• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Nike hingga Ford Tak Lagi Berjaya di China Kenapa?

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah merek besar asal Amerika Serikat mulai kehilangan pengaruh di pasar China. Nike, Starbucks hingga General Motors menghadapi tekanan dari merek lokal dan perubahan preferensi konsumen.

China sebelumnya menjadi salah satu pasar paling menarik bagi perusahaan AS karena memiliki populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa. Namun, persaingan domestik dan ketegangan geopolitik membuat sejumlah perusahaan kesulitan mempertahankan pangsa pasar.

Kepala Praktik Ritel Global Bain & Company Aaron Cheris mengatakan sejumlah perusahaan AS belum cukup menyesuaikan produk dan strateginya dengan kebutuhan konsumen China. Kondisi tersebut membuat merek lokal semakin mudah mengambil pasar.

Konsumen China juga semakin memperhatikan harga produk AS yang dinilai lebih mahal. Sementara itu, merek lokal memiliki siklus inovasi yang lebih cepat dan jaringan distribusi yang lebih kuat di dalam negeri.

Nike menjadi salah satu perusahaan yang paling terdampak. Bisnis Nike di China menyusut 30 persen sejak 2021, sementara pendapatan tahunan perusahaan di negara tersebut mencapai level terendah dalam delapan tahun pada musim semi 2026.

Kondisi tersebut terjadi ketika konsumen China semakin beralih ke merek olahraga lokal. Di saat yang sama, industri pakaian olahraga China tumbuh lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.

Tekanan serupa terjadi di sektor makanan dan minuman. Starbucks harus menghadapi persaingan ketat dari Luckin Coffee yang kini memiliki jumlah gerai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Starbucks di China, dengan harga yang lebih murah.

Sektor otomotif juga mengalami perubahan besar. Pangsa pasar tiga produsen otomotif Detroit, General Motors, Ford Motor dan Chrysler, turun dari 21,4 persen pada 2019 menjadi sekitar 15,7 persen pada 2025 berdasarkan data S&P Global Mobility.

General Motors bahkan mengalami perubahan signifikan dalam bisnisnya di China. Pendapatan yang sebelumnya mencapai sekitar US$2 miliar per tahun pada 2018 berubah menjadi kerugian selama dua tahun berturut turut pada 2024 dan 2025.

Ford juga mencatat tekanan serupa dengan penjualan di China yang turun 32,4 persen sepanjang 2018 hingga 2022. Perusahaan kini mengalihkan lebih banyak aktivitas produksi dan penjualan ke AS, termasuk rencana memindahkan produksi model Lincoln dari China ke AS mulai 2030.

Meski demikian, tidak semua merek AS kehilangan daya saing. Lululemon, Ralph Lauren dan Kentucky Fried Chicken masih mencatat kinerja positif karena mampu menyesuaikan produk dan strategi dengan karakter konsumen China.

Cheris menilai kemampuan membangun kapasitas lokal menjadi faktor penting bagi perusahaan AS yang ingin bertahan di China. Menurutnya, merek tidak cukup hanya membawa strategi global lalu menerapkannya tanpa penyesuaian terhadap pasar setempat.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Amerika SerikatChinaFordNikeStarbucks

Related Posts

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Trump Usulkan Biaya Visa H-1B US$103.265, Perusahaan AS Bisa Terbebani

by Zahra Zahwa
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 untuk visa H-1B. Usulan tersebut muncul beberapa bulan...

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

Trump Dorong Biaya Visa H-1B Jadi Rp1,8 Miliar untuk Pekerja Asing

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 atau sekitar Rp1,8 miliar untuk pengajuan...

Xi Jinping

Xi Jinping Ungkap Empat Prinsip Damai Palestina

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping kembali menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung penyelesaian konflik Palestina sebagai bagian penting dari...

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ekspansi pembangkit listrik tenaga surya atau solar panel di China ternyata membawa dampak terhadap keanekaragaman hayati. Sebuah...

Peluncuran Misi Chang’e-7 China Tertunda, Alasan Belum Diungkap

Kyle Kirkwood Menangi IndyCar Freedom 250 Di Washington DC

by Zahra Zahwa
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Balapan IndyCar Freedom 250 Grand Prix berlangsung di pusat kota Washington DC, Amerika Serikat. Ribuan penonton memenuhi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

Sinopsis The Ambush dan Jadwal Tayang Bioskop Trans TV 25 Agustus 2026

August 25, 2026
Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

August 24, 2026
Kim Sang-sik

Kim Sang-sik Janji Menari Jika Vietnam Juara

August 26, 2026
Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

Prabowo Targetkan Indonesia Hentikan Impor Minyak dan LPG

August 26, 2026
Chatbot AI Grok

Respons Aneh Grok Bikin Pengguna Bingung

August 26, 2026
PT Mayawana Persada memperkuat kesiapsiagaan karhutla di Kalbar dengan 170 personel, delapan posko, pemantauan hotspot, dan pengelolaan hidrologi gambut.

PT Mayawana Persada Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kalbar

August 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved