• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tenis vs Padel: Dua Olahraga Raket dengan Gaya Berbeda, Mana yang Lebih Menarik untuk Pasar Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2025
in Lifestyle
0
Tenis vs Padel: Dua Olahraga Raket dengan Gaya Berbeda, Mana yang Lebih Menarik untuk Pasar Indonesia?

Raket tenis dan padel berdampingan, simbol dua olahraga raket populer.

JAKARTA, Cobisnis.com – Tenis dan padel kini sama-sama digemari sebagai olahraga raket, namun keduanya menawarkan pengalaman bermain yang berbeda. Perbedaan mencolok terlihat dari ukuran lapangan, jenis peralatan, hingga gaya permainan yang membentuk karakter unik masing-masing olahraga.

Tenis dimainkan di lapangan besar dengan ukuran 23,77 x 8,23 meter untuk tunggal. Lapangan ini terbuka dan tanpa dinding, sehingga permainan lebih fokus pada kecepatan, kekuatan, dan akurasi pukulan. Di sisi lain, padel hadir dengan lapangan lebih kecil, 20 x 10 meter, yang dikelilingi dinding kaca serta kawat. Karakter ini memungkinkan bola memantul seperti dalam permainan squash, menciptakan dinamika berbeda dalam strategi.

Dari sisi peralatan, tenis menggunakan raket besar dengan senar dan bola bertekanan standar. Bola tenis cenderung lebih berat sehingga cocok untuk permainan dengan power tinggi. Sebaliknya, padel memakai raket solid tanpa senar, berbentuk lebih tebal dengan lubang-lubang di permukaannya. Bolanya mirip dengan tenis, tetapi tekanannya lebih rendah agar sesuai dengan pola permainan taktis.

Perbedaan format permainan juga memengaruhi pengalaman. Tenis fleksibel, bisa dimainkan single (1 lawan 1) atau double (2 lawan 2). Padel hampir selalu dimainkan dalam format double. Hal ini menekankan pentingnya teamwork, koordinasi, dan komunikasi antar pemain dibanding hanya mengandalkan individu.

Secara gaya, tenis menonjolkan kekuatan. Servis keras sering menjadi senjata utama, diikuti reli cepat yang menuntut kecepatan kaki dan stamina tinggi. Padel lebih menekankan strategi. Pantulan bola dari dinding bisa menjadi kunci, sehingga pemain dituntut berpikir taktis, menjaga kontrol, dan memanfaatkan posisi lawan.

Popularitas kedua olahraga ini juga menunjukkan tren yang berbeda. Tenis sudah mapan sebagai olahraga klasik global, bahkan masuk Olimpiade, dengan ikon besar seperti Roger Federer, Rafael Nadal, hingga Serena Williams. Popularitas ini membuat tenis punya nilai pasar tinggi, terutama dari sisi sponsor dan turnamen internasional.

Padel justru menjadi fenomena baru. Olahraga ini berkembang pesat di Spanyol dan Amerika Latin, serta mulai naik daun di Asia, termasuk Indonesia. Pertumbuhan padel didukung karena lapangannya lebih kecil dan cenderung ramah bagi pemula yang ingin berolahraga santai namun tetap kompetitif.

Dari sudut pandang bisnis olahraga, padel memiliki prospek cerah di pasar baru. Biaya pembangunan lapangan yang lebih kecil bisa menjadi daya tarik investor dan pengembang fasilitas olahraga. Hal ini berbeda dengan tenis yang membutuhkan lahan lebih luas, sehingga investasi lebih besar.

Potensi pasar padel juga terlihat dari komunitas yang cepat berkembang. Di beberapa kota besar Indonesia, lapangan padel mulai dibangun dan komunitasnya aktif di media sosial. Gaya permainan yang inklusif dan sosial membuatnya lebih mudah diterima oleh generasi muda, khususnya urban millennial dan Gen Z.

Meski begitu, tenis tetap memiliki nilai prestise yang tinggi. Dengan dukungan turnamen besar dan sejarah panjang, tenis masih menjadi olahraga yang identik dengan kelas internasional. Kehadiran padel justru memperkaya ekosistem olahraga raket di Indonesia, membuka peluang baru bagi industri olahraga, hiburan, hingga pariwisata olahraga ke depan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free online course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: CobisnisLifestyleolahragaPadelPebisnismudatenis

Related Posts

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki hari kedelapan. Area yang...

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

Telkomsel Gandeng MAP Hadirkan MAPrivilege untuk Pelanggan MyTelkomsel

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Telkomsel dan PT Mitra Adiperkasa Tbk atau MAP meluncurkan MAPrivilege, program yang menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan...

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga...

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

Suahasil Nazara Ungkap Momen Mendadak Jadi Menteri Keuangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026)....

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

Resmi Jadi Menkeu, Segini Harta Kekayaan Suahasil Nazara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suahasil Nazara resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Purbaya Tersingkir dari Kursi Menkeu, Pakar Ungkap Sejumlah Faktor

Purbaya Tersingkir dari Kursi Menkeu, Pakar Ungkap Sejumlah Faktor

September 14, 2026
Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

Sisa Kebakaran TPA Galuga Tinggal Kurang 1 Hektare Setelah 8 Hari Pemadaman

September 14, 2026
Usai Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Minta Kemenkeu Tetap Solid

Usai Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Minta Kemenkeu Tetap Solid

September 14, 2026
XLSMART dan REMIND menghadirkan #ByeByeBox di ITB untuk mendorong pengelolaan e-waste, edukasi generasi muda, dan ekonomi sirkular.

XLSMART Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste

September 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved