• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
in Nasional
0
BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan dry ice untuk mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Penerbangan pertama penyemaian dilakukan pada Kamis (15/10/2026).

Dalam operasi awal, BNPB mengerahkan pesawat Cessna Caravan dengan registrasi PK-SNP. Dua sorti penerbangan dilakukan dengan membawa total 1.600 kilogram bahan semai.

Setiap penerbangan membawa 800 kilogram dry ice dan melakukan penyemaian pada ketinggian sekitar 4.500 kaki. Pesawat berangkat dari Bandar Udara Raden Inten II di Lampung.

Penyemaian difokuskan di sekitar ring satu Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi gangguan asap terhadap mobilitas penerbangan di wilayah Sumatra Selatan.

Metode dry ice digunakan untuk membantu mengurangi konsentrasi asap yang terperangkap di atmosfer. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika lapisan inversi membuat atmosfer relatif stabil sehingga asap sulit bergerak naik.

Penyemaian dilakukan untuk membantu melabilkan atmosfer agar asap dapat bergerak naik dan menyebar. Dengan demikian, konsentrasi asap di suatu wilayah diharapkan berkurang dan jarak pandang meningkat.

Berbeda dengan natrium klorida atau NaCl yang biasa digunakan dalam operasi modifikasi cuaca untuk memicu hujan, dry ice berbentuk butiran atau bubuk dengan ukuran sekitar tiga milimeter. Material tersebut memiliki suhu sekitar minus 75 derajat Celsius.

Metode ini juga tidak bergantung pada ketersediaan awan hujan. Hal tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membedakan penyemaian dry ice dari operasi modifikasi cuaca yang ditujukan untuk menghasilkan hujan.

Laporan sementara BNPB menunjukkan adanya peningkatan jarak pandang di sekitar wilayah penyemaian. Jarak pandang yang semula sekitar 650 meter dilaporkan meningkat menjadi 2.800 meter.

Uji coba operasi modifikasi cuaca menggunakan dry ice dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Setelah itu, BNPB akan melakukan evaluasi dan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk mempertimbangkan pengembangan metode tersebut di wilayah lain yang terdampak karhutla.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: bnpbDryIcekabut asapkarhutla SumselModifikasi Cuaca

Related Posts

Asap Karhutla Terus Berulang, DPR Lirik Pesawat Pemadam Kebakaran Jepang

Asap Karhutla Terus Berulang, DPR Lirik Pesawat Pemadam Kebakaran Jepang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mendorong penguatan sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

Raymond Chin Angkat Isu Karhutla, Krisis Asap Indonesia Jadi Perhatian ASEAN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia menjadi sorotan setelah dampak kabut asap dilaporkan meluas hingga sejumlah...

Singapura siap membantu Indonesia mengatasi karhutla dan dampak kabut asap, sekaligus mendorong kerja sama regional untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Singapura Tawarkan Bantuan untuk Atasi Kabut Asap Indonesia

by Desti Dwi Natasya
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Singapura menyatakan kesiapan membantu Indonesia mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lintas negara,...

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

Korupsi Pengadaan BNPB, Lima Tersangka Akhirnya Ditahan

by Hidayat Taufik
October 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

October 15, 2026
Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak - pexels/Vitaly Gariev

Seberapa Sering Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak demi Menajaga Kesehatan?

October 15, 2026
Ilustrasi Seseorang Terkena Gangguan Kesehatan Mental - pexels/Liza Summer

Kelompok Muda Paling Rentan, Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

October 15, 2026
Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

October 15, 2026
Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved