• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, November 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

4 Gunung Api Erupsi di Hari yang Sama, Ini Penjelasannya

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 8, 2026
in Nasional
0
4 Gunung Api Erupsi di Hari yang Sama, Ini Penjelasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktivitas gunung api di Indonesia menjadi perhatian setelah empat gunung mengalami erupsi dalam waktu yang hampir bersamaan. Fenomena tersebut terjadi di sejumlah wilayah pada Minggu (6/9/2026).

Gunung yang mengalami erupsi meliputi Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, serta Gunung Ibu di Maluku Utara.

Erupsi yang berlangsung dalam waktu berdekatan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan apakah aktivitas keempat gunung api itu memiliki keterkaitan.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa erupsi beberapa gunung api pada waktu yang sama dapat terjadi secara alamiah.

Kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya satu penyebab yang menghubungkan seluruh gunung.

Hal itu tidak terlepas dari posisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik. Wilayah ini memiliki banyak gunung api aktif dengan karakteristik serta sistem vulkanik yang berbeda.

“Beberapa gunung api dapat erupsi pada hari yang sama secara alami,” keterangan Badan Geologi, Selasa (8/9/2026).

“Ini tidak otomatis berarti ada satu fenomena besar yang menghubungkan semuanya,” sambung Badan Geologi dalam unggahannya.

Badan Geologi menegaskan bahwa setiap gunung api memiliki kondisi dan pola aktivitas masing-masing. Oleh sebab itu, peningkatan aktivitas pada satu gunung tidak secara otomatis berkaitan dengan gunung api lainnya.

Erupsi juga merupakan salah satu bentuk aktivitas alami gunung api. Tingkat kekuatannya dapat berbeda, sehingga tidak seluruh erupsi menghasilkan dampak dengan skala yang sama.

Menurut Badan Geologi, perubahan dari pola aktivitas yang selama ini dianggap normal justru menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi setiap gunung api.

“Erupsi beberapa gunung api yang terjadi pada hari yang sama merupakan aktivitas vulkanis yang alami dan tidak saling memicu satu dan yang lainnya,” bunyi kesimpulan Badan Geologi dalam unggahannya.

Ahli Ungkap Alasan Empat Gunung Bisa Erupsi Bersamaan

Penjelasan serupa disampaikan ahli gempa dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono. Ia mengaitkan fenomena tersebut dengan dinamika tektonik di kawasan Cincin Api Pasifik.

“Fenomena erupsi simultan pada empat gunung api di Indonesia pada 6 September 2026, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu merupakan manifestasi dinamika tektonik global di wilayah ring of fire,” ujar Daryono dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Minggu (6/9/2026).

Daryono menjelaskan bahwa Indonesia berada di kawasan dengan aktivitas tektonik yang kompleks. Sejumlah lempeng bumi bertemu dan saling berinteraksi di wilayah tersebut, termasuk Lempeng Indo-Australia, Pasifik, dan Filipina dengan Lempeng Eurasia.

Meski erupsi terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, Daryono menegaskan bahwa hal tersebut bukan berarti letusan salah satu gunung menjadi pemicu bagi gunung lainnya.

Ia menjelaskan tidak terdapat satu jaringan saluran magma bawah tanah yang menghubungkan dapur magma keempat gunung tersebut. Masing-masing gunung memiliki sistem vulkanik yang bekerja secara tersendiri.

Erupsi dapat terjadi ketika tekanan magma dan fluida di dalam sistem vulkanik masing-masing meningkat hingga mencapai kondisi tertentu yang memicu keluarnya material vulkanik.

Perbedaan karakter erupsi juga dapat terlihat dari ketinggian kolom abu yang dihasilkan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor dalam sistem vulkanik setiap gunung.

“Perbedaan ketinggian kolom abu dari masing-masing erupsi mencerminkan variasi dinamika erupsi, tingkat viskositas magma, serta kandungan gas vulkanik,” jelas Daryono.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Badan GeologiCincin Api Pasifikcobisnis.comerupsi gunung apiGunung Anak KrakatauGunung IbuGunung SemeruHeadlineIli Lewotolok

Related Posts

Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

by Hidayat Taufik
November 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penampilan seseorang kerap dikaitkan dengan kondisi finansial. Namun, pakaian bermerek, kendaraan mewah, hingga rumah megah ternyata bukan...

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bersama 10 mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Hambalang, Kabupaten...

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

by Hidayat Taufik
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dalam balapan Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail,...

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp2,58 Juta per Gram

Harga Emas Antam Berfluktuasi, Ditutup Rp2,545 Juta per Gram

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga emas batangan Antam mencatat kenaikan selama sepekan perdagangan pada 2 sampai 7 November 2026. Berdasarkan data...

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan aktivitas ancaman siber tertinggi berdasarkan sebuah peta pemantauan serangan digital...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Banyak Disasar Aktivitas Siber

November 8, 2026
Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

Diduga Skenario Pemakzulan Prabowo Sudah Disiapkan, Penggantinya Terungkap?

November 8, 2026
128 Bank di Jepang Lumpuh, Gangguan Siber Juga Hantui Perbankan Dunia

128 Bank di Jepang Lumpuh, Gangguan Siber Juga Hantui Perbankan Dunia

November 8, 2026
Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

November 8, 2026
Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

Penelitian Ungkap Cara Membedakan Wajah Orang Kaya dan Miskin

November 9, 2026
Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

Nusantara Luxury Exchange, Upaya Kemenpar Bidik Wisatawan Berdaya Beli Tinggi

November 8, 2026
Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

Deretan Mantan Kapolri yang Hadiri Pertemuan Bersama Prabowo di Hambalang

November 8, 2026
Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

Duel Sengit di Lap Terakhir, Veda Pratama Sukses Rebut Posisi Keempat!

November 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved