Di tengah kondisi bisnis makanan dan minuman (F&B) Singapura yang sedang lesu. Banyak pemasok kini menghadapi masalah pembayaran yang molor hingga berbulan-bulan.

Ken Tan, pemilik generasi kedua Dessert Guru, bercerita bahwa kliennya yang biasanya bayar dalam 30 hari kini bisa molor sampai 120 hari. Padahal, perusahaannya harus bayar ke pemasok lain secara tunai atau maksimal sebulan.

Kondisi ini tidak lepas dari sektor F&B Singapura yang sudah tertekan selama tiga tahun terakhir. Ribuan restoran tutup, termasuk beberapa nama besar seperti Prive Group dan beberapa cabang Haidilao. Alhasil, pemasok makin berhati-hati dengan urusan kredit dan pembayaran.

Natasha Chiam, pemilik The Ice Cream & Cookie Co, mengaku dulu sering memberi kelonggaran pada klien lama. Tapi sekarang, ia harus lebih tegas: “Kalau sudah jatuh tempo tapi belum bayar, ya tidak ada pengiriman.” Prinsip serupa juga diterapkan Huber’s, sebuah bisnis daging dan bistro lokal, setelah pernah kehilangan S$70.000 gara-gara klien kabur begitu saja.

Selain masalah pembayaran, pesanan dari restoran juga makin sedikit. Beberapa pemasok mengaku pendapatannya turun sekitar 20 persen tahun ini. Andre Huber menambahkan, dari 1.000 kliennya, sekitar 40–50 restoran sudah tutup. Banyak yang bertahan, tapi dengan penjualan turun hingga 50 persen.

Dalam kondisi seperti ini, pemasok berusaha mencari klien yang benar-benar bisa dipercaya. Ada yang mulai memberlakukan sistem bayar tunai di muka, ada juga yang memberikan syarat lebih longgar hanya untuk pelanggan yang terbukti disiplin. Namun tetap saja, mereka semua berharap situasi F&B bisa segera pulih, agar industri makanan Singapura tidak kehilangan jati dirinya.

Sumber : www.channelnewsasia.com

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
online free course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: cobisnis.comF&BkulinerSingapuraUtang

Related Posts

Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih Timnas Uruguay, Marcelo Bielsa, tidak memasukkan Luis Suarez ke skuad Piala Dunia 2026. Keputusan itu langsung...

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif di Masa Pensiun

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif di Masa Pensiun

by Rizki Meirino
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri Taspen menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas seseorang. Perusahaan meyakini para pensiunan tetap...

Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

by Hidayat Taufik
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi kini tidak lagi sekadar minuman pendamping aktivitas. Masyarakat menjadikan kopi sebagai bagian dari gaya hidup modern....

BRIN Nilai Positif Program Konservasi Astra Agro dalam Mendukung Target Biodiversitas Nasional

BRIN Nilai Positif Program Konservasi Astra Agro dalam Mendukung Target Biodiversitas Nasional

by Iwan Supriyatna
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) membuka ruang kolaborasi ilmiah dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional...

Sejarah Penemuan Kembali Candi Borobudur Berawal dari Informasi Tan Jin Sing

Sejarah Penemuan Kembali Candi Borobudur Berawal dari Informasi Tan Jin Sing

by Hidayat Taufik
June 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Candi Borobudur kini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling terkenal di Indonesia. Namun, bangunan bersejarah itu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini

June 5, 2026
Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

Maja Chwalińska Ukir Sejarah di French Open 2026, Lolos ke Final dari Babak Kualifikasi

June 5, 2026
Silmy Karim

Silmy Karim OTT KPK, Telkom Klaim Posisi Komisaris Tak Berdampak ke Perseroan

June 5, 2026
Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

Oppo dan Vivo Siapkan Kamera Vlogging untuk Tantang DJI Osmo Pocket 3

June 5, 2026
Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

Marcelo Bielsa Jelaskan Alasan Luis Suarez Absen dari Skuad Uruguay Piala Dunia 2026

June 6, 2026
Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif di Masa Pensiun

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia Tetap Produktif di Masa Pensiun

June 6, 2026
Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

Dari Cangkir ke Gaya Hidup, Tren Kopi Terus Tumbuh di Indonesia

June 6, 2026
BRIN Nilai Positif Program Konservasi Astra Agro dalam Mendukung Target Biodiversitas Nasional

BRIN Nilai Positif Program Konservasi Astra Agro dalam Mendukung Target Biodiversitas Nasional

June 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved