JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Spanyol mulai mempersiapkan diri menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026. Namun, sesi latihan perdana di New Jersey menghadirkan perhatian setelah Lamine Yamal dan Pedro Porro berlatih secara terpisah.
Kedua pemain tidak mengikuti program latihan utama bersama skuad saat sesi yang digelar di fasilitas latihan Red Bull New York, Kamis, 16 Juli 2026. Mereka menjalani menu latihan khusus dengan pengawasan tim pelatih.
Meski demikian, Federasi Sepak Bola Spanyol, RFEF, memastikan kondisi keduanya tidak mengkhawatirkan. Latihan terpisah dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengatur beban fisik menjelang laga final.
RFEF juga menegaskan Yamal dan Porro diperkirakan tetap tersedia saat Spanyol menghadapi Argentina pada partai puncak Piala Dunia 2026. Tim medis terus memantau perkembangan keduanya setiap hari.
Pelatih Luis de la Fuente sebelumnya mengungkapkan Pedro Porro mengalami cedera ringan usai semifinal melawan Prancis. Bek sayap tersebut dilaporkan mengalami gangguan pada otot paha belakang, namun kondisinya tidak tergolong serius.
Sementara itu, De la Fuente memastikan Lamine Yamal tidak mengalami cedera serius. Ia menyebut pemain muda Barcelona itu hanya merasakan dampak fisik setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.
Pada semifinal, Yamal harus menghadapi duel ketat melawan Lucas Digne dan Theo Hernandez. Benturan sepanjang pertandingan membuatnya mengalami nyeri serta memar sehingga diberikan program pemulihan khusus.
Tim pelatih memilih tidak mengambil risiko terhadap kondisi pemain andalannya. Prioritas utama Spanyol adalah memastikan seluruh skuad berada dalam kondisi terbaik saat tampil di final.
Selain Yamal dan Porro, seluruh pemain juga menjalani pengaturan kebugaran secara bertahap. Latihan berlangsung dalam suasana positif meski suhu di New Jersey mencapai sekitar 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Spanyol masih memiliki waktu sekitar tiga hari sebelum menghadapi Argentina. Masa persiapan itu dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus menyempurnakan strategi demi memburu gelar juara dunia.













