JAKARTA, Cobisnis.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menyetujui langkah awal untuk mendanai operasi militer Presiden Donald Trump di Iran. Rancangan itu juga mencakup tambahan anggaran bagi Pentagon dan bantuan untuk petani AS.
Selain itu, paket tersebut mengalokasikan dana hibah bagi negara bagian. Dana itu bertujuan mendukung penyelenggaraan pemilu melalui program yang berkaitan dengan SAVE America Act milik Trump.
Ketua DPR AS Mike Johnson berhasil meloloskan resolusi anggaran setelah menghadapi perbedaan pendapat di internal Partai Republik. Pemungutan suara berlangsung ketat dengan hasil 216 berbanding 214.
Namun, sejumlah anggota Partai Republik masih menyampaikan keberatan. Kelompok moderat meminta penjelasan lebih rinci mengenai tambahan anggaran Pentagon.
Sementara itu, kelompok konservatif yang fokus pada disiplin fiskal menolak rencana tersebut. Mereka menilai pemerintah akan menambah beban utang nasional melalui paket anggaran itu.
Meski resolusi anggaran telah lolos, DPR AS belum membahas isi rancangan undang-undang secara rinci. Karena itu, pimpinan Partai Republik masih harus menyusun ketentuan final yang diperkirakan memicu perdebatan lebih panjang.
Di sisi lain, mayoritas Partai Republik di DPR tetap sangat tipis. Kondisi itu membuat proses pembahasan berikutnya diperkirakan berlangsung sulit, terutama menjelang pemilu paruh waktu.













