• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 3, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejarah ilmu ekonomi menunjukkan bahwa teori ekonomi terus berkembang mengikuti perubahan masyarakat dan berbagai krisis yang terjadi. Hal itu disampaikan Ferry saat membahas perjalanan pemikiran ekonomi dari era Adam Smith hingga krisis finansial 2008.

“Artinya ekonomi, ilmu ekonomi itu bukan teori pasti, Teman-teman. Sifatnya analisis, menyesuaikan konteksnya, menyesuaikan situasinya, menyesuaikan masyarakatnya,” kata Ferry, dikutip dari kanal Youtube Ferry Irwandi, Kamis (3/9/2026).

Ferry menjelaskan, istilah ekonomi berasal dari bahasa Yunani, oikonomia, yang berkaitan dengan cara mengatur rumah tangga. Namun jauh sebelum ekonomi menjadi sebuah disiplin ilmu, manusia telah melakukan aktivitas ekonomi melalui barter, pemenuhan kebutuhan, hingga penggunaan alat tukar.

Memasuki abad ke 18, Adam Smith menjadi salah satu tokoh penting dalam pembentukan ilmu ekonomi modern. Melalui bukunya The Wealth of Nations yang terbit pada 1776, Smith membahas antara lain pembagian kerja, produktivitas, dan mekanisme pasar.

Menurut Ferry, pemikiran Smith banyak menekankan bagaimana kepentingan individu dapat bekerja melalui mekanisme pasar. Konsep tersebut kemudian dikenal melalui istilah invisible hand, yang menggambarkan peran permintaan dan penawaran dalam mengatur aktivitas ekonomi.

Pemikiran Smith kemudian mendapat kritik dari Karl Marx. Ferry menjelaskan, Marx menyoroti perkembangan kapitalisme dan persoalan hubungan antara modal dengan tenaga kerja yang muncul dalam sistem produksi berbasis modal.

Perubahan besar dalam pemikiran ekonomi terjadi setelah Great Depression pada 1929. Krisis tersebut menunjukkan bahwa pengangguran dan lemahnya permintaan dapat terjadi dalam skala besar, sehingga muncul pemikiran John Maynard Keynes mengenai pentingnya permintaan agregat dan intervensi pemerintah.

Ferry menjelaskan, Keynes melihat pemerintah perlu mengambil peran ketika perekonomian mengalami krisis. Bentuknya dapat berupa belanja pemerintah, pemberian insentif, hingga pembukaan lapangan kerja untuk menjaga perputaran uang dalam perekonomian.

Pemikiran Keynes kemudian menghadapi tantangan ketika dunia mengalami stagflasi pada era 1970 an. Kondisi tersebut memperlihatkan situasi ketika inflasi dan pengangguran sama sama tinggi, sehingga pendekatan ekonomi sebelumnya tidak cukup menjelaskan seluruh persoalan.

Perkembangan berikutnya melahirkan berbagai pendekatan baru, termasuk neoliberalisme dan behavioral economics. Behavioral economics menunjukkan bahwa keputusan ekonomi manusia tidak selalu sepenuhnya rasional seperti yang diasumsikan dalam sebagian teori ekonomi sebelumnya.

Ferry juga menyinggung krisis finansial Amerika Serikat pada 2008 yang berkaitan dengan masalah subprime mortgage. Respons pemerintah melalui kebijakan belanja kembali menunjukkan bahwa intervensi negara dapat menjadi salah satu instrumen ketika ekonomi mengalami guncangan besar.

Ia kemudian memberikan contoh kebijakan ekonomi dalam kehidupan sehari hari, mulai dari bantuan langsung, program makanan bergizi, hingga harga masker saat pandemi COVID 19. Menurut Ferry, kebijakan tidak cukup dinilai dari konsep teorinya, tetapi juga dari bagaimana kebijakan tersebut dijalankan dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Makanya ngomong ekonomi itu tidak akan bisa selalu populer,” ujar Ferry.

Ferry menjelaskan, ketika kebutuhan terhadap suatu barang meningkat sementara barang pengganti sulit ditemukan, perubahan harga dapat terjadi karena permintaan yang relatif tidak elastis. Kondisi tersebut salah satunya terlihat pada harga masker ketika pandemi COVID 19.

Ia juga mencontohkan persoalan minyak goreng dan rokok ilegal untuk menunjukkan bagaimana kebijakan dapat memunculkan respons lain dari pelaku ekonomi. Menurutnya, kebijakan ekonomi perlu mempertimbangkan perilaku masyarakat, mekanisme pasar, serta dampak turunannya.

“Segitu rumitnya ketika kita ngebahas ekonomi suatu negara,” kata Ferry. Karena itu, menurutnya, kebijakan ekonomi perlu dikaji secara teknokratis dengan mempertimbangkan kondisi nyata, bukan sekadar mengejar kebijakan yang terlihat populer.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: Adam SmithEkonomi IndonesiaFerryilmu ekonomiKeynes

Related Posts

BPS Catat 7,38 Juta Pengangguran, Turun 77.000 Orang dalam Setahun

BPS Catat 7,38 Juta Pengangguran, Turun 77.000 Orang dalam Setahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,38 juta orang pada Agustus 2026. Angka...

Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

Kabar Baik Pagi Ini! Rupiah Menguat ke Rp18.115 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp18.115 per dolar AS pada perdagangan Rabu (4/11/2026) pagi. Mata uang...

Hana Bank Economic Outlook 2027 Bahas Prospek Ekonomi Global

Hana Bank Economic Outlook 2027 Bahas Prospek Ekonomi Global

by Rizki Meirino
October 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menggelar Hana Bank Economic Outlook 2027 untuk membahas prospek ekonomi global...

BI Ungkap Efek MSCI, Dana Asing Keluar dari Pasar Saham dan SBN

BI Buka Suara! Ini 4 Faktor yang Bikin Rupiah Makin Tertekan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah tertekan hingga mendekati Rp18.200 per dolar Amerika Serikat (AS). Bank Indonesia (BI) menyebut pelemahan...

Belanda Siapkan Penggantian 25.000 ASN dengan AI

Konser Ye di GBK Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar

by Desti Dwi Natasya
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konser musisi asal Amerika Serikat Ye atau Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved