JAKARTA, Cobisnis.com – Pull-up dikenal sebagai salah satu latihan paling sulit di gym. Meski begitu, gerakan ini dinilai efektif melatih kekuatan tubuh bagian atas jika dilakukan dengan teknik yang benar.
Latihan ini dilakukan dengan menggantung di bar lalu menarik tubuh hingga dagu melewati pegangan sebelum diturunkan kembali secara perlahan dan terkontrol.
Personal trainer Emily Schofield mengatakan banyak orang menjadikan pull-up sebagai target latihan utama. Menurutnya, kemampuan melakukan satu pull-up penuh menjadi simbol kekuatan dan kontrol tubuh yang baik.
Schofield menjelaskan pull-up bukan sekadar mengangkat tubuh menggunakan lengan. Gerakan ini juga membutuhkan koordinasi, stabilitas, dan kekuatan otot inti agar tubuh tetap seimbang saat bergerak.
Trainer Mathew Forzaglia menyebut pull-up efektif membangun otot punggung, bahu, lengan, hingga kekuatan genggaman tangan. Manfaatnya juga dinilai membantu memperbaiki postur tubuh dan kekuatan fungsional sehari-hari.
Meski terlihat sulit, pull-up disebut bisa dipelajari secara bertahap. Pemula disarankan memulai dari latihan pendukung seperti lat pulldown, dumbbell row, hingga latihan menggantung di bar untuk membangun kekuatan dasar.
Trainer mengingatkan proses menguasai pull-up berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi berat badan, massa otot, dan kondisi kebugaran. Karena itu, konsistensi dan latihan bertahap tetap menjadi kunci utama agar latihan berjalan aman dan efektif.













