JAKARTA, Cobisnis.com – BytePlus terus mendorong transformasi digital di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan.
Melalui BytePlus Indonesia AI Day 2026 yang digelar pada 16 April di Jakarta, perusahaan menghadirkan berbagai solusi AI terbaru. Acara ini mengusung tema penguatan kapabilitas AI untuk mendukung berbagai sektor industri.
Solusi yang diperkenalkan dirancang untuk berbagai sektor. Mulai dari e-commerce, media, hingga sektor publik yang membutuhkan inovasi berbasis data.
Saat ini, tingkat adopsi AI di Indonesia sudah mencapai 96 persen. Namun, pemanfaatan yang berdampak langsung terhadap bisnis masih relatif rendah, yakni sekitar 12 persen.
Regional Lead BytePlus Indonesia dan Malaysia, Leon Chen, menyebut AI sebagai katalis pertumbuhan. Menurutnya, teknologi ini mampu mempercepat inovasi dan meningkatkan pengalaman pelanggan.
Salah satu solusi unggulan yang diperkenalkan adalah ModelArk. Platform ini memungkinkan pengembang mengintegrasikan berbagai model AI untuk kebutuhan bisnis.
BytePlus juga menghadirkan rangkaian model Seed. Teknologi ini mendukung pembuatan konten digital seperti teks, gambar, hingga video secara lebih efisien.
Penerapan AI juga terlihat pada layanan Transjakarta. Integrasi chatbot berbasis AI mampu mempercepat respon layanan hingga lebih dari 90 persen.
Selain itu, Volantis Technology memanfaatkan solusi BytePlus untuk mengelola data secara lebih efisien. Pendekatan ini membantu perusahaan meningkatkan akurasi dan menekan biaya operasional.
Ke depan, BytePlus menilai AI bukan sekadar teknologi pendukung. Pemanfaatan AI diyakini menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis dan transformasi digital di Indonesia.













