• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, March 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Selama Pandemi, Ekspor Tanaman Hias Indonesia Naik 69,7 Persen

Indra Purnama by Indra Purnama
December 29, 2021
in Industri
0
Selama Pandemi, Ekspor Tanaman Hias Indonesia Naik 69,7 Persen

JAKARTA, Cobisnis.com – Ekspor tanaman hias Indonesia mencatatkan kenaikan yang signifikan mencapai 69,7 persen pada periode Januari hingga September 2021 dibanding periode di tahun sebelumnya. Tanaman hias yang merupakan salah satu komoditas pengalih stres atau stress release oleh sebagian besar masyarakat di berbagai dunia termasuk di Indonesia, mendorong peningkatan permintaan pasar akan produk tanaman hidup baik tanaman hias maupun bunga potong.

Sebagai negara penghasil dan pengekspor tanaman hias, nilai ekspor tanaman hias Indonesia tercatat Januari hingga September 2021 naik sebesar 69,73 persen year-on-year (yoy), mencapai nilai 10,77 juta dolar AS. Komponen ekspor tanaman hias Indonesia ini didominasi oleh produk bunga dan kuncup bunga potong segar dengan porsi sebesar 26,92 persen, diikuti oleh lumut mosse dan lichen (22,54 persen), serta tanaman hias jenis lainnya (50,53 persen).

“Meskipun kinerja ekspor tanaman hias Indonesia di tahun 2020 sempat mengalami penurunan, namun aktivitas masyarakat dunia yang berangsur aktif memberikan dampak positif untuk ekspor tanaman hias Indonesia yang terpantau tumbuh 69,73 persen pada periode Januari hingga September 2021,” ujar Kepala Divisi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) / Indonesia Eximbank (IEB) Institute, Rini Satriani dalam keterangan tertulisnya, Rabu 29 Desember.

Selama periode Januari-September 2021, Jepang tercatat sebagai negara tujuan ekspor utama tanaman hias asal Indonesia dengan pangsa sebesar 32,23 persen diikuti oleh Singapura (15,55 persen), Amerika Serikat (13,12 persen), Belanda (13,03 persen), dan Tiongkok (5,60 persen).

Sementara itu, peningkatan nilai ekspor tanaman hias pada periode Januari – September 2021 mampu dicatatkan oleh Jepang sebesar 31,72 persen yoy menjadi 3,47 juta dolar AS yang didorong oleh ekspor produk lumut mosse – lichen.

“Tanaman ini diketahui memiliki kandungan nutrisi yang dapat mengobati bronkitis, asma, jantung, lambung, antivirus, antioksidan hingga anti kanker. Industri farmasi di Jepang yang memanfaatkan nutrisi dalam tumbuhan tersebut meningkatkan potensi ekspor bagi Indonesia,” ujar Rini.

Selanjutnya, pertumbuhan nilai ekspor tersebut turut diikuti oleh Singapura sebesar 97,37 persen yoy atau menjadi 1,67 juta dolar AS yang didorong oleh ekspor produk tanaman cangkok dan bunga potong. Peningkatan ini dikarenakan adanya permintaan masyarakat untuk karangan bunga dalam berbagai upacara perayaan dan tujuan dekoratif lainnya.

Secara historis, impor bunga dunia memang memiliki kecenderungan tren meningkat pada bulan-bulan (menjelang) sejumlah perayaan penting dan keagamaan, seperti hari kasih sayang, hari ibu, hannukah dan natal.

Berdasarkan data dari trademap.org, di tahun 2020, peningkatan impor produk tanaman hias tercatat paling tinggi di negara Belanda (naik 134,76 juta dolar AS), Inggris (naik 65,68 juta dolar AS), Italia (naik 59,62 juta dolar AS), Denmark (naik 37,28 juta dolar AS) dan Jerman (naik 28,15 juta dolar AS).

Selama tahun 2020 terdapat 70 eksportir tanaman hias asal Indonesia yang menangkap peluang di tengah pandemi ini. Berdasarkan informasi dari Panjiva, Provinsi Jawa Barat mencatatkan jumlah eksportir tanaman hias paling banyak di Indonesia yaitu 25 eksportir. DKI Jakarta menempati posisi kedua (19 eksportir) diikuti oleh Jawa Tengah (7 eksportir), Banten (6 eksportir), dan Jawa Timur (4 eksportir).

Mayoritas pelaku usaha tanaman hias tersebut didominasi oleh kelompok eksportir dengan nilai ekspor di bawah 100 ribu dolar AS per tahunnya dan produk unggulan berupa bunga dan kuncup bunga potong segar diikuti oleh lumut moose dan lichen juga tanaman hias jenis lainnya.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free online course
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: CobisnisTanamanTanaman hias

Related Posts

Indonesia Asri Perluas Kampanye Lingkungan, Hadirkan Ruang Kreatif untuk Generasi Muda

Indonesia Asri Perluas Kampanye Lingkungan, Hadirkan Ruang Kreatif untuk Generasi Muda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Memasuki tahun ketiga perjalanannya, kampanye Indonesia Asri yang digagas oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk menghadirkan Jejak...

Gagal Jambret Nenek 70 Tahun, Pria di Jelambar Malah Balik Jadi Bantu nenek

Gagal Jambret Nenek 70 Tahun, Pria di Jelambar Malah Balik Jadi Bantu nenek

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang nenek berinisial LSJ (70) menjadi korban percobaan penjambretan di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, pada Senin (2/3/2026)...

Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

Dampak Perang, Travel Umrah Tunda Pemberangkatan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran mulai berdampak pada perjalanan ibadah umrah. Sejumlah travel umrah di Balikpapan...

Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

Konflik Timur Tengah Guncang Ekonomi Dunia, Brent Tembus US$ 82

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran langsung mengguncang pasar global. Harga minyak melonjak tajam, bursa...

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Sulit Dijangkau

Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Sulit Dijangkau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz kembali memicu alarm global. Jalur sempit ini bukan sekadar laut biasa,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

Serangan Siber Berbasis AI Melonjak 89% pada 2025, Ini Temuan Laporan CrowdStrike 2026

March 3, 2026
BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

BMKG Perkirakan Puncak Kemarau 2026 Terjadi Agustus, Sejumlah Wilayah Lebih Kering dari Normal

March 4, 2026
“Siapa Sosok di Balik Kematian Khamenei? Pentagon Bocorkan Fakta Mengejutkan”

“Siapa Sosok di Balik Kematian Khamenei? Pentagon Bocorkan Fakta Mengejutkan”

March 4, 2026
Harga Emas Tembus Rp3,1 Juta per Gram, BSI Pastikan Ketersediaan Stok Terjaga

Harga Emas Tembus Rp3,1 Juta per Gram, BSI Pastikan Ketersediaan Stok Terjaga

March 4, 2026
Ilustrasi kapal tanker Pertamina.

Dua Kapal Terjebak di Selat Hormuz, Pertamina Buka Suara

March 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved