• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom Soroti Faktor Global dan Domestik

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Huawei Disebut Siapkan Ponsel dengan Baterai Lebih dari 10.000 mAh

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.500 per dolar AS dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik.

Menurut Josua, tekanan tersebut membuat investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset-aset berdenominasi rupiah.

Dari sisi global, kenaikan harga minyak dunia dan penguatan dolar AS akibat memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang menekan rupiah.

Ia menjelaskan Indonesia termasuk negara dengan ketergantungan impor energi yang cukup tinggi sehingga lebih rentan terhadap lonjakan harga minyak dan pergerakan modal asing.

Kenaikan harga minyak juga meningkatkan kekhawatiran pasar karena berpotensi menambah beban impor dan menekan stabilitas fiskal nasional. Di saat yang sama, penguatan dolar AS mendorong arus modal asing keluar dari pasar domestik.

Sementara dari sisi domestik, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi penantian hasil MSCI Index Review periode Mei 2026 yang akan diumumkan pada pekan ini.

Selain itu, penurunan prospek peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s Ratings dan Fitch Ratings pada awal tahun disebut memengaruhi minat risiko investor global terhadap pasar saham dan obligasi Indonesia.

Meski begitu, Josua menegaskan kondisi saat ini tidak dapat disamakan dengan krisis moneter 1997-1998 karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai jauh lebih kuat, baik dari sisi cadangan devisa maupun posisi utang luar negeri pemerintah.

Ia juga menilai rupiah secara riil masih berada dalam kondisi undervalued sehingga pelemahan saat ini lebih banyak dipengaruhi sentimen jangka pendek dibanding persoalan fundamental ekonomi nasional.

Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comDolar asFitch RatingsHeadlineJosua PardedeMoody’sMSCIPermata BankRupiah

Related Posts

Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa belum dapat dilakukan melalui penyelaman. Basarnas masih...

Girl group K-Pop ILLIT

ILLIT Siapkan Comeback dengan Mini Album Kelima

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Girl group K-Pop ILLIT bersiap kembali menyapa penggemar lewat mini album kelima mereka yang bertajuk “BREAK EVEN”....

ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

by Rizki Meirino
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) memperkuat tata kelola ASABRI melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jaksa Agung Muda...

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Dirjen Ikut Terjaring

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Dirjen Ikut Terjaring

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan proses pengurusan...

bahan bakar minyak (BBM)

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

by Desti Dwi Natasya
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU terpantau stabil sejak awal September 2026 setelah mengalami...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

Cuaca Tak Bersahabat, Tim Penyelam Tunda Pencarian Korban KM Virgo

September 15, 2026
Girl group K-Pop ILLIT

ILLIT Siapkan Comeback dengan Mini Album Kelima

September 15, 2026
Dorong Ekonomi Sirkular, XLSMART Bawa #BYEBYEBOX Untuk Kelola E-WASTE ke ITB

Dorong Ekonomi Sirkular, XLSMART Bawa #BYEBYEBOX Untuk Kelola E-WASTE ke ITB

September 15, 2026
ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

ASABRI Perkuat Tata Kelola Lewat Sinergi dengan JAMDATUN

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved