JAKARTA, Cobisnis.com – Superkomputer Opta menjagokan Spanyol untuk keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 saat menghadapi Argentina di partai final yang digelar di Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium), Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Prediksi tersebut didasarkan pada hasil 25.000 simulasi pertandingan yang dilakukan The Analyst. Hasilnya, Spanyol memiliki peluang menjadi juara sebesar 59,6 persen, sedangkan Argentina mengangkat trofi dalam 40,4 persen simulasi.
Dalam skenario pertandingan selama 90 menit, Spanyol tercatat menang pada 45 persen simulasi. Sementara kemungkinan laga berakhir imbang mencapai 29 persen, sedangkan kemenangan Argentina di waktu normal berada di angka 26 persen.
Salah satu faktor yang membuat Spanyol lebih diunggulkan adalah kekuatan lini belakangnya. Sepanjang turnamen, tim besutan Luis de la Fuente hanya membiarkan lawan menciptakan rata-rata expected goals (xG) sebesar 0,31 per pertandingan. Catatan tersebut menjadi yang terbaik di Piala Dunia 2026 sekaligus menyamai rekor sejak 1966.
Performa defensif La Roja juga terlihat dari raihan enam clean sheet sepanjang turnamen. Tak hanya itu, Spanyol masih mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 37 pertandingan di semua ajang sejak Maret 2024.
Di sisi lain, Argentina tetap memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar juara dunia. Pasukan Lionel Scaloni tampil sempurna dengan menyapu bersih seluruh pertandingan yang telah dijalani di Piala Dunia 2026.
Laga final juga diperkirakan menyuguhkan duel antargenerasi antara Lionel Messi dan Lamine Yamal. Jika keduanya dimainkan sejak menit pertama, final ini akan menjadi yang pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mempertemukan dua pemain dari tim berbeda dengan selisih usia lebih dari dua dekade.













