JAKARTA, Cobisnis.com – Menurut sebuah laporan terbaru, minum hingga lima cangkir kopi sehari dapat memberikan manfaat kesehatan.
Penelitian oleh American Heart Association (AHA), yang diterbitkan di jurnal Circulation, menyimpulkan bahwa minum kopi secara teratur mugkin terkait dengan risiko stroke, diabetes, dan gagal jantung yang lebih rendah.
Dilansir dari nine, Senin (03/08/2026), menurut Dr. Jennifer Miao, ahli jantung mengatakan meskipun manfaat ini terbatas pada jenis kopi, misalnya kopi yang disaring kertas dan kopi instan, dan bukan espresso yang digunakan untuk membuat flat white, cappuccino dan latte.
Laporan tersebut menyatakan bahwa pilihan yang tidak disaring seperti mengandung senyawa yang disebut cafestol, yang dapat meningkatkan lipoprotein densitas rendah (LDL), atau yang dikenal sebagai kolesterol jahat, yang dapat menyumbat arteri.
Selain itu, penelitian juga menemukan perbedaan antara biji kopi alami dan kafein sintetis.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa berdasarkan bukti yang dikumpulkan, mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang secara teratur dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan bahwa hingga lima cangkir sehari aman bagi sebagian besar orang dewasa dan dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, termasuk penyakit jantung koroner, stroke, gagal jantung, dan AF (fibrilasi atrium), serta hipertensi dan diabetes tipe 2.
Lebih lanjut, kata Dr. Samantha Gardener, Peneliti dari Universitas Western Australia, mengatakan bahwa penelitiannya sendiri di McCusker Alzheimer’s Research Foundation menunjukkan kalau kopi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
“Kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia, dan bukti yang muncul menunjukkan bahwa kopi mungkin memiliki manfaat bagi kesehatan kardiovaskular dan otak.”
“Kopi mengandung ratusan senyawa bioaktif, termasuk kafein dan polifenol yang dapat memengaruhi jalur yang terlibat dalam peradangan, penuaan, dan kesehatan pembuluh darah. Karena kesehatan kardiovaskular terkait erat dengan kesehatan otak, efek ini dapat berkontribusi pada penuaan kognitif yang lebih sehat,” kata Dr. Gardener.
Lebih lanjut, Dr. Gardener memperingatkan agar tidak meningkatkan konsumsi kopi hingga lima cangkir sehari.
Dia mengatakan bahwa meskipun bukti yang lebih luas menunjukkan konsumsi kopi dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, jumlah minimal setiap orang berbeda-beda, tergantung pada faktor-faktor seperti sensitivitas kafein, bagaimana tubuh individu memetabolisme stimulan, kualitas tidur, dan kondisi kesehatan yang mendasarinya termasuk kehamilan, pengobatan, kecemasan, gangguan irama jantung.
“Daripada berfokus pada konsumsi lima cangkir sehari, lebih penting untuk menganggap kopi sebagai salah satu komponen dari gaya hidup sehat secara keseluruhan,” tambahnya.
“Aktivitas fisik teratur, pola makan sehat, tidur yang cukup, tidak merokok, dan mengelola faktor risiko kardiovaskular seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol memiliki bukti yang jauh lebih kuat untuk mengurangi risiko demensia,” tukas Dr. Gardenia.













