• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
in Teknologi
0
Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

JAKARTA, Cobisnis.com – Elon Musk mulai melihat luar angkasa sebagai lokasi potensial untuk membangun infrastruktur komputasi AI. Gagasan ini semakin menarik setelah SpaceX dan xAI disatukan dalam satu ekosistem dengan valuasi gabungan sekitar US$1,25 triliun.

“Siapapun yang mampu menyediakan compute dan energi dalam skala terbesar akan berada di posisi yang sangat kuat,” kata Indrawan Nugroho, dikutip dari kanal YouTube Dr. Indrawan Nugroho, Selasa (1/9/2026).

Kebutuhan energi menjadi salah satu persoalan terbesar dalam pengembangan AI. Data center membutuhkan listrik dalam jumlah besar, sementara pembangunan pembangkit, jaringan transmisi, dan infrastruktur pendukung membutuhkan waktu.

xAI telah menghadapi persoalan tersebut melalui Colossus di Memphis, Tennessee. Superkomputer untuk mengembangkan Grok itu disebut telah menggunakan lebih dari 200.000 chip Nvidia dan masih membutuhkan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI.

Tekanan energi juga dirasakan perusahaan teknologi lain. Microsoft mendukung pengoperasian kembali pembangkit nuklir berkapasitas 835 MW di Pennsylvania, sementara Amazon memperluas kerja sama untuk memperoleh pasokan listrik hingga 1.920 MW dari pembangkit nuklir.

Di tengah persaingan tersebut, SpaceX memiliki aset yang tidak dimiliki perusahaan AI pada umumnya. Perusahaan ini memiliki roket yang dapat digunakan kembali, produksi satelit dalam jumlah besar, Starlink, komunikasi laser, serta kemampuan mengirim perangkat keras ke orbit.

Kemampuan itu berpotensi digunakan untuk membangun data center orbital. Satelit dapat membawa chip AI, memperoleh energi dari matahari, terhubung melalui komunikasi laser, lalu memproses data langsung di luar angkasa.

Konsep tersebut juga mulai diteliti perusahaan lain. Google memperkenalkan Project Suncatcher pada November 2025, sebuah riset mengenai konstelasi satelit bertenaga surya yang membawa TPU dan terhubung melalui jaringan optik.

Pada Januari 2026, SpaceX mengajukan aplikasi kepada regulator Amerika Serikat untuk membangun sistem data center orbital hingga 1 juta satelit. Jumlah tersebut merupakan batas maksimum dalam pengajuan dan belum berarti seluruh satelit tersebut mendapat izin untuk diluncurkan.

Penggabungan SpaceX dan xAI membuat rencana tersebut memiliki jalur bisnis yang saling terhubung. SpaceX membawa perangkat keras ke orbit, Starlink menyediakan jaringan, sementara xAI memiliki kebutuhan compute yang besar dan berpotensi menjadi pengguna awal.

Namun, pembangunan data center di luar angkasa menghadapi tantangan besar. Biaya peluncuran, penggantian chip, pemeliharaan, serta sistem pembuangan panas menjadi persoalan karena ruang hampa tidak memiliki udara yang dapat membantu membawa panas keluar dari server.

Karena itu, SpaceX kemungkinan tidak akan langsung bersaing dengan AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud di pasar cloud umum. Jalur yang lebih realistis adalah memulai dari pemrosesan data satelit, pengamatan bumi, pertahanan, cuaca, dan kebutuhan lain yang memang berasal dari luar angkasa.

Jika biaya peluncuran terus turun dan teknologi semakin matang, komputasi orbital berpotensi berkembang menjadi bagian baru dari industri AI. Ambisi Musk menunjukkan bahwa persaingan AI ke depan tidak hanya ditentukan oleh model terbaik, tetapi juga oleh siapa yang mampu menguasai compute, energi, chip, dan infrastruktur pendukungnya.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: AIdata centerElon MuskSpaceXxAI

Related Posts

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia mulai mendapat perhatian dalam perkembangan industri kecerdasan buatan atau AI global. Salah satu yang menjadi sorotan...

Suara Bising Masih Menjadi Salah Satu Keluhan Utama Tamu Hotel

Foto Menu Buatan AI Semakin Marak, Konsumen Pertanyakan Keasliannya

by Zahra Zahwa
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Adaeze Onejeme menemukan pemandangan yang tidak biasa saat mengunjungi pasar malam di Hollywood, Los Angeles, bersama saudarinya...

NBA Jatuhkan Sanksi Berat kepada Clippers Usai Investigasi Kawhi Leonard

Investor SpaceX Hadapi Risiko Besar, Tak Ada Pengganti Elon Musk

by Zahra Zahwa
September 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – SpaceX mengingatkan investor mengenai risiko besar yang dapat muncul jika Elon Musk tidak lagi memimpin perusahaan. Peringatan...

Cara Mengatasi Stres Berubah Mengikuti Musim dan Jam Biologis Tubuh

Bisnis Hobi dan Kreatif Tumbuh di Tengah Ancaman AI terhadap Dunia Kerja

by Zahra Zahwa
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kecerdasan buatan atau AI terus mengubah dunia kerja. Namun, teknologi tersebut tidak mengambil semua jenis pekerjaan. Sejumlah...

Gedung Pentagon (Foto/Wikipedia)

Pentagon Bekali 3 Juta Personel dengan AI Militer

by Desti Dwi Natasya
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) resmi mengintegrasikan dua model kecerdasan buatan (AI), ChatGPT dari OpenAI dan Grok...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

September 1, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

September 3, 2026
BNI Wilayah 15 memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan menghadirkan jajaran manajemen untuk menyapa nasabah di Cabang Kramat dan Gambir.

BNI Wilayah 15 Dekatkan Layanan di Hari Pelanggan Nasional

September 7, 2026
QRIS membuat pembayaran digital lebih praktis dengan satu kode untuk berbagai layanan. Lantas, bagaimana sebenarnya sistem QRIS bekerja?

Bagaimana Sebenarnya Cara Kerja QRIS?

September 7, 2026
MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

September 7, 2026
Gianni Infantino Pastikan Kembali Calonkan Diri sebagai Presiden FIFA

Gianni Infantino Pastikan Kembali Calonkan Diri sebagai Presiden FIFA

September 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved