• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom Soroti Faktor Global dan Domestik

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
May 12, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Huawei Disebut Siapkan Ponsel dengan Baterai Lebih dari 10.000 mAh

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.500 per dolar AS dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik.

Menurut Josua, tekanan tersebut membuat investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada aset-aset berdenominasi rupiah.

Dari sisi global, kenaikan harga minyak dunia dan penguatan dolar AS akibat memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang menekan rupiah.

Ia menjelaskan Indonesia termasuk negara dengan ketergantungan impor energi yang cukup tinggi sehingga lebih rentan terhadap lonjakan harga minyak dan pergerakan modal asing.

Kenaikan harga minyak juga meningkatkan kekhawatiran pasar karena berpotensi menambah beban impor dan menekan stabilitas fiskal nasional. Di saat yang sama, penguatan dolar AS mendorong arus modal asing keluar dari pasar domestik.

Sementara dari sisi domestik, tekanan terhadap rupiah turut dipengaruhi penantian hasil MSCI Index Review periode Mei 2026 yang akan diumumkan pada pekan ini.

Selain itu, penurunan prospek peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s Ratings dan Fitch Ratings pada awal tahun disebut memengaruhi minat risiko investor global terhadap pasar saham dan obligasi Indonesia.

Meski begitu, Josua menegaskan kondisi saat ini tidak dapat disamakan dengan krisis moneter 1997-1998 karena fundamental ekonomi Indonesia dinilai jauh lebih kuat, baik dari sisi cadangan devisa maupun posisi utang luar negeri pemerintah.

Ia juga menilai rupiah secara riil masih berada dalam kondisi undervalued sehingga pelemahan saat ini lebih banyak dipengaruhi sentimen jangka pendek dibanding persoalan fundamental ekonomi nasional.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comDolar asFitch RatingsHeadlineJosua PardedeMoody’sMSCIPermata BankRupiah

Related Posts

Prabowo Tinjau MBG 2026, Makan Bersama Siswa di SMPN 111 Jakarta

Prabowo Tinjau MBG 2026, Makan Bersama Siswa di SMPN 111 Jakarta

by Hidayat Taufik
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta, Selasa (2/6/2026). Dalam...

Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

by Desti Dwi Natasya
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil melewati babak pertama Indonesia Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di...

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

by Rizki Meirino
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia atau Inhealth resmi memperkenalkan identitas visual baru melalui perubahan logo perusahaan. Langkah...

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

by Rizki Meirino
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam rangka memperingati Iduladha 1447 H, IFG Life kembali menyalurkan kepedulian sosial melalui program donasi hewan kurban....

Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

Pakar Desak RUU Polri 2026 Perketat Diskresi dan Pengawasan Kewenangan Polisi

by Hidayat Taufik
June 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pakar hukum pidana Universitas Airlangga, Maradona, meminta DPR tidak hanya fokus memperkuat kewenangan kepolisian dalam revisi UU...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Simak Cara Daftarnya

Pertamina Turunkan Harga Avtur hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026

June 1, 2026
Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

Arsenal Raih Pendapatan Rekor Meski Takluk di Final Liga Champions 2026

May 31, 2026
Paxel Hadirkan Jastiper Lounge Pertama di Jakarta Fair 2026

Paxel Hadirkan Jastiper Lounge Pertama di Jakarta Fair 2026

June 1, 2026
Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Padat di Kemayoran Jakarta Pusat

June 1, 2026
Prabowo Tinjau MBG 2026, Makan Bersama Siswa di SMPN 111 Jakarta

Prabowo Tinjau MBG 2026, Makan Bersama Siswa di SMPN 111 Jakarta

June 2, 2026
Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Indonesia Open 2026

June 2, 2026
Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

Inhealth Perkenalkan Logo Baru, Fokus Tingkatkan Sinergi dan Digitalisasi

June 2, 2026
IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

IFG Life Wujudkan Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban Tahunan

June 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved