JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah Armuzna 2026.
Kementerian Agama Republik Indonesia meminta jemaah mengurangi kegiatan yang dapat menguras tenaga sebelum fase Armuzna dimulai.
Selain itu, Kemenhaj menetapkan tiga larangan penting bagi seluruh jemaah haji.
Jemaah tidak diperbolehkan mengikuti city tour sebelum pelaksanaan Armuzna.
Petugas juga melarang perjalanan ziarah di luar Makkah dan Madinah selama masa persiapan.
Di sisi lain, jemaah diminta tidak mengadakan aktivitas di luar kepentingan ibadah utama.
Kemenhaj menilai aktivitas berlebihan dapat memicu kelelahan dan menurunkan kondisi kesehatan jemaah.
Karena itu, pemerintah meminta jemaah mulai menghemat tenaga sejak sekarang.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf mengatakan kesiapan fisik sangat penting selama rangkaian ibadah haji berlangsung.
Menurut Maria, jemaah harus menjaga stamina agar dapat menjalani ibadah Armuzna dengan lancar.
Selain menjaga kesehatan, jemaah juga diminta memperbanyak istirahat dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Petugas haji turut mengimbau penggunaan payung, masker, dan alas kaki saat beraktivitas di luar hotel.













