• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Trump Bebaskan Impor 300.000 Ton Daging Sapi, Harga Burger Belum Tentu Turun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
August 30, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Trump Bebaskan Impor 300.000 Ton Daging Sapi, Harga Burger Belum Tentu Turun

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya menekan harga daging sapi melalui kebijakan impor bebas bea. Namun, kebijakan tersebut belum tentu membuat harga burger dan daging sapi lebih murah bagi konsumen.

Pekan lalu, Trump menandatangani proklamasi eksekutif yang mengizinkan 300.000 metrik ton daging sapi masuk AS tanpa bea. Kebijakan itu berlaku selama 90 hari mulai 1 September 2026.

Selain itu, pemerintah AS mewajibkan importir menjual daging tersebut dengan harga 25 persen di bawah harga pasar. Saat ini, konsumen Amerika membayar rata-rata sekitar US$6,89 per pon untuk daging sapi giling.

Data tersebut berasal dari Bureau of Labor Statistics. Karena itu, kebijakan impor menjadi perhatian di tengah tingginya harga daging sapi. Namun, Gedung Putih belum menjelaskan secara rinci mekanisme penurunan harga melalui kebijakan tersebut.

Gedung Putih hanya menyebut eksportir asing bersedia memberikan potongan harga karena pemerintah AS menghapus bea masuk. Di sisi lain, pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi pertanyaan.

Pemerintah belum menjelaskan bagaimana otoritas akan memastikan harga jual memenuhi ketentuan. Dengan demikian, masuknya 300.000 ton daging sapi belum otomatis membuat harga di tingkat konsumen turun.

Kebijakan tersebut memang dapat meningkatkan pasokan dalam jangka pendek. Namun, dampaknya terhadap harga supermarket masih bergantung pada mekanisme distribusi dan penjualan. Karena itu, konsumen Amerika belum tentu langsung merasakan manfaat kebijakan tersebut saat membeli daging sapi atau burger.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
online free course
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comdaging sapi ASdonald trumpEkonomi asharga burgerharga daging sapiimpor daging sapiKebijakan TrumpPerdagangan internasionalTarif impor

Related Posts

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Demonstrasi besar-besaran untuk memprotes tingginya biaya hidup di Paris, Prancis, berujung kerusuhan. Sejumlah toko bermerek mewah menjadi...

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

by Chodijah Febriani
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dilaporkan oleh Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat Jenderal Randy George telah memperingatkan bahwa persediaan rudal...

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada...

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sekjen PBB ke Indonesia, Ini Daftar Jalan Terdampak

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Meta Rilis Muse Spark Open, AI untuk Mac Apple

October 17, 2026
Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

Demo Besar di Prancis Memanas, Balai Kota Terbakar dan Toko Dijarah

October 18, 2026
Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

Ribuan Warga Tangsel Meriahkan Milad ke-18 Masjid Bani Umar

October 18, 2026
Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

Kerusuhan di Prancis, Balai Kota Limoges Dibakar Massa

October 18, 2026
Protein Bar - pexels/Towfiqu barbhuiya

Apakah Protein Bar Aman dikonsumsi Penderita Penyakit Jantung?

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved