• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Krisis Air Mengancam Energi Hungaria, PLTN Paks Terpaksa Dimatikan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
in Nasional
0
Krisis Air Mengancam Energi Hungaria, PLTN Paks Terpaksa Dimatikan

JAKARTA, Cobisnis.com – Hungaria akan menutup sementara Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN Paks setelah permukaan Sungai Danube turun ke level terendah.

Kondisi tersebut membuat pasokan air untuk mendinginkan reaktor tidak lagi mencukupi. PLTN Paks merupakan satu satunya pembangkit nuklir yang beroperasi di Hungaria.

Perdana Menteri Hungaria Peter Magyar mengatakan PLTN Paks akan dimatikan mulai Minggu, 3 Agustus 2026. Penghentian ini menjadi yang pertama sejak pembangkit tersebut beroperasi 44 tahun lalu.

PLTN Paks memiliki peran penting dalam sistem energi Hungaria. Pembangkit tersebut selama ini memasok hampir separuh kebutuhan listrik negara tersebut.

Penurunan debit Sungai Danube membuat kemampuan pembangkit terus berkurang. Produksi listrik yang sebelumnya mencapai 965 megawatt pada Jumat turun menjadi 240 megawatt pada malam harinya.

Angka tersebut jauh di bawah kapasitas normal PLTN Paks yang berada di sekitar 2.000 megawatt. Pembangkit ini menggunakan air Sungai Danube untuk membantu mendinginkan empat reaktornya.

Permukaan air yang terus menyusut membuat pompa kesulitan menarik air dalam jumlah yang dibutuhkan. Pemerintah Hungaria menetapkan pembangkit harus dihentikan ketika permukaan sungai di wilayah Paks mencapai minus 134 sentimeter.

Ketinggian air diperkirakan turun hingga minus 144 sentimeter. Angka tersebut bahkan melampaui rekor sebelumnya sebesar minus 98 sentimeter yang tercatat pada 2018.

Sungai Danube membentang dari Jerman hingga Laut Hitam dan menjadi salah satu sungai besar Eropa yang terdampak penyusutan debit. Kondisi tersebut dikaitkan dengan gelombang panas dan kekeringan berkepanjangan dalam beberapa bulan terakhir.

Dampak kekeringan tidak hanya dirasakan sektor energi. Pemerintah Hungaria juga mencatat gangguan terhadap pelayaran, pariwisata, pertanian, dan industri.

Pemerintah telah memberlakukan pembatasan penggunaan air di lebih dari 100 kota dan desa. Perusahaan dengan konsumsi air tinggi juga diminta secara sukarela mengurangi penggunaan air untuk menjaga ketersediaan.

Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan negaranya terus memantau kondisi pasokan energi di kawasan. Slovakia juga menyatakan siap memberikan bantuan apabila diperlukan.

Kondisi ini terjadi setelah sebagian besar wilayah Eropa mengalami gelombang panas beruntun sejak Mei. Kelompok World Weather Attribution menilai perubahan iklim akibat aktivitas manusia menjadi penyebab utama suhu ekstrem tersebut.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: gelombang panasHungariaKrisis IklimPLTN PaksSungai Danube

Related Posts

Ariana Grande Akan Mengurangi Penampilan Publik Setelah Menyelesaikan Tur

Tiga Singa Mati di Kebun Binatang Tokyo Diduga Akibat Stres Panas

by Zahra Zahwa
August 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tiga ekor singa di Kebun Binatang Tama, Tokyo, Jepang, mati dalam kurun satu pekan. Pihak kebun binatang...

Korea Selatan Pecahkan Rekor Panas Tertinggi Sepanjang Sejarah

Korea Selatan Pecahkan Rekor Panas Tertinggi Sepanjang Sejarah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Korea Selatan mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah pengamatan cuaca setelah Kota Yangsan mencapai 42,5 derajat Celsius...

Arab Saudi Catat Suhu 50 Derajat Celsius, Warga Hindari Keluar Saat Siang Hari

Arab Saudi Catat Suhu 50 Derajat Celsius, Warga Hindari Keluar Saat Siang Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang panas ekstrem melanda Provinsi Timur Arab Saudi dengan suhu udara mencapai 50 derajat Celsius. Angka tersebut...

Brasil Kecam Rencana Trump Kenakan Tarif Transit di Selat Hormuz

Gelombang Panas Landa Italia, Suhu di Sardinia Diprediksi Tembus 45 Derajat

by Desti Dwi Natasya
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Italia tengah menghadapi fase paling intens dari gelombang panas ketiga sepanjang 2026. Suhu di wilayah pedalaman Sardinia...

Cuaca Panas Pecahkan Aktivitas di Paris, Menara Eiffel Tutup Lebih Cepat dan Tour de France Ubah Rute

Cuaca Panas Pecahkan Aktivitas di Paris, Menara Eiffel Tutup Lebih Cepat dan Tour de France Ubah Rute

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda Perancis memaksa sejumlah objek wisata ikonik di Paris menyesuaikan jam operasional. Langkah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Impact Investment Festival

Impact Investment Festival 2026 Perkuat Kolaborasi Regulator dan Pasar Modal untuk Dorong Impact Investing Indonesia

August 15, 2026
Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

Indonesia Lama Dijajah Belanda, Mengapa Bahasanya Tak Banyak Dipakai?

August 15, 2026
Abbas Araghchi

Menlu Iran Tegaskan Belum Ada Keputusan untuk Kembali Berunding dengan AS

August 15, 2026
Bahaya Makan Tengah Malam, Bisa Sebabkan Lonjakan Gula Darah

Bahaya Makan Tengah Malam, Bisa Sebabkan Lonjakan Gula Darah

August 15, 2026
Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Qatar Tolak Klaim Komandan Iran soal Penahanan Tiga Pilo

August 16, 2026
Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Selena Gomez Digugat Terkait Tuduhan Penipuan di Startup Wondermind

August 16, 2026
Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Vishal Garg Ingin Kembali Jadi CEO Better.com Setelah Dicopot

August 16, 2026
Waspada, Terlalu Lama Pakai Helm Bisa Picu Kulit Kepala Berminyak

Waspada, Terlalu Lama Pakai Helm Bisa Picu Kulit Kepala Berminyak

August 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved