JAKARTA, Cobisnis.com – Mungkin kamu berpikir bahwa setelah disiram, tanaman akan tumbuh subur. Tapi, kenapa malah layu?
Tanaman yang layu biasanya dianggap kekurangan air, tapi kenapa sudah rutin disiram tetap saja masih layu?
Kondisi ini biasanya disebabkan beberapa faktor lingkungan ataupun karena perawatan.
Berikut ini, dilansir dari Southern Living, Rabu (19/08/2026), ini dia beberapa penyebab kenapa tanaman bisa layu padahal sudah rutin disiram. Yuk, disimak!
1. Terlalu banyak menyirami tanaman
Penyiraman berlebihan terutama di daerah tanah akan terasa berat atau wadah dengan drainase yang buruk, menyebabkan akar terendam air. Jika dibiarkan terlalu lama, akar akan membusuk, daun layu, dan tanaman mati.
Untuk memperbaiki situasi ini, hentikan penyiraman sampai tanah terasa kering saat disentuh sekitar dua inci dalamnya, perbaiki drainase, dan, sebagai upaya terakhir, periksa tanaman apakah ada akar yang lembek dan pangkas atau buang tanaman tersebut.
2. Tidak menyiram secara mendalam
Untuk menghasilkan akar yang sehat, tanaman perlu disiram secara mendalam. Sebaiknya memberikan lebih banyak air setiap kali penyiraman, bahkan jika jaraknya beberapa hari. Daripada hanya menyiram tanaman sedikit setiap hari. Penyiraman yang dilakukan pada permukaan saja menyebabkan akar dangkal dan tanaman layu.
3. Menyiram tanaman di waktu yang salah
Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah pagi hari. Sebab, itu adalah waktu yang lebih sejuk ini memungkinkan tanaman menyerap kelembapan sebelum suhu naik dan membantu mencegah air menguap sebelum terserap ke dalam tanah.
4. Tanaman Mengalami Tekanan Angin
Jika tanaman ditempatkan di lokasi yang sering diterpa angin kencang dan kering atau terkena hembusan angin, daunnya akan cepat kehilangan kelembapan dan layu.
Jadi, sebaiknya tambahkan pelindung angin atau pindahkan tanaman untuk membantu mencegah masalah ini.
5. Tanaman menderita stres akibat suhu
Penyebab lain yang membuat tanaman layu adalah karena suhu yang terlalu dingin. Hal ini terutama terlihat pada tanaman muda di kebun yang sedang beradaptasi dengan kondisi sinar matahari baru.
Untuk mencegah hal ini terjadi kembali, tambahkan kain peneduh sementara sampai tanaman menyesuaikan diri dengan suhu dingin.
6. Tanaman mengalami kondisi akar yang padat
Tanaman hias dalam ruangan dan tanaman yang ditanam di luar ruangan dalam pot dapat terlihat layu jika akarnya terlalu padat di dalam pot.
Jika akar tidak memiliki ruang untuk meregang dan menyerap kelembapan karena pot terlalu kecil, akar tidak akan menyerap air. Ini saatnya untuk memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar atau menanamnya di taman.
7. Penyakit Tanaman
Selain terlalu sering menyiram, tanaman layu juga bisa dikarena terserang penyakit jamur yang ditularkan melalui tanah dapat menyerang akar. Sehingga, menyebabkan layu mendadak dan permanen.
Layu akibat Fusarium dan Verticillium umum terjadi pada tanaman sayuran dan tanaman berbunga dan sering muncul selama kondisi kering. Phytophthora adalah jamur air dan terjadi selama periode cuaca hujan, penyiraman berlebihan, dan di tanah basah yang lambat mengering.









