• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejarah ilmu ekonomi menunjukkan bahwa teori ekonomi terus berkembang mengikuti perubahan masyarakat dan berbagai krisis yang terjadi. Hal itu disampaikan Ferry saat membahas perjalanan pemikiran ekonomi dari era Adam Smith hingga krisis finansial 2008.

“Artinya ekonomi, ilmu ekonomi itu bukan teori pasti, Teman-teman. Sifatnya analisis, menyesuaikan konteksnya, menyesuaikan situasinya, menyesuaikan masyarakatnya,” kata Ferry, dikutip dari kanal Youtube Ferry Irwandi, Kamis (3/9/2026).

Ferry menjelaskan, istilah ekonomi berasal dari bahasa Yunani, oikonomia, yang berkaitan dengan cara mengatur rumah tangga. Namun jauh sebelum ekonomi menjadi sebuah disiplin ilmu, manusia telah melakukan aktivitas ekonomi melalui barter, pemenuhan kebutuhan, hingga penggunaan alat tukar.

Memasuki abad ke 18, Adam Smith menjadi salah satu tokoh penting dalam pembentukan ilmu ekonomi modern. Melalui bukunya The Wealth of Nations yang terbit pada 1776, Smith membahas antara lain pembagian kerja, produktivitas, dan mekanisme pasar.

Menurut Ferry, pemikiran Smith banyak menekankan bagaimana kepentingan individu dapat bekerja melalui mekanisme pasar. Konsep tersebut kemudian dikenal melalui istilah invisible hand, yang menggambarkan peran permintaan dan penawaran dalam mengatur aktivitas ekonomi.

Pemikiran Smith kemudian mendapat kritik dari Karl Marx. Ferry menjelaskan, Marx menyoroti perkembangan kapitalisme dan persoalan hubungan antara modal dengan tenaga kerja yang muncul dalam sistem produksi berbasis modal.

Perubahan besar dalam pemikiran ekonomi terjadi setelah Great Depression pada 1929. Krisis tersebut menunjukkan bahwa pengangguran dan lemahnya permintaan dapat terjadi dalam skala besar, sehingga muncul pemikiran John Maynard Keynes mengenai pentingnya permintaan agregat dan intervensi pemerintah.

Ferry menjelaskan, Keynes melihat pemerintah perlu mengambil peran ketika perekonomian mengalami krisis. Bentuknya dapat berupa belanja pemerintah, pemberian insentif, hingga pembukaan lapangan kerja untuk menjaga perputaran uang dalam perekonomian.

Pemikiran Keynes kemudian menghadapi tantangan ketika dunia mengalami stagflasi pada era 1970 an. Kondisi tersebut memperlihatkan situasi ketika inflasi dan pengangguran sama sama tinggi, sehingga pendekatan ekonomi sebelumnya tidak cukup menjelaskan seluruh persoalan.

Perkembangan berikutnya melahirkan berbagai pendekatan baru, termasuk neoliberalisme dan behavioral economics. Behavioral economics menunjukkan bahwa keputusan ekonomi manusia tidak selalu sepenuhnya rasional seperti yang diasumsikan dalam sebagian teori ekonomi sebelumnya.

Ferry juga menyinggung krisis finansial Amerika Serikat pada 2008 yang berkaitan dengan masalah subprime mortgage. Respons pemerintah melalui kebijakan belanja kembali menunjukkan bahwa intervensi negara dapat menjadi salah satu instrumen ketika ekonomi mengalami guncangan besar.

Ia kemudian memberikan contoh kebijakan ekonomi dalam kehidupan sehari hari, mulai dari bantuan langsung, program makanan bergizi, hingga harga masker saat pandemi COVID 19. Menurut Ferry, kebijakan tidak cukup dinilai dari konsep teorinya, tetapi juga dari bagaimana kebijakan tersebut dijalankan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Makanya ngomong ekonomi itu tidak akan bisa selalu populer,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, ketika kebutuhan terhadap suatu barang meningkat sementara barang pengganti sulit ditemukan, perubahan harga dapat terjadi karena permintaan yang relatif tidak elastis. Kondisi tersebut salah satunya terlihat pada harga masker ketika pandemi COVID 19.

Ia juga mencontohkan persoalan minyak goreng dan rokok ilegal untuk menunjukkan bagaimana kebijakan dapat memunculkan respons lain dari pelaku ekonomi. Menurutnya, kebijakan ekonomi perlu mempertimbangkan perilaku masyarakat, mekanisme pasar, serta dampak turunannya.

“Segitu rumitnya ketika kita ngebahas ekonomi suatu negara,” kata Ferry. Karena itu, menurutnya, kebijakan ekonomi perlu dikaji secara teknokratis dengan mempertimbangkan kondisi nyata, bukan sekadar mengejar kebijakan yang terlihat populer.

Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
free online course
download samsung firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Adam SmithEkonomi IndonesiaFerryilmu ekonomiKeynes

Related Posts

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Naik, dari US$40 Miliar Jadi US$45 Miliar

Bahlil Targetkan Ekspor Nikel Naik, dari US$40 Miliar Jadi US$45 Miliar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia,...

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

by Hidayat Taufik
October 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali menggelar forum strategis tahunan yang menjadi barometer arah kebijakan dan...

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.866 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026 pagi....

OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

OJK Ungkap Kredit Perbankan Tumbuh 13,65% Jadi Rp9.178 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat kredit perbankan tumbuh 13,65% secara tahunan pada Agustus 2026. Total kredit...

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.947 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.947 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026 pagi....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bahlil Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

October 17, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved