• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tenis vs Padel: Dua Olahraga Raket dengan Gaya Berbeda, Mana yang Lebih Menarik untuk Pasar Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 13, 2025
in Lifestyle
0
Tenis vs Padel: Dua Olahraga Raket dengan Gaya Berbeda, Mana yang Lebih Menarik untuk Pasar Indonesia?

Raket tenis dan padel berdampingan, simbol dua olahraga raket populer.

JAKARTA, Cobisnis.com – Tenis dan padel kini sama-sama digemari sebagai olahraga raket, namun keduanya menawarkan pengalaman bermain yang berbeda. Perbedaan mencolok terlihat dari ukuran lapangan, jenis peralatan, hingga gaya permainan yang membentuk karakter unik masing-masing olahraga.

Tenis dimainkan di lapangan besar dengan ukuran 23,77 x 8,23 meter untuk tunggal. Lapangan ini terbuka dan tanpa dinding, sehingga permainan lebih fokus pada kecepatan, kekuatan, dan akurasi pukulan. Di sisi lain, padel hadir dengan lapangan lebih kecil, 20 x 10 meter, yang dikelilingi dinding kaca serta kawat. Karakter ini memungkinkan bola memantul seperti dalam permainan squash, menciptakan dinamika berbeda dalam strategi.

Dari sisi peralatan, tenis menggunakan raket besar dengan senar dan bola bertekanan standar. Bola tenis cenderung lebih berat sehingga cocok untuk permainan dengan power tinggi. Sebaliknya, padel memakai raket solid tanpa senar, berbentuk lebih tebal dengan lubang-lubang di permukaannya. Bolanya mirip dengan tenis, tetapi tekanannya lebih rendah agar sesuai dengan pola permainan taktis.

Perbedaan format permainan juga memengaruhi pengalaman. Tenis fleksibel, bisa dimainkan single (1 lawan 1) atau double (2 lawan 2). Padel hampir selalu dimainkan dalam format double. Hal ini menekankan pentingnya teamwork, koordinasi, dan komunikasi antar pemain dibanding hanya mengandalkan individu.

Secara gaya, tenis menonjolkan kekuatan. Servis keras sering menjadi senjata utama, diikuti reli cepat yang menuntut kecepatan kaki dan stamina tinggi. Padel lebih menekankan strategi. Pantulan bola dari dinding bisa menjadi kunci, sehingga pemain dituntut berpikir taktis, menjaga kontrol, dan memanfaatkan posisi lawan.

Popularitas kedua olahraga ini juga menunjukkan tren yang berbeda. Tenis sudah mapan sebagai olahraga klasik global, bahkan masuk Olimpiade, dengan ikon besar seperti Roger Federer, Rafael Nadal, hingga Serena Williams. Popularitas ini membuat tenis punya nilai pasar tinggi, terutama dari sisi sponsor dan turnamen internasional.

Padel justru menjadi fenomena baru. Olahraga ini berkembang pesat di Spanyol dan Amerika Latin, serta mulai naik daun di Asia, termasuk Indonesia. Pertumbuhan padel didukung karena lapangannya lebih kecil dan cenderung ramah bagi pemula yang ingin berolahraga santai namun tetap kompetitif.

Dari sudut pandang bisnis olahraga, padel memiliki prospek cerah di pasar baru. Biaya pembangunan lapangan yang lebih kecil bisa menjadi daya tarik investor dan pengembang fasilitas olahraga. Hal ini berbeda dengan tenis yang membutuhkan lahan lebih luas, sehingga investasi lebih besar.

Potensi pasar padel juga terlihat dari komunitas yang cepat berkembang. Di beberapa kota besar Indonesia, lapangan padel mulai dibangun dan komunitasnya aktif di media sosial. Gaya permainan yang inklusif dan sosial membuatnya lebih mudah diterima oleh generasi muda, khususnya urban millennial dan Gen Z.

Meski begitu, tenis tetap memiliki nilai prestise yang tinggi. Dengan dukungan turnamen besar dan sejarah panjang, tenis masih menjadi olahraga yang identik dengan kelas internasional. Kehadiran padel justru memperkaya ekosistem olahraga raket di Indonesia, membuka peluang baru bagi industri olahraga, hiburan, hingga pariwisata olahraga ke depan.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download lava firmware
Free Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: CobisnisLifestyleolahragaPadelPebisnismudatenis

Related Posts

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

by Rizki Meirino
July 30, 2026
0

BALI,Cobisnis.com – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), salah satu anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada layanan pendukung...

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan TNI, Kepala Staf Kini Terima Rp48,61 Juta per Bulan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bagi prajurit TNI dan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan. Penyesuaian...

Kenaikan Harga Emas Jadi Peluang Optimalkan Portofolio dan Tambah Likuiditas Bisnis

Kenaikan Harga Emas Jadi Peluang Optimalkan Portofolio dan Tambah Likuiditas Bisnis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketidakpastian geopolitik global mendorong harga emas perhiasan dan logam mulia menembus level tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi ini...

Berawal dari Laporan Warga, Bea Cukai Bongkar Pengiriman 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal

Berawal dari Laporan Warga, Bea Cukai Bongkar Pengiriman 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan...

BGN Akui Ada Tunggakan Rp1,6 Triliun, Sudaryono Sebut Masih Menunggu Hasil Audit

BGN Akui Ada Tunggakan Rp1,6 Triliun, Sudaryono Sebut Masih Menunggu Hasil Audit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Sudaryono, memberikan penjelasan mengenai kewajiban pembayaran kepada pihak ketiga yang nilainya...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp21,41 Triliun ke 162 Ribu UMKM pada Semester I 2026

July 30, 2026
Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun pada Semester I 2026

July 30, 2026
AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

AS Dikabarkan Tak Dukung Reza Pahlavi Jadi Pemimpin Baru Iran

July 30, 2026
Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

Dorong Digitalisasi Industri Fesyen, BTN Hadir di Panggung IFW 2026

July 30, 2026
Tiga Pelaku Pengganjal ATM Ditangkap di Pamulang, Polisi Tindak Tegas Dua Tersangka

Tiga Pelaku Pengganjal ATM Ditangkap di Pamulang, Polisi Tindak Tegas Dua Tersangka

July 30, 2026
Viral Undangan Pernikahan Cristiano Ronaldo dan Georgina, Begini Fakta Sebenarnya

Viral Undangan Pernikahan Cristiano Ronaldo dan Georgina, Begini Fakta Sebenarnya

July 30, 2026
Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

Dokter Ungkap Bahaya Obesitas bagi Perempuan dari Remaja hingga Menopause

July 30, 2026
Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik

July 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved