• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
September 8, 2026
in Lifestyle
0
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Austria mulai menerapkan ketentuan yang membatasi penggunaan hijab di lingkungan pendidikan. Aturan tersebut ditujukan kepada siswi Muslim yang berusia kurang dari 14 tahun.

Ketentuan ini diterapkan di berbagai sekolah, baik yang dikelola pemerintah maupun lembaga pendidikan swasta. Siswi dalam kelompok usia tersebut tidak diperbolehkan mengenakan penutup kepala yang berkaitan dengan ajaran agama Islam.

Menteri Integrasi Austria Claudia Bauer dari Partai Rakyat (ÖVP) mengatakan kebijakan tersebut dibuat dengan alasan perlindungan terhadap anak. Pemerintah memandang penggunaan penutup kepala pada usia dini dapat menjadi bentuk tekanan terhadap anak perempuan.

Pemerintah juga menempatkan kebijakan tersebut sebagai bagian dari agenda kesetaraan gender. Penerapannya memperoleh dukungan dari koalisi yang terdiri atas ÖVP, Partai Sosial Demokrat (SPÖ), dan NEOS.

Meski demikian, aturan tersebut memicu perdebatan di Austria. Kelompok Muslim dan sejumlah pihak yang bergerak di bidang hukum mempertanyakan kebijakan tersebut karena dianggap dapat mengganggu hak kebebasan beragama.

IGGÖ Berencana Tempuh Jalur Konstitusi

Komunitas Islam di Austria (IGGÖ) menjadi salah satu pihak yang menentang kebijakan tersebut. Carla Amina Baghajati menyebut larangan hijab berisiko menimbulkan dampak sosial bagi anak-anak Muslim yang menjadi sasaran aturan.

“Alih-alih melindungi anak-anak, aturan ini secara khusus menyasar praktik keagamaan tertentu dan justru berisiko mengucilkan anak-anak yang diklaim hendak dilindunginya,” ujar Baghajati,” dikutip dari berbagai sumber, Selasa (8/9/26).

IGGÖ menyatakan akan memberikan pendampingan kepada keluarga yang terdampak apabila mereka memutuskan membawa perkara tersebut ke Mahkamah Konstitusi Austria.

Lembaga tersebut mengingatkan bahwa Mahkamah Konstitusi Austria sebelumnya pernah membatalkan kebijakan serupa pada 2020. Kala itu, larangan hijab bagi siswi sekolah dasar dinilai tidak sejalan dengan prinsip netralitas agama.

Mekanisme Sanksi bagi Pelanggaran

Pihak sekolah juga mendapat tanggung jawab untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi. Guru yang menemukan siswi mengenakan hijab akan diminta melakukan pendekatan terlebih dahulu melalui komunikasi dengan siswa dan orang tua.

Jika kejadian serupa berulang, persoalan dapat diteruskan kepada lembaga perlindungan anak. Dalam tahap akhir penegakan aturan, wali siswa dapat menghadapi denda yang nilainya mencapai €800 atau sekitar Rp17 juta.

Politisi Partai Hijau Sigi Maurer turut mempersoalkan kebijakan tersebut. Ia mengkritik Menteri Pendidikan Christoph Wiederkehr karena menilai guru dibebani tugas yang menyerupai fungsi penegak aturan.

Dari kubu oposisi, Freedom Party (FPÖ) mengambil sikap yang lebih keras. Mereka menilai aturan tersebut seharusnya tidak hanya diterapkan kepada siswi Muslim di bawah usia 14 tahun.

FPÖ mendorong pembatasan yang lebih luas terhadap penggunaan penutup kepala dan penutup wajah di lingkungan sekolah, termasuk bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Ricarda Berger dari FPÖ juga menyatakan bahwa sekolah tidak seharusnya menjadi ruang bagi politik Islam.

Kebijakan Austria ini memiliki pendekatan yang berbeda dari Prancis. Prancis menerapkan aturan yang melarang penggunaan simbol keagamaan yang dianggap mencolok di sekolah, tanpa membatasi pada satu agama tertentu.

Sementara itu, aturan yang diterapkan Austria secara spesifik menyasar penggunaan penutup kepala yang dikenakan oleh siswi Muslim dalam kelompok usia tertentu.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: austriacobisnis.comdiskriminasi agamaKebebasan BeragamaKesetaraan genderlarangan hijabsekolah Austriasiswi Muslim

Related Posts

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Suharyanto dari jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, komunikasi dengan banyak orang, hingga...

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan keamanan di Arab Saudi setelah serangan kelompok Houthi menyasar Bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak - pexels/Vitaly Gariev

Seberapa Sering Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak demi Menajaga Kesehatan?

October 15, 2026
Ilustrasi Seseorang Terkena Gangguan Kesehatan Mental - pexels/Liza Summer

Kelompok Muda Paling Rentan, Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

October 15, 2026
Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

October 15, 2026
Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved