• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 8, 2026
in Lifestyle
0
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Austria mulai menerapkan ketentuan yang membatasi penggunaan hijab di lingkungan pendidikan. Aturan tersebut ditujukan kepada siswi Muslim yang berusia kurang dari 14 tahun.

Ketentuan ini diterapkan di berbagai sekolah, baik yang dikelola pemerintah maupun lembaga pendidikan swasta. Siswi dalam kelompok usia tersebut tidak diperbolehkan mengenakan penutup kepala yang berkaitan dengan ajaran agama Islam.

Menteri Integrasi Austria Claudia Bauer dari Partai Rakyat (ÖVP) mengatakan kebijakan tersebut dibuat dengan alasan perlindungan terhadap anak. Pemerintah memandang penggunaan penutup kepala pada usia dini dapat menjadi bentuk tekanan terhadap anak perempuan.

Pemerintah juga menempatkan kebijakan tersebut sebagai bagian dari agenda kesetaraan gender. Penerapannya memperoleh dukungan dari koalisi yang terdiri atas ÖVP, Partai Sosial Demokrat (SPÖ), dan NEOS.

Meski demikian, aturan tersebut memicu perdebatan di Austria. Kelompok Muslim dan sejumlah pihak yang bergerak di bidang hukum mempertanyakan kebijakan tersebut karena dianggap dapat mengganggu hak kebebasan beragama.

IGGÖ Berencana Tempuh Jalur Konstitusi

Komunitas Islam di Austria (IGGÖ) menjadi salah satu pihak yang menentang kebijakan tersebut. Carla Amina Baghajati menyebut larangan hijab berisiko menimbulkan dampak sosial bagi anak-anak Muslim yang menjadi sasaran aturan.

“Alih-alih melindungi anak-anak, aturan ini secara khusus menyasar praktik keagamaan tertentu dan justru berisiko mengucilkan anak-anak yang diklaim hendak dilindunginya,” ujar Baghajati,” dikutip dari berbagai sumber, Selasa (8/9/26).

IGGÖ menyatakan akan memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak apabila mereka memutuskan membawa perkara tersebut ke Mahkamah Konstitusi Austria.

Lembaga tersebut mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi Austria sebelumnya pernah membatalkan kebijakan serupa pada 2020. Kala itu, larangan hijab bagi siswi sekolah dasar dinilai tidak sejalan dengan prinsip netralitas agama.

Mekanisme Sanksi bagi Pelanggaran

Pihak sekolah juga mendapat tanggung jawab untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi. Guru yang menemukan siswi mengenakan hijab akan diminta melakukan pendekatan terlebih dahulu melalui komunikasi dengan siswa dan orang tua.

Jika kejadian serupa berulang, persoalan dapat diteruskan kepada lembaga perlindungan anak. Dalam tahap akhir penegakan aturan, wali siswa dapat menghadapi denda yang nilainya mencapai €800 atau sekitar Rp17 juta.

Politisi Partai Hijau Sigi Maurer turut mempersoalkan kebijakan tersebut. Ia mengkritik Menteri Pendidikan Christoph Wiederkehr karena menilai guru dibebani tugas yang menyerupai fungsi penegak aturan.

Dari kubu oposisi, Freedom Party (FPÖ) mengambil sikap yang lebih keras. Mereka menilai aturan tersebut seharusnya tidak hanya diterapkan kepada siswi Muslim di bawah usia 14 tahun.

FPÖ mendorong pembatasan yang lebih luas terhadap penggunaan penutup kepala dan penutup wajah di lingkungan sekolah, termasuk bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Ricarda Berger dari FPÖ juga menyatakan bahwa sekolah tidak seharusnya menjadi ruang bagi politik Islam.

Kebijakan Austria ini memiliki pendekatan yang berbeda dari Prancis. Prancis menerapkan aturan yang melarang penggunaan simbol keagamaan yang dianggap mencolok di sekolah, tanpa membatasi pada satu agama tertentu.

Sementara itu, aturan yang diterapkan Austria secara spesifik menyasar penggunaan penutup kepala yang dikenakan oleh siswi Muslim dalam kelompok usia tertentu.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
free online course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: austriacobisnis.comdiskriminasi agamaKebebasan BeragamaKesetaraan genderlarangan hijabsekolah Austriasiswi Muslim

Related Posts

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Majelis Imam Masjid Dunia

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar dipercaya menjadi presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI) atau Majelis...

8 Parpol Nonparlemen Akan Bertemu Dasco, Bahas RUU Pemilu

8 Parpol Nonparlemen Akan Bertemu Dasco, Bahas RUU Pemilu

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Delapan partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mengklaim akan bertemu pimpinan DPR...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

Gajah Afrika Gunakan Tanaman untuk Obati Diri

September 27, 2026
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

September 27, 2026
Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

Heboh Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Rieke Minta Audit

September 27, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

September 28, 2026
CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

September 28, 2026
Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

September 28, 2026
Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved