• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
in Nasional
0
BNPB Uji Cara Tak Biasa Redakan Kabut Asap, 1,6 Ton Dry Ice Disebar

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan dry ice untuk mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Penerbangan pertama penyemaian dilakukan pada Kamis (15/10/2026).

Dalam operasi awal, BNPB mengerahkan pesawat Cessna Caravan dengan registrasi PK-SNP. Dua sorti penerbangan dilakukan dengan membawa total 1.600 kilogram bahan semai.

Setiap penerbangan membawa 800 kilogram dry ice dan melakukan penyemaian pada ketinggian sekitar 4.500 kaki. Pesawat berangkat dari Bandar Udara Raden Inten II di Lampung.

Penyemaian difokuskan di sekitar ring satu Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi gangguan asap terhadap mobilitas penerbangan di wilayah Sumatra Selatan.

Metode dry ice digunakan untuk membantu mengurangi konsentrasi asap yang terperangkap di atmosfer. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika lapisan inversi membuat atmosfer relatif stabil sehingga asap sulit bergerak naik.

Penyemaian dilakukan untuk membantu melabilkan atmosfer agar asap dapat bergerak naik dan menyebar. Dengan demikian, konsentrasi asap di suatu wilayah diharapkan berkurang dan jarak pandang meningkat.

Berbeda dengan natrium klorida atau NaCl yang biasa digunakan dalam operasi modifikasi cuaca untuk memicu hujan, dry ice berbentuk butiran atau bubuk dengan ukuran sekitar tiga milimeter. Material tersebut memiliki suhu sekitar minus 75 derajat Celsius.

Metode ini juga tidak bergantung pada ketersediaan awan hujan. Hal tersebut menjadi salah satu karakteristik yang membedakan penyemaian dry ice dari operasi modifikasi cuaca yang ditujukan untuk menghasilkan hujan.

Laporan sementara BNPB menunjukkan adanya peningkatan jarak pandang di sekitar wilayah penyemaian. Jarak pandang yang semula sekitar 650 meter dilaporkan meningkat menjadi 2.800 meter.

Uji coba operasi modifikasi cuaca menggunakan dry ice dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2026. Setelah itu, BNPB akan melakukan evaluasi dan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk mempertimbangkan pengembangan metode tersebut di wilayah lain yang terdampak karhutla.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
online free course
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy course download free
Tags: bnpbDryIcekabut asapkarhutla SumselModifikasi Cuaca

Related Posts

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

Singapura dan Malaysia Kritik Karhutla, Dasco Beri Tanggapan

by Hidayat Taufik
October 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritik sejumlah negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, terkait kebakaran...

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Malaysia menawarkan dukungan berupa pesawat dan helikopter untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)....

Akhir 2026 hingga 2027, Sejumlah Wilayah Indonesia Hadapi Puncak Musim Hujan

Akhir 2026 hingga 2027, Sejumlah Wilayah Indonesia Hadapi Puncak Musim Hujan

by Hidayat Taufik
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memetakan perkiraan puncak musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia hingga pertengahan 2027....

Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

Mengukur Hukuman yang Layak bagi Perusahaan Terduga Pemicu Karhutla

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Singapura telah mengidentifikasi 10 perusahaan Indonesia yang diduga terkait dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang...

Malaysia Bakal Bahas Kabut Asap Lintas Negara, Kemlu RI Beri Penjelasan

Malaysia Bakal Bahas Kabut Asap Lintas Negara, Kemlu RI Beri Penjelasan

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Fadli Zon Umumkan 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional

Fadli Zon Umumkan 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional

November 6, 2026
Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

Rusia, AS, dan Ukraina Dijadwalkan Lanjutkan Perundingan di Abu Dhabi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved