JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menegaskan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius bukan pandemi baru seperti Covid-19. Risiko penyebaran ke masyarakat disebut masih rendah meski kasus terus dipantau.
Pernyataan itu disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada 9 Mei 2026. Ia meminta masyarakat tetap tenang di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap wabah tersebut.
Kasus di kapal pesiar MV Hondius menjadi sorotan setelah seorang penumpang asal Perancis dilaporkan dalam kondisi kritis. Penumpang tersebut kini menjalani isolasi di Paris setelah dinyatakan positif hantavirus.
WHO menyebut wabah di kapal itu berkaitan dengan strain Andes hantavirus yang dikenal dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius dengan tingkat kematian cukup tinggi. Hingga kini tercatat sedikitnya delapan kasus dan tiga kematian terkait wabah tersebut.
Tedros mengatakan proses evakuasi penumpang dilakukan dengan pengawasan ketat oleh otoritas Spanyol. Penumpang dipindahkan melalui pelabuhan Granadilla menggunakan kendaraan tertutup untuk meminimalkan risiko paparan.
Di sisi lain, kondisi penumpang asal Perancis menjadi perhatian karena awalnya hanya dianggap mengalami stres dan batuk ringan. Namun hasil pemeriksaan lanjutan di Paris menunjukkan pasien positif hantavirus.
WHO kini terus memantau perkembangan situasi bersama otoritas kesehatan internasional. Penumpang dari berbagai negara juga masih menjalani karantina dan pemantauan sesuai prosedur kesehatan masing-masing.













